Lewati navigasi utama
Platform Ads

Ad Connections

Hubungkan akun Google Ads dan Meta Ads lewat OAuth lalu pilih akun yang dipakai workspace; conversion upload Google Ads masih beta.

Diperbarui 14 Oktober 2026
01

Fungsi Ad Connections

Koneksi OAuth bukan bukti conversion terkirimGoogle Ads conversion masih beta. OAuth dapat membaca akun yang memang dapat diakses, tetapi eligibility akun/provider dan keberhasilan upload end-to-end belum dipastikan untuk setiap customer account. Koneksi saja tidak membuktikan event diterima atau diatribusikan.

Ad Connections menyimpan koneksi akun platform ads untuk workspace aktif. Koneksi Google Ads digunakan untuk membaca customer account yang dapat diakses, dan nama campaign, ad group, serta iklan yang tampil di Campaign Report dan detail lead. Akses menghubungkan atau memutus integrasi hanya tersedia untuk owner dan admin workspace.

02

Menghubungkan Google Ads

  1. Buka Tracking → Ad Connections.
  2. Klik Add Integration, pilih Google Ads, lalu klik Hubungkan.
  3. Login dan berikan izin memakai akun Google yang memiliki akses ke akun iklan yang dibutuhkan.
  4. Setelah callback berhasil, cek nama akun dan jumlah customer yang terbaca di daftar koneksi.
  5. Jika lebih dari satu customer terbaca, klik Ganti akun konversi di bawah nama akun Google Ads dan pilih akun tempat conversion action (ctId) dibuat. Pilihan yang sama juga bisa diubah dari Tracking Ads → Platform.
  6. Lanjutkan Event Mapping menggunakan ctId conversion action yang sesuai.
Pilih akun clientJika login melalui manager account/MCC, koneksi dapat membaca beberapa customer. Untuk mapping dan offline conversion, pilih Customer ID akun client tempat campaign dan conversion action berada, bukan sekadar ID MCC.

Semua conversion Google Ads workspace dikirim ke akun konversi yang dipilih. Sebelum ada yang memilih, Dalekta memakai akun pertama yang dikembalikan Google, sehingga ctId dari akun lain akan ditolak. Hanya owner dan admin workspace yang bisa memilih akun konversi.

03

Menghubungkan Meta Ads

Koneksi Meta Ads dipakai untuk membaca Spend, Impressions, dan Ad clicks di Campaign Report. Koneksi ini tidak menggantikan Pixel ID dan Access Token CAPI di Tracking Ads → Platform, yang tetap dipakai untuk mengirim event ke Meta.

  1. Buka Tracking → Ad Connections.
  2. Klik Add Integration, pilih Meta Ads, lalu klik Hubungkan.
  3. Login dengan akun Facebook yang punya akses ke akun iklan bisnis Anda dan berikan izin membaca iklan.
  4. Jika login itu punya akses ke lebih dari satu akun iklan, Dalekta meminta Anda memilih satu akun iklan untuk workspace ini. Pilih akun yang dipakai untuk iklan bisnis ini, lalu klik Simpan.
  5. Cek baris Meta Ads di daftar koneksi: nama akun iklan tampil dan statusnya Akun iklan dipilih.

Satu workspace membaca satu akun iklan Meta. Pilih akun saat menyelesaikan connect atau reconnect. Untuk mengganti akun iklan, klik Reconnect dan login kembali, lalu pilih atau tegaskan akun yang dipakai. Jika Meta hanya mengembalikan satu akun, akun itu langsung dipakai. Ad Account ID di Tracking Ads mengikuti pilihan ini dan tidak bisa diubah dari modal Pixel/CAPI. Hanya owner dan admin workspace yang bisa menyelesaikan pilihan akun.

Dua jenis konfigurasiAd Connections adalah koneksi akun OAuth. Konfigurasi Platform/Event Mapping menyimpan Pixel ID, token, Customer ID, dan pemetaan event yang dipakai untuk delivery conversion. Koneksi Google tidak mengaktifkan Meta, dan sebaliknya.
04

Nama campaign untuk lead Click to WhatsApp

Iklan Click to WhatsApp membuka WhatsApp langsung dari iklan, jadi pesan pertamanya membawa ID iklan tetapi tidak membawa nama campaign. Setelah Meta Ads terhubung dan akun iklan dipilih, Dalekta menanyakan ID iklan itu ke Meta, lalu mengisi nama campaign, ad set, dan iklan di lead. Di Campaign Report, lead itu masuk ke baris campaign-nya di grup Meta, bersama lead campaign itu yang datang lewat landing page.

  • Lead CTWA yang sudah ada ikut dibaca setelah akun iklan disimpan, tanpa langkah tambahan.
  • Lead baru dari iklan yang sudah dikenal langsung terisi saat masuk. Iklan yang baru pertama kali muncul dibaca beberapa saat setelah pesannya masuk.
  • Hanya iklan dari akun iklan yang dipilih yang diisi. Lead dari iklan akun lain, iklan yang tidak dikembalikan Meta, dan tombol WhatsApp di postingan masuk baris Click to WhatsApp tanpa campaign di Campaign Report, per judul iklan, dengan alasannya.
  • Nama mengikuti Meta. Jika campaign, ad set, atau iklan diganti namanya, Dalekta membacanya ulang paling cepat tujuh hari kemudian.
  • Pembacaan serta retry berjalan otomatis, termasuk ketika tidak ada pesan baru. Jika koneksi meminta login ulang, gunakan Reconnect; tidak ada tombol baca CTWA atau pilihan CTWA tambahan.

Konversi CTWA juga dikirim otomatis ketika tahap lead memenuhi Event Mapping, atribusi Meta, dan konfigurasi Pixel/CAPI workspace. Token atau Pixel yang belum diisi berarti pengiriman belum siap. Pembacaan nama iklan tidak mengirim ulang event yang sudah berhasil dan tidak membuat Visit LP atau Click CTA untuk chat langsung dari iklan.

BatasnyaSpend, CPL, dan ROAS campaign memerlukan identitas campaign yang cocok lewat ID. Delivery ad set hanya muncul saat membuka campaign dan ID akun, campaign, serta ad set terbukti cocok; delivery per iklan belum tersedia. Baris Click to WhatsApp tanpa campaign tidak memiliki biaya iklan. Alamat IP serta lokasi tidak pernah ada untuk lead dari iklan ini karena tidak ada kunjungan web. Jika login Meta kedaluwarsa, pembacaan berhenti sampai Meta dihubungkan ulang.
05

Memutus dan menghubungkan ulang

  1. Pastikan campaign penting tidak sedang bergantung pada pengiriman conversion dari koneksi tersebut.
  2. Di daftar koneksi, pilih ikon hapus lalu konfirmasi pemutusan integrasi.
  3. Hubungkan ulang jika akun Google, izin, atau customer list berubah.
  4. Periksa kembali akun konversi, Event Mapping, dan Event Logs setelah reconnect. Akun konversi Google Ads tetap dipakai selama masih terbaca. Untuk Meta dengan beberapa akun, pilih atau tegaskan akun iklan setiap selesai reconnect. Membatalkan pilihan tidak mengaktifkan akun pertama; akun lama tetap dipakai hanya jika masih dapat diakses.
Dampak pemutusanMemutus integrasi menghentikan penggunaan kredensial koneksi untuk workspace. Data event yang sudah dikirim ke platform tidak otomatis terhapus dari platform ads.
06

Troubleshooting koneksi

GejalaYang dicek
Customer account tidak munculPastikan akun Google yang dipakai memiliki akses ke client account, lalu reconnect agar daftar akun dibaca ulang.
OAuth gagal atau kembali dengan errorCoba ulang dari workspace yang benar, izinkan popup, dan pastikan konfigurasi Google Ads tersedia.
Sudah connected tetapi conversion gagalCek Customer ID client, ctId, Event Mapping, click ID, serta Event Logs; status connected saja belum cukup.
Event Logs menampilkan Conversion action ID is not validctId tidak ada di akun tujuan. Ad Connections dan Event Logs menampilkan peringatan berisi jumlah konversi yang belum terkirim. Pastikan akun konversi adalah akun tempat conversion action dibuat, lalu di Event Logs klik Tampilkan baris gagal dan Retry semua gagal.
Campaign Report menampilkan Akun iklan Meta belum dipilihSelesaikan pilihan akun di Ad Connections setelah connect. Jika pilihan sudah kedaluwarsa atau koneksi dibuat sebelum alur ini, gunakan Reconnect, login kembali, lalu pilih akun iklan.
Baris Meta Ads berstatus Perlu dihubungkan ulangLogin Meta sudah kedaluwarsa atau aksesnya dicabut. Klik Hubungkan ulang Meta dan login lagi.
Akun iklan Meta tidak ada di daftar pilihanAkun Facebook yang dipakai login belum punya akses ke akun iklan itu. Minta akses di Meta Business, lalu hubungkan ulang.
Lead Click to WhatsApp belum menampilkan nama campaignBuka Campaign Report, grup Meta: baris Click to WhatsApp tanpa campaign, di bawah semua campaign, menyebut alasannya, dan kalimat di atas tabel memberi tahu bila koneksi Meta Ads yang menahannya. Perbaiki koneksi atau akun yang diminta; pembacaan dan retry berjalan otomatis. Iklan dari akun lain atau postingan tidak dipaksa menjadi campaign workspace.
Tidak bisa connect/disconnectPastikan role Anda owner atau admin workspace.