Leads
Panduan operasional halaman Leads: membaca daftar, search dan filter, membuka detail, update status, isi nominal Closing, buka chat di Inbox, ekspor, dan menjaga kualitas data.
Diperbarui 30 September 2026Fungsi halaman Leads
Halaman Leads adalah pusat kerja harian tim sales/CS. Di sini tim membaca lead WhatsApp yang masuk, melihat asal campaign, mengecek stage follow up, membuka detail, mencatat nominal closing, dan memastikan data siap dipakai untuk report serta conversion feedback.
Daftar, filter, dan search
Daftar lead tampil 25 baris per halaman. Search, chip status, dan filter berlaku ke seluruh data pada rentang tanggal aktif, bukan hanya baris yang sedang tampil. Tiap baris menampilkan kode lead, kontak, session WhatsApp, status, logo sumber, dan tanggal masuk.
| Kontrol | Fungsi | Catatan |
|---|---|---|
| Rentang tanggal | Membatasi lead berdasarkan tanggal masuk. | Default 7 hari terakhir. Data lama tetap mengikuti retensi paket workspace. |
| Chip status | Melihat Semua, Masuk WA, MQL, Prospek, atau Closing. | Angka chip dihitung dari rentang tanggal, search, dan filter yang aktif. |
| Search | Mencari nama, nomor, kode lead, campaign, atau nama sales. | Kode tracking seperti D-7K2QM atau [D-7K2QM] tetap ketemu walau lead masih di tahap Visit LP atau Click CTA. |
| Filter campaign | Membatasi lead dari campaign tertentu. | Campaign dibaca dari UTM campaign atau campaign_id. |
| Filter sales | Membatasi lead berdasarkan sales yang ditugaskan. | Berguna untuk audit follow up per CS. |
| Sembunyikan Visit LP / Click CTA | Menyembunyikan tahap awal yang belum menjadi chat WhatsApp. | Aktif secara default. Matikan di panel Filter jika ingin melihat traffic awal. |
| Ekspor | Mengunduh lead sesuai rentang dan filter aktif sebagai file Excel (.xlsx). | Maksimal 50.000 lead per file. Persempit rentang tanggal jika lebih. |
| Refresh | Memuat ulang daftar, angka chip, dan pilihan filter. | Pakai setelah ada perubahan dari Inbox atau rules otomatis. |
Status pipeline lead
| Status | Arti praktis | Kapan dipakai |
|---|---|---|
| Visit LP | Landing page terbuka dan tracking script fired. | Dipakai untuk membaca traffic awal dari campaign. |
| Click CTA | Visitor klik tombol/link WhatsApp yang tercatat lewat rotator. | Belum tentu customer benar-benar mengirim pesan. |
| Masuk WA | Customer benar-benar mengirim pesan WhatsApp. | Bisa dari pesan berkode tracking [D-...], iklan Click-to-WhatsApp (CTWA), atau chat langsung tanpa kode. |
| MQL | Lead cukup berkualitas untuk follow up lebih serius. | Bisa dari rule jumlah bubble customer atau update manual. |
| Prospek | Lead menunjukkan minat kuat atau respons sesuai kalimat trigger. | Cocok untuk negosiasi, konsultasi, booking, atau diskusi kebutuhan. |
| Closing | Transaksi berhasil terjadi. | Nominal wajib tersimpan agar revenue dan Purchase/value valid. |
Kode lead
Setiap lead punya kode pendek untuk dicocokkan dengan chat WhatsApp, report, atau saat meminta bantuan teknis. Klik kode di daftar untuk menyalinnya.
| Format | Asal lead |
|---|---|
D-XXXXX | Kode tracking dari landing page/rotator Dalekta yang ikut terkirim di pesan awal. |
CTWA-XXXXX | Chat dari iklan Click-to-WhatsApp Meta (Instagram/Facebook). |
K-XXXXX | Chat yang masuk tanpa kode tracking, misalnya kontak langsung ke nomor WhatsApp. |
Membuka detail lead
Klik nama kontak atau ikon mata untuk membuka panel detail. Detail memuat konteks yang tidak perlu dimuat di daftar awal.
| Bagian | Isi |
|---|---|
| Ringkasan | Status, nilai closing, terakhir aktif, tanggal masuk, email, dan perusahaan jika tersedia. |
| Penanganan | Session WhatsApp yang menerima chat dan sales yang ditugaskan. |
| Sumber lead | Sumber, campaign, ad set, iklan, rotator, medium, dan click ID (fbclid, gclid, atau ttclid). Lead Google juga menampilkan Campaign ID, Ad Group ID, dan keyword. |
| Atribusi CTWA | Khusus lead CTWA: aplikasi sumber, ID iklan, judul dan isi iklan, URL sumber, serta CTWA click ID. |
| Riwayat aktivitas | Tahap pipeline beserta waktu tiap status tercatat. Klik tahap untuk mengubah status. |
| Detail teknis & pelacakan | Lokasi perkiraan, perangkat, browser, IP, landing page, referrer, dan user agent. |
- Gunakan detail untuk memastikan sumber campaign sebelum menilai performa iklan.
- Cek kode lead dan session jika ingin mencocokkan dengan chat WhatsApp.
- Periksa UTM dan click ID jika campaign terlihat salah.
- Kolom yang kosong tidak ditampilkan agar detail tetap ringkas.
Update status manual
- Buka halaman Leads.
- Cari lead dengan search, chip status, filter campaign/sales, atau rentang tanggal.
- Pilih status baru dari dropdown status di baris lead atau di panel detail.
- Untuk status selain Closing, perubahan status langsung disimpan.
- Untuk status Closing, isi nominal terlebih dulu di modal yang muncul.
- Setelah tersimpan, cek apakah status, value, dan report berubah sesuai kebutuhan.
Manual Closing dan nominal
Saat user memilih Closing secara manual, Dalekta meminta nominal transaksi sebelum status disimpan. Ini mencegah event Purchase terkirim tanpa value dan menjaga revenue report tetap masuk akal.
- Pilih status Closing pada lead.
- Isi nominal transaksi lebih dari 0 di modal Isi nominal closing.
- Klik Simpan closing.
- Dalekta menyimpan status Closing, closingValue, dan closingDate.
- Jika mapping dan integrasi platform ads aktif, event Purchase/conversion dapat disiapkan atau dikirim dengan value tersebut.
Rules otomatis vs update manual
| Kebutuhan | Rules otomatis | Manual di Leads |
|---|---|---|
| Masuk WA | Tercatat otomatis saat pesan customer masuk ke session WhatsApp. | Biasanya hanya untuk koreksi data. |
| MQL | Cocok jika kriteria jumlah bubble customer stabil. | Cocok jika kualitas lead harus dinilai sales. |
| Prospek | Cocok jika ada kalimat trigger yang konsisten. | Cocok untuk penilaian manual setelah membaca chat. |
| Closing | Cocok jika format kalimat dan nominal di chat stabil. | Direkomendasikan jika nominal perlu dikonfirmasi sales. |
Buka chat di Inbox
Tombol Buka chat (ikon chat di daftar atau tombol di panel detail) membuka percakapan lead tersebut di Inbox. Baca konteks chat di sana sebelum follow up atau mengubah status.
- Pesan customer tampil di sisi kiri, pesan sales/CS di sisi kanan jika tercatat oleh session.
- Klik Refresh percakapan di Inbox jika tim baru saja membalas dari WhatsApp.
- Riwayat sebelum pencatatan aktif bisa kosong atau tidak lengkap.
- Media seperti foto, video, audio, dokumen, atau stiker tampil sebagai label jenis media; file aslinya dibuka di WhatsApp.
Akses per role
| Role | Yang bisa dilakukan di Leads |
|---|---|
| Owner, Admin, Sales | Melihat, mencari, mengubah status, mengisi nominal Closing, dan mengekspor lead. |
| Viewer | Melihat dan mengekspor lead. Muncul badge Hanya lihat dan dropdown status tidak bisa diubah. |
Rekomendasi menjaga kualitas lead
- Gunakan rotator Dalekta untuk semua tombol WhatsApp campaign utama.
- Pertahankan kode tracking [D-...] pada template pesan awal.
- Biasakan sales update status setelah follow up penting.
- Isi nominal hanya saat transaksi benar-benar closing.
- Gunakan filter sales untuk audit beban kerja dan response tiap CS.
- Gunakan Campaign Report untuk keputusan scale budget, bukan hanya jumlah chat di Leads.