Lewati navigasi utama
Tracking iklan ke WhatsApp sampai closing

Tracking Iklan WhatsApp Sekolah: Melacak Pendaftaran Siswa dari Chat sampai Pembayaran

Tracking iklan WhatsApp sekolah berarti setiap chat orang tua dipasangkan ke campaign asalnya, lalu diikuti lewat kunjungan atau info session sampai biaya pendaftaran dibayar. Dengan cara ini campaign dinilai dari jumlah siswa yang benar-benar mendaftar dan nilai pembayarannya, bukan dari banyaknya chat selama masa penerimaan siswa baru.

Tracking Iklan WhatsApp Sekolah: Melacak Pendaftaran Siswa dari Chat sampai Pembayaran

01Kenapa jumlah chat tidak menunjukkan iklan mana yang menghasilkan siswa

Iklan penerimaan siswa baru hampir selalu menghasilkan banyak chat. Orang tua bertanya biaya, lokasi, dan jadwal, sering ke beberapa sekolah sekaligus, dan sebagian besar berhenti di situ. Yang lanjut biasanya datang ke kunjungan atau info session, berdiskusi dengan pasangan, lalu mendaftar dan membayar beberapa minggu kemudian.

Secara bawaan Ads Manager hanya melaporkan sampai klik atau percakapan pertama, padahal keputusan orang tua terjadi sesudahnya, di WhatsApp dan di sekolah. Campaign lalu mudah dinilai dari biaya per chat. Campaign yang paling banyak menarik penanya tampak paling efisien, padahal belum tentu ada pendaftar dari sana.

Tracking iklan WhatsApp sekolah yang berguna memasangkan tiga hal: chat ke campaign asalnya, tiap tonggak penerimaan ke status yang konsisten, dan pembayaran ke nominal yang tercatat. Kerangka umumnya dibahas di tracking closing WhatsApp dari iklan. Artikel ini menerapkannya pada sekolah atau lembaga pendidikan yang menerima siswa baru lewat WhatsApp, proses yang di banyak tempat disebut PPDB, PSB, atau SPMB.

Semua contoh di sini fiktifAngka, nama campaign, dan kalimat template di artikel ini hanyalah ilustrasi. Tidak ada data sekolah atau orang tua yang sebenarnya. Sesuaikan dengan biaya, jenjang, dan alur penerimaan di sekolah Anda.

02Tracking pendaftaran siswa dari iklan: memetakan funnel ke enam status Dalekta

Dalekta punya enam status lead: Visit LP, Click CTA, Masuk WA, MQL, Prospek, dan Closing. Tidak semua bisnis memakai semuanya, dan tidak ada aturan bahwa sekolah harus memetakan satu cara. Tabel ini adalah usulan untuk sekolah yang menerima siswa lewat chat, kunjungan, lalu pembayaran.

Tahap penerimaanStatus DalektaBagaimana tercatatYang perlu diputuskan
Orang tua membuka halaman pendaftaranVisit LPOtomatis oleh tracking script di landing page.Hanya ada di alur landing page. Iklan Click to WhatsApp tidak melewati tahap ini.
Menekan tombol WhatsAppClick CTAOtomatis lewat link rotator.Belum tentu mengirim pesan.
Mengirim pesan pertama, misalnya tanya biaya atau jenjangMasuk WAOtomatis. Pesan membawa kode [D-...], atau lead CTWA-... dibuat dari metadata iklan.Inilah hitungan chat. Belum berarti calon pendaftar.
Menjawab pertanyaan kualifikasi: jenjang anak, tahun ajaran, domisiliMQLRule jumlah pesan orang tua, atau manual oleh admin penerimaan.Tulis kriterianya. Jangan biarkan pesan yang banyak saja menaikkan status.
Jadwal kunjungan, info session, atau observasi dikonfirmasiProspekRule kalimat konfirmasi dari admin, atau manual.Pilih satu tonggak: kunjungan terjadwal atau formulir terkirim.
Biaya pendaftaran atau uang muka diterimaClosingManual dengan nominal, atau rule kalimat dan nominal.Nominal yang benar-benar sudah dibayar, bukan janji bayar.

Setiap lead hanya melewati Prospek dan Closing satu kali, jadi pilih tonggak yang paling dekat dengan keputusan orang tua. Kalau kunjungan wajib sebelum mendaftar, Prospek paling tepat berarti kunjungan terjadwal. Kalau pendaftaran bisa langsung lewat formulir online, Prospek bisa berarti formulir terkirim. Tonggak tanpa status sendiri, misalnya hadir di kunjungan atau lulus observasi, tetap terbaca dari riwayat chat di Inbox.

03Closing dan value untuk sekolah: apa yang dihitung sebagai pendaftar

Closing di Dalekta berarti transaksi berhasil, dan nominalnya wajib tersimpan. Untuk sekolah, transaksi itu bukan formulir yang terkirim atau status diterima, melainkan pembayaran yang sudah masuk. Alasannya praktis: status Closing menjadi dasar revenue di report dan, jika Event Mapping aktif, dikirim ke Meta, biasanya sebagai Purchase, lengkap dengan value.

Satu lead hanya punya satu nominal closing. Karena itu tetapkan sejak awal pembayaran mana yang dianggap closing. Nominal baru yang disimpan untuk lead yang sama, dari halaman Leads maupun dari pesan admin yang cocok dengan rule, menggantikan nominal lama dan memindahkan tanggal closing ke saat itu, bukan menjumlahkan. Tabel ini membandingkan dua pilihan yang paling umum.

Definisi closingNominal yang dicatatKelebihanRisiko
Biaya pendaftaran atau uang muka diterimaNominal biaya pendaftaran ituDatang lebih cepat dan lebih sering, jadi report terisi selama masa penerimaan dan Meta menerima sinyal pembayaran lebih rutin.Nilainya kecil dibanding pendapatan per siswa, sehingga ROAS yang Anda hitung terlihat rendah dan tidak boleh dibaca sendirian.
Uang pangkal atau daftar ulang lunasNominal pembayaran ituLebih dekat ke pendapatan sekolah.Datang lambat dan jumlahnya sedikit, serta bisa jatuh setelah data lead melewati batas retensi paket.

Sekolah dengan siklus penerimaan panjang biasanya lebih terbantu pilihan pertama, karena pembayaran itu sudah menandakan orang tua memutuskan. Nilai satu siswa sepanjang masa belajarnya dihitung terpisah di luar Dalekta, lalu dipakai menetapkan batas biaya per pendaftar. Contoh angkanya ada di bagian membaca campaign di bawah.

Bukan sistem keuangan sekolahDalekta mencatat status dan nominal closing untuk membaca campaign. Dalekta bukan sistem keuangan, tagihan SPP, atau data akademik, dan pembatalan serta pengembalian biaya tetap dicatat di sistem sekolah Anda. Isi nominal hanya setelah bagian keuangan memastikan pembayaran diterima. Nominal yang masih estimasi ikut masuk ke report dan ke Meta. Event Closing juga dikirim ke Meta satu kali per lead, jadi nominal yang dikoreksi sesudah event terkirim mengubah angka di Dalekta, tetapi nilai barunya tidak otomatis dikirim ulang ke Meta.

04Mengatur Rules untuk alur pendaftaran, langkah demi langkah

Rules mengubah status lead berdasarkan pola pesan. Sekolah biasanya punya satu template balasan untuk tiap tonggak, jadi rule kalimat cocok dipakai, selama seluruh admin penerimaan memakai template yang sama.

  1. Biarkan rule Masuk WA memakai bawaan [D-. Pesan orang tua yang membawa kode itu dari rotator dicatat sebagai Masuk WA, sekali untuk kontak yang sama. Lead dari iklan Click to WhatsApp tercatat dari metadata iklan, tanpa kode. Chat langsung ke nomor sekolah, tanpa kode dan tanpa metadata iklan, tidak membuat lead baru. Pesannya hanya tersimpan, jadi tidak bisa dihubungkan ke iklan.
  2. Atur MQL. Bawaannya 10 pesan dari orang tua. Di sekolah, orang tua sering menulis banyak pesan pendek sambil bertanya biaya, jadi angka 10 bisa menaikkan penanya biasa. Naikkan angkanya, atau biarkan admin menaikkan MQL secara manual setelah pertanyaan kualifikasi terjawab.
  3. Isi rule Prospek dengan kalimat konfirmasi yang hanya dipakai saat jadwal kunjungan atau info session sudah pasti. Rule dicocokkan dengan pesan yang dikirim admin dari nomor WhatsApp yang terhubung. Beberapa kalimat bisa diisi, dipisahkan koma atau baris baru.
  4. Untuk Closing, pilih manual atau rule. Rule butuh kalimat konfirmasi pembayaran dan nominal dalam satu pesan admin, dengan nominal ditulis seperti Rp 500.000. Jika bukti transfer diperiksa bagian keuangan lebih dulu, Closing manual dari halaman Leads lebih aman, karena nominal harus diisi sebelum status tersimpan.
  5. Uji dengan nomor Anda sendiri: klik tombol pendaftaran, kirim pesan berkode, lalu kirim kalimat Prospek dan Closing dari nomor sekolah. Pastikan status dan nominal di Leads sesuai, dan pesan tagihan atau pengingat bayar tidak mengubah status, sebelum iklan berjalan. Saat menguji, pakai URL tanpa parameter iklan Meta agar lead uji tidak ikut terkirim ke Meta.

Contoh berikut memakai kalimat fiktif. Sesuaikan dengan bahasa admin penerimaan Anda, tetapi jaga agar kalimat konfirmasi tidak dipakai untuk keperluan lain.

text
Pesan awal dari orang tua (dibuat rotator)
[D-ABC123] Halo Admin, saya ingin tanya penerimaan siswa baru.

Rule Prospek
jadwal kunjungan Anda sudah kami catat

Balasan admin yang memicunya
Terima kasih, Bapak/Ibu. Jadwal kunjungan Anda sudah kami catat untuk hari Sabtu.

Rule Closing (kalimat + format nominal)
pembayaran pendaftaran sudah kami terima
Rp %VALUE%

Balasan admin yang memicunya
Pembayaran pendaftaran sebesar Rp 500.000 sudah kami terima. Terima kasih.

Pesan admin yang tidak boleh memicunya (tagihan)
Mohon lakukan pembayaran pendaftaran sebesar Rp 500.000 ke rekening sekolah paling lambat Jumat.
Rule hanya memajukan statusStatus yang dipicu rule hanya bergerak maju. Lead yang sudah Prospek tidak turun karena orang tua mengirim pesan lagi. Sebaliknya, admin yang menulis konfirmasi dengan kalimat lain membuat lead itu tidak berubah.
Kalimat rule dicocokkan longgar dan nominal dibaca dari angkaPesan admin dianggap cocok jika kata-kata dalam kalimat rule muncul berurutan, walau ada kata lain di antaranya. Rule Closing yang hanya berbunyi pembayaran biaya pendaftaran bisa ikut terpicu oleh pesan tagihan seperti Mohon lakukan pembayaran biaya pendaftaran sebesar Rp 500.000, sehingga lead tercatat Closing sebelum orang tua membayar. Pilih kalimat yang hanya muncul saat pembayaran sudah diterima, dan uji juga template tagihan serta pengingat. Nominal paling aman ditulis dengan awalan Rp dan spasi. Jika format itu tidak ditemukan, Dalekta memakai angka lain di pesan, sehingga tahun ajaran seperti 2026 bisa tersimpan sebagai nominal. Angka yang menyusul nominal hanya dengan spasi atau koma di antaranya juga ikut terbaca, misalnya Rp 500.000, 12 Oktober menjadi nominal yang salah.

05Event yang layak dikirim ke Meta untuk sekolah

Event Mapping menentukan tahap mana yang dikirim ke Meta lewat Conversions API. Yang terkirim hanya tahap yang sudah dipetakan dan disimpan, dan hanya untuk lead yang terdeteksi berasal dari Meta. Usulan untuk sekolah:

Status DalektaEvent MetaAlasan
Masuk WALeadSinyal awal dengan volume terbesar, berguna selama pendaftar masih sedikit.
MQLTidak dipetakan, atau event lainJika Masuk WA dan MQL sama-sama Lead, satu orang menghasilkan dua event Lead.
ProspekSchedule, atau SubmitApplicationSchedule cocok untuk kunjungan terjadwal. SubmitApplication cocok jika tonggak Anda formulir pendaftaran terkirim.
ClosingPurchaseMembawa nominal pembayaran sebagai value. Mata uang bawaan IDR.

Setiap tahap dikirim satu kali per lead. Event yang terkirim membawa nomor WhatsApp orang tua, nama profilnya, dan pengenal lead dalam bentuk hash, parameter iklan, status, nominal closing, serta untuk lead dari landing page juga cookie Meta di browser, IP, user agent, dan perkiraan lokasi klik. Lead dari iklan Click to WhatsApp dikirim tanpa data klik situs itu, sehingga kualitas pencocokannya lebih rendah dan Meta bisa menganggap event-nya belum lengkap. Dalekta belum memakai jalur Conversions API untuk Business Messaging. Isi chat tidak ikut. Rinciannya ada di bagian privasi di bawah. Alur pengiriman dan bentuk payload dijelaskan di Meta CAPI untuk WhatsApp, dan pilihan event yang lebih rinci ada di tracking konversi WhatsApp.

Sekolah yang juga beriklan di GooglePengiriman konversi ke Google Ads di Dalekta masih tahap fondasi (beta), jadi jangan mengandalkannya untuk penilaian campaign. Artikel ini membahas Meta, platform yang sudah aktif di Dalekta.

06Membaca campaign yang menghasilkan pendaftar, bukan hanya penanya

Campaign Report memecah funnel per sumber, campaign, adset, dan iklan. Spend, CPL (WhatsApp), Biaya per closing, dan ROAS (Dalekta) tersedia untuk campaign Meta dengan identitas, periode, kalender, coverage, dan mata uang yang cocok, setelah Meta Ads terhubung di Ad Connections dan akun iklannya dipilih. Campaign Click to WhatsApp ikut tampil dengan biaya bila nama campaign-nya terbaca dari Meta; baris yang masih memakai judul iklan tidak punya biaya, jadi bandingkan terpisah dari Ads Manager. Definisi pendaftar sekolah tetap Anda tentukan sendiri.

Contoh fiktif berikut memakai tiga campaign dengan spend sama, Rp 6.000.000, dalam periode yang sama. Nominal closing adalah biaya pendaftaran Rp 500.000.

Campaign (fiktif)Masuk WAProspek (kunjungan)ClosingBiaya per chatBiaya per pendaftar
Info biaya dan beasiswa150123Rp 40.000Rp 2.000.000
Ajakan open house60208Rp 100.000Rp 750.000
Kelas unggulan (Click to WhatsApp)9094Rp 66.667Rp 1.500.000

Campaign pertama tampak paling murah per chat, tetapi biaya per pendaftarnya paling mahal, kemungkinan karena kebanyakan penanyanya berhenti di soal biaya. Campaign kedua paling mahal per chat. Pada contoh ini ajakan open house tampaknya menyaring orang tua yang memang siap datang, sehingga biaya per pendaftarnya sekitar 2,7 kali lebih rendah dari campaign pertama.

Baca juga rasio antar tahap. Masuk WA ke Prospek adalah 8 persen untuk campaign pertama (12 dari 150), 33 persen untuk kedua (20 dari 60), dan 10 persen untuk ketiga (9 dari 90). Rasio ini menunjukkan kualitas orang tua yang dibawa iklan. Rasio Prospek ke Closing lebih mencerminkan proses sekolah setelah kunjungan, seperti penawaran, jadwal, dan tindak lanjut admin. Diagnosis lengkapnya ada di iklan banyak chat tapi tidak closing.

ROAS dari biaya pendaftaran saja pada contoh ini hanya 0,25 sampai 0,67. Itu belum tentu berarti iklan rugi: biaya pendaftaran hanyalah pintu masuk, sedangkan pendapatan sekolah dari satu siswa datang sepanjang masa belajarnya. Jadikan biaya per pendaftar ukuran utama, lalu bandingkan dengan batas yang Anda tetapkan dari nilai satu siswa. Rumus ROAS dan cara menghitung batas impas ada di cara ukur ROAS iklan WhatsApp.

Sedikit pendaftar belum cukup untuk memindahkan budgetTiga, delapan, dan empat pendaftar adalah sampel kecil, dan selisihnya bisa menyempit setelah beberapa minggu. Tunggu sampai tiap campaign punya pendaftar yang cukup, dan pakai kunjungan serta pertanyaan kualifikasi sebagai sinyal tambahan sebelum memutuskan.

07Siklus pendaftaran panjang: closing yang datang terlambat dan batas retensi data

Dari chat pertama sampai pembayaran, orang tua bisa membutuhkan berminggu-minggu, kadang melewati satu gelombang penerimaan. Tiga hal berubah karenanya.

Yang terjadiDampak pada angkaCara menyiasati
Revenue di Dalekta dicatat pada hari Closing, sedangkan spend di Ads Manager pada hari iklan tayang.Report periode tertentu memuat pembayaran dari lead bulan sebelumnya, sehingga ROAS periode yang Anda hitung bisa menipu.Pakai report periode untuk pantauan mingguan. Untuk keputusan budget, baca kohort: di halaman Leads set rentang ke tanggal lead masuk, filter campaign, lalu ekspor Excel dan jumlahkan Purchase Value per Campaign Name.
Retensi leads mengikuti paket: 180 hari di Signal Lite, 360 hari di Signal Pro, 720 hari di Signal Max.Lead yang lebih tua dari batas itu bisa tidak tersedia lagi untuk report, sehingga pembayaran yang datang terlambat sulit dihubungkan ke campaign.Cocokkan paket dengan panjang siklus penerimaan Anda, dan ekspor data kohort sebelum batas retensi lewat.
Jendela atribusi Meta dihitung dalam hitungan hari.Pembayaran yang datang jauh setelah klik bisa tidak terhubung ke iklan di Ads Manager, walau tetap terbaca di Dalekta karena campaign asal tersimpan di lead.Kirim juga tonggak yang lebih awal, misalnya Masuk WA sebagai Lead dan Prospek sebagai Schedule, dan anggap angka Ads Manager sebagai arah, bukan pengganti data pendaftar Anda.
Kohort lewat ekspor untuk lead Click to WhatsApp butuh koneksi Meta AdsFilter campaign di Leads dan kolom Campaign Name di ekspor dibaca dari UTM campaign atau campaign ID. Pesan dari iklan Click to WhatsApp membawa metadata iklan, bukan UTM atau nama campaign. Kolom itu baru terisi bila Meta Ads terhubung di Ad Connections dan akun iklannya dipilih, karena Dalekta lalu membaca nama campaign dari Meta lewat ID iklan. Tanpa itu kolomnya umumnya kosong. Untuk campaign seperti itu, baca Campaign Report dengan rentang yang lebih panjang, misalnya dua sampai tiga bulan, supaya closing susulan ikut terhitung, lalu bandingkan dengan spend rentang yang sama dari Ads Manager.

Aturan sederhananya: tentukan panjang siklus sekolah Anda dari lead nyata, pilih paket yang retensinya melewati siklus itu, dan jadwalkan ekspor kohort setelah tiap gelombang penerimaan ditutup. Cara Dalekta menghitung klik, lead, dan closing dijelaskan di aturan attribution dan counting.

08Privasi: data orang tua dan konteks data anak

Pelacakan pendaftaran menyentuh data yang lebih peka dari kebanyakan bisnis, karena konteks chat-nya adalah seorang anak. Tabel ini merangkum apa yang tersimpan di Dalekta dan apa yang ikut ke Meta. Hash bukan anonimisasi, jadi perlakukan data ter-hash tetap sebagai data pribadi.

DataDi DalektaKe Meta
Nomor WhatsApp orang tuaTersimpan di lead dan ikut di ekspor Excel.Ya, di-hash sebagai ph.
Nama profil WhatsAppTersimpan sebagai nama kontak.Ya, di-hash sebagai fn dan ln.
Isi chatTeks tersimpan di Inbox untuk follow up. Media hanya tampil sebagai label jenis media.Tidak dikirim.
Nama campaign, ad set, iklan, dan UTMTersimpan di lead.Ya, sebagai data tambahan (custom data) di event.
Status dan nominal closingTersimpan di lead.Ya, sebagai status, nilai closing, dan mata uang.
Nama sales atau CS penerima chat dan kode leadTersimpan di lead.Ya, sebagai data tambahan di event.
Pengenal lead atau pengunjung, dan cookie Meta di browser (cookie hanya untuk lead dari landing page)Tersimpan di lead dan data klik.Ya. Pengenal di-hash, cookie dikirim apa adanya.
Alamat IP, user agent, dan perkiraan lokasi perangkat yang mengklik iklan (lead dari landing page)Tersimpan di data klik dan terlihat di detail teknis lead.Ya. IP dan user agent dikirim apa adanya. Lokasi dikirim sebagai kota, wilayah, kode pos, dan negara: di-hash di data pencocokan, dan berupa teks biasa di custom data.

Halaman Leads tidak punya kolom khusus untuk nama anak, tanggal lahir, atau data kesehatan, dan isi chat tidak dikirim ke Meta. Namun apa pun yang ditulis orang tua di chat tersimpan dalam riwayat chat, dan nama campaign atau iklan ikut terkirim. Data teknis dari klik iklan, seperti IP dan lokasi, juga mengikuti lead landing page ke Meta. Beberapa kebiasaan berikut mengurangi risikonya:

  • Batasi permintaan lewat chat. Dokumen anak seperti akta kelahiran, KK, rapor, atau keterangan kesehatan sebaiknya diminta lewat formulir resmi sekolah setelah orang tua berkomitmen, bukan di chat dari iklan.
  • Jaga nama campaign, ad set, dan iklan tetap netral. Nama itu ikut ke Meta bersama data kontak ter-hash. Jangan memuat nama anak, kondisi kesehatan, atau kebutuhan khusus di dalamnya. Ketentuan Meta membatasi data sensitif.
  • Tulis template konfirmasi tanpa nama anak. Rule tetap cocok tanpa itu, dan riwayat chat tidak memuat nama anak tanpa perlu.
  • Beri akses seperlunya. Role Viewer bisa membaca Leads dan Inbox, termasuk mengekspor lead beserta nomor telepon. Beri akses hanya kepada yang perlu dan simpan hasil ekspor di tempat yang tidak terbuka untuk umum. Peran dijelaskan di Team dan Permission.
  • Beri tahu orang tua. Sebutkan di kebijakan privasi atau halaman pendaftaran bahwa kontak WhatsApp dipakai untuk mengukur iklan, termasuk pengiriman data ter-hash ke Meta. Pengaturan consent dan cookie di halaman pendaftaran tetap tanggung jawab sekolah.
Bukan nasihat hukumUU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi menggolongkan data anak sebagai data pribadi yang bersifat spesifik. Data yang dikirim ke Meta lewat alur ini adalah kontak orang tua sebagai pengirim chat, tetapi konteksnya pendaftaran seorang anak. Poin di atas adalah praktik yang lazim, bukan pendapat hukum. Minta penasihat hukum atau pengelola data di yayasan Anda menilai alurnya. Jenis data dan retensi di Dalekta dijelaskan di dokumentasi Privacy dan Data Retention.

09Checklist sebelum gelombang penerimaan dibuka

  1. Pilih jalur iklan. Landing page pendaftaran dengan tombol WhatsApp lewat rotator memberi funnel penuh dari kunjungan dan bisa diuji (apa itu LPWA). Iklan Click to WhatsApp tidak butuh landing page dan dibaca dari ID dan judul iklannya, atau dari nama campaign bila Meta Ads terhubung dan akun iklannya dipilih (CTWA tracking).
  2. Pasang parameter URL Meta di level iklan dan tracking script di landing page. Langkahnya ada di cara tracking WhatsApp dari Facebook Ads dan UTM tracking WhatsApp.
  3. Ganti semua tombol WhatsApp di halaman pendaftaran dengan link rotator, dan pastikan template pesan awal membawa [D-...]. Untuk beberapa jenjang, buat satu rotator per jenjang dengan nomor admin yang sesuai agar orang tua tiba di admin yang tepat, selama limit paket cukup. Jumlah rotator mengikuti paket: 3 di Signal Lite, 10 di Signal Pro, 30 di Signal Max.
  4. Jika yayasan punya beberapa cabang dengan tim dan data terpisah, pakai satu workspace per cabang. Workspace bisa ditambah di semua paket, tetapi nomor WhatsApp, link rotator, lead harian, dan anggota tim adalah satu kapasitas untuk seluruh akun.
  5. Tulis definisi tiap status dan tonggaknya dalam satu halaman, lalu bagikan ke admin penerimaan dan bagian keuangan, lengkap dengan kalimat template Prospek dan Closing.
  6. Atur Rules dan Event Mapping seperti di atas, lalu uji dari klik sampai Closing dengan nomor sendiri. Jika Anda sengaja menguji dengan parameter iklan Meta, ingat bahwa lead uji itu bisa terkirim ke Meta sebagai event sungguhan selama mapping aktif. Cek hasilnya di Event Logs dan Sync Logs.
  7. Jadwalkan pembacaan: report periode tiap minggu, kohort setelah gelombang ditutup, dan ekspor sebelum data melewati batas retensi.

10Bacaan lanjutan

11Pertanyaan umum

Bagaimana cara melacak pendaftaran siswa dari iklan WhatsApp?

Arahkan iklan ke landing page dengan tombol WhatsApp lewat rotator Dalekta, atau pakai iklan Click to WhatsApp. Chat yang membawa kode rotator atau metadata iklan dicatat ke campaign atau iklan asalnya, lalu statusnya naik lewat Rules atau update manual saat kunjungan terjadwal dan pembayaran diterima. Closing dengan nominal itulah yang menunjukkan campaign mana yang menghasilkan pendaftar.

Apa yang dihitung sebagai closing untuk sekolah?

Closing sebaiknya berarti pembayaran sudah diterima, misalnya biaya pendaftaran atau uang muka, bukan formulir yang baru terkirim. Nominal itu disimpan sebagai closing value dan dipakai untuk report serta, jika Event Mapping aktif, dikirim ke Meta, biasanya sebagai event Purchase. Pilih satu definisi dan pakai sama untuk seluruh tim penerimaan.

Data apa yang dikirim ke Meta saat melacak pendaftaran siswa?

Dalekta mengirim nomor WhatsApp, nama profil pengirim chat, dan pengenal lead dalam bentuk hash, parameter iklan seperti nama campaign, status lead, serta nominal dan mata uang closing. Untuk lead dari landing page, cookie Meta, IP, user agent, dan perkiraan lokasi klik ikut terkirim. Isi chat tidak dikirim. Hanya lead yang terdeteksi berasal dari Meta dan tahap yang sudah dipetakan di Event Mapping yang dikirim.

Berapa lama data lead pendaftaran disimpan di Dalekta?

Retensi leads mengikuti paket: 180 hari di Signal Lite, 360 hari di Signal Pro, dan 720 hari di Signal Max. Jika siklus sekolah Anda dari chat pertama sampai pembayaran bisa lebih lama, pilih paket yang cukup dan ekspor data kohort ke Excel sebelum batas retensi lewat.

Apakah Dalekta menggantikan sistem PPDB atau SPMB dan data siswa sekolah?

Tidak. Dalekta mencatat asal chat, status follow up, dan nominal closing untuk membaca campaign, bukan sistem PPDB, SPMB, keuangan, atau data akademik. Berkas pendaftaran, tagihan, pembatalan, dan data siswa tetap dikelola di sistem sekolah Anda, sedangkan Dalekta menjawab campaign mana yang membawa pendaftar.

Coba Dalekta

Lihat campaign mana yang benar-benar closing di WhatsApp.

Masuk dengan Google untuk mencoba Signal Lite 7 hari tanpa kartu kredit. Trial Lite tidak mencakup AI Agent.