Lewati navigasi utama
Operasional

Leads

Panduan operasional halaman Leads: membaca daftar, search dan filter, membuka detail, update status, isi nominal Closing, buka chat di Inbox, ekspor, dan menjaga kualitas data.

Diperbarui 30 September 2026
01

Fungsi halaman Leads

Halaman Leads adalah pusat kerja harian tim sales/CS. Di sini tim membaca lead WhatsApp yang masuk, melihat asal campaign, mengecek stage follow up, membuka detail, mencatat nominal closing, dan memastikan data siap dipakai untuk report serta conversion feedback.

Bukan dashboard keduaLeads fokus untuk operasional daftar lead. Ringkasan performa besar tetap dibaca di Dashboard dan Campaign Report, sedangkan Leads dipakai untuk action per kontak.
03

Status pipeline lead

StatusArti praktisKapan dipakai
Visit LPLanding page terbuka dan tracking script fired.Dipakai untuk membaca traffic awal dari campaign.
Click CTAVisitor klik tombol/link WhatsApp yang tercatat lewat rotator.Belum tentu customer benar-benar mengirim pesan.
Masuk WACustomer benar-benar mengirim pesan WhatsApp.Bisa dari pesan berkode tracking [D-...], iklan Click-to-WhatsApp (CTWA), atau chat langsung tanpa kode.
MQLLead cukup berkualitas untuk follow up lebih serius.Bisa dari rule jumlah bubble customer atau update manual.
ProspekLead menunjukkan minat kuat atau respons sesuai kalimat trigger.Cocok untuk negosiasi, konsultasi, booking, atau diskusi kebutuhan.
ClosingTransaksi berhasil terjadi.Nominal wajib tersimpan agar revenue dan Purchase/value valid.
Baca sesuai funnelTidak semua bisnis memakai semua status. Minimal yang paling penting: Masuk WA, MQL/Prospek jika ada kualifikasi, dan Closing dengan nominal.
04

Kode lead

Setiap lead punya kode pendek untuk dicocokkan dengan chat WhatsApp, report, atau saat meminta bantuan teknis. Klik kode di daftar untuk menyalinnya.

FormatAsal lead
D-XXXXXKode tracking dari landing page/rotator Dalekta yang ikut terkirim di pesan awal.
CTWA-XXXXXChat dari iklan Click-to-WhatsApp Meta (Instagram/Facebook).
K-XXXXXChat yang masuk tanpa kode tracking, misalnya kontak langsung ke nomor WhatsApp.
05

Membuka detail lead

Klik nama kontak atau ikon mata untuk membuka panel detail. Detail memuat konteks yang tidak perlu dimuat di daftar awal.

BagianIsi
RingkasanStatus, nilai closing, terakhir aktif, tanggal masuk, email, dan perusahaan jika tersedia.
PenangananSession WhatsApp yang menerima chat dan sales yang ditugaskan.
Sumber leadSumber, campaign, ad set, iklan, rotator, medium, dan click ID (fbclid, gclid, atau ttclid). Lead Google juga menampilkan Campaign ID, Ad Group ID, dan keyword.
Atribusi CTWAKhusus lead CTWA: aplikasi sumber, ID iklan, judul dan isi iklan, URL sumber, serta CTWA click ID.
Riwayat aktivitasTahap pipeline beserta waktu tiap status tercatat. Klik tahap untuk mengubah status.
Detail teknis & pelacakanLokasi perkiraan, perangkat, browser, IP, landing page, referrer, dan user agent.
  • Gunakan detail untuk memastikan sumber campaign sebelum menilai performa iklan.
  • Cek kode lead dan session jika ingin mencocokkan dengan chat WhatsApp.
  • Periksa UTM dan click ID jika campaign terlihat salah.
  • Kolom yang kosong tidak ditampilkan agar detail tetap ringkas.
06

Update status manual

  1. Buka halaman Leads.
  2. Cari lead dengan search, chip status, filter campaign/sales, atau rentang tanggal.
  3. Pilih status baru dari dropdown status di baris lead atau di panel detail.
  4. Untuk status selain Closing, perubahan status langsung disimpan.
  5. Untuk status Closing, isi nominal terlebih dulu di modal yang muncul.
  6. Setelah tersimpan, cek apakah status, value, dan report berubah sesuai kebutuhan.
Gunakan status secara konsistenStatus lead menjadi dasar report dan dapat memicu event platform ads. Pastikan tim memakai definisi status yang sama agar data tidak bias.
07

Manual Closing dan nominal

Saat user memilih Closing secara manual, Dalekta meminta nominal transaksi sebelum status disimpan. Ini mencegah event Purchase terkirim tanpa value dan menjaga revenue report tetap masuk akal.

  1. Pilih status Closing pada lead.
  2. Isi nominal transaksi lebih dari 0 di modal Isi nominal closing.
  3. Klik Simpan closing.
  4. Dalekta menyimpan status Closing, closingValue, dan closingDate.
  5. Jika mapping dan integrasi platform ads aktif, event Purchase/conversion dapat disiapkan atau dikirim dengan value tersebut.
Value harus nyataGunakan nominal transaksi yang benar-benar terjadi. Jika nominal masih estimasi, lebih aman tunggu konfirmasi sebelum mengubah ke Closing.
08

Rules otomatis vs update manual

KebutuhanRules otomatisManual di Leads
Masuk WATercatat otomatis saat pesan customer masuk ke session WhatsApp.Biasanya hanya untuk koreksi data.
MQLCocok jika kriteria jumlah bubble customer stabil.Cocok jika kualitas lead harus dinilai sales.
ProspekCocok jika ada kalimat trigger yang konsisten.Cocok untuk penilaian manual setelah membaca chat.
ClosingCocok jika format kalimat dan nominal di chat stabil.Direkomendasikan jika nominal perlu dikonfirmasi sales.
09

Buka chat di Inbox

Tombol Buka chat (ikon chat di daftar atau tombol di panel detail) membuka percakapan lead tersebut di Inbox. Baca konteks chat di sana sebelum follow up atau mengubah status.

  • Pesan customer tampil di sisi kiri, pesan sales/CS di sisi kanan jika tercatat oleh session.
  • Klik Refresh percakapan di Inbox jika tim baru saja membalas dari WhatsApp.
  • Riwayat sebelum pencatatan aktif bisa kosong atau tidak lengkap.
  • Media seperti foto, video, audio, dokumen, atau stiker tampil sebagai label jenis media; file aslinya dibuka di WhatsApp.
10

Akses per role

RoleYang bisa dilakukan di Leads
Owner, Admin, SalesMelihat, mencari, mengubah status, mengisi nominal Closing, dan mengekspor lead.
ViewerMelihat dan mengekspor lead. Muncul badge Hanya lihat dan dropdown status tidak bisa diubah.
11

Rekomendasi menjaga kualitas lead

  • Gunakan rotator Dalekta untuk semua tombol WhatsApp campaign utama.
  • Pertahankan kode tracking [D-...] pada template pesan awal.
  • Biasakan sales update status setelah follow up penting.
  • Isi nominal hanya saat transaksi benar-benar closing.
  • Gunakan filter sales untuk audit beban kerja dan response tiap CS.
  • Gunakan Campaign Report untuk keputusan scale budget, bukan hanya jumlah chat di Leads.