01Rumus CPM dan cara membacanya
Dua angka cukup untuk menghitung CPM. Keduanya diambil dari Ads Manager untuk campaign dan periode yang sama.
- Biaya iklan: jumlah yang dibelanjakan untuk campaign itu.
- Tayangan (impressions): berapa kali iklan muncul di layar. Orang yang sama bisa melihatnya berkali-kali dan tiap kemunculan dihitung.
CPM Rp 40.000 berarti tiap 1.000 tayangan menghabiskan rata-rata Rp 40.000, atau Rp 40 per tayangan. Huruf M berasal dari mille, kata Latin untuk seribu.
02Yang memengaruhi CPM
Iklan Meta tampil lewat lelang, jadi CPM ikut bergerak mengikuti persaingan dengan pengiklan lain. Tabel ini menggambarkan kecenderungan umum, dan besar pengaruhnya berbeda di tiap akun.
| Faktor | Pengaruh umum pada CPM |
|---|---|
| Audiens | Audiens yang sempit atau diperebutkan banyak pengiklan cenderung membuat CPM lebih tinggi. |
| Persaingan dan musim | Saat banyak pengiklan menaikkan anggaran, misalnya pada masa promo besar atau akhir tahun, CPM biasanya naik. |
| Penempatan | Feed, Stories, Reels, dan penempatan lain bisa punya CPM yang berbeda. |
| Kreatif | Iklan yang kurang direspons cenderung lebih sulit memenangkan lelang, sehingga CPM-nya bisa lebih tinggi. |
| Kejenuhan audiens | Frekuensi adalah rata-rata berapa kali satu orang melihat iklan. Bila frekuensi terus naik, respons cenderung turun dan CPM sering ikut naik. |
03Kenapa CPM bukan ukuran hasil
CPM hanya menghitung biaya agar iklan ditampilkan. Ia tidak melihat apakah tayangan itu berujung klik atau penjualan, jadi satu CPM tidak cukup untuk menilai sebuah campaign.
- CPM rendah bisa berasal dari audiens atau penempatan yang tayangannya murah tetapi jarang bereaksi.
- CPM tinggi bisa berasal dari audiens kecil yang tepat. Tiap tayangan mahal, tetapi lebih sering berlanjut menjadi chat.
CPM tetap berguna untuk menjelaskan perubahan biaya klik. Bila CTR dan CPC menghitung jenis klik yang sama, CPM Rp 40.000 dengan CTR 1% berarti 10 klik per 1.000 tayangan, sehingga CPC Rp 4.000. Ukuran yang lebih dekat dengan hasil bisnis adalah biaya per closing.
04Di alur iklan ke WhatsApp
Tayangan terjadi di platform iklan, sebelum ada klik atau chat yang bisa dicatat Dalekta. Untuk iklan ke landing page, tahap pertama di Campaign Report adalah LP Visit. Untuk iklan Click to WhatsApp, tahap pertama adalah WhatsApp, karena lead CTWA dimulai dari status Masuk WA.
Campaign Report menyediakan CPM sebagai kolom pilihan, bila Meta Ads terhubung di Ad Connections dan akun iklannya dipilih: Spend campaign Meta dibagi Impressions, dikali 1.000. Data delivery harus lengkap. Impressions nol atau data yang belum tersedia menghasilkan nilai tidak tersedia. Delivery adset/ad belum diambil dan masih dibaca dari Ads Manager.
Contoh berikut membandingkan dua campaign untuk rentang tanggal yang sama. Semua angka adalah ilustrasi.
| Angka | Campaign A | Campaign B | Sumber |
|---|---|---|---|
| Biaya iklan | Rp 4.000.000 | Rp 4.000.000 | Ads Manager |
| Tayangan | 100.000 | 160.000 | Ads Manager |
| CPM | Rp 40.000 | Rp 25.000 | Hitung sendiri |
| WhatsApp (lead Masuk WA) | 80 | 40 | Campaign Report |
| Closing | 5 | 2 | Campaign Report |
| Revenue | Rp 15.000.000 | Rp 6.000.000 | Campaign Report |
| Biaya per lead WhatsApp | Rp 50.000 | Rp 100.000 | Hitung sendiri |
| Biaya per closing | Rp 800.000 | Rp 2.000.000 | Hitung sendiri |
| ROAS (Revenue ÷ biaya iklan) | 3,75 | 1,5 | Hitung sendiri |
Campaign B menang di CPM, tetapi kalah di biaya per lead WhatsApp, biaya per closing, dan ROAS.
05Kesalahan yang sering terjadi
- Memilih campaign dari CPM terendah. Pada contoh di atas, campaign dengan tayangan termurah justru punya biaya per closing tertinggi.
- Mencampur angka akun iklan dengan angka campaign. Detail Spend akun mencakup seluruh campaign dalam akun itu. Bila dibagi tayangan satu campaign saja, CPM yang keluar salah.
- Lupa mengalikan dengan 1.000. Biaya dibagi tayangan hanya memberi biaya per satu tayangan, misalnya Rp 40, dan itu belum CPM.
06Pertanyaan umum
Apa kepanjangan CPM dan bagaimana rumusnya?
CPM adalah singkatan dari Cost per Mille, yaitu biaya per seribu tayangan. Rumusnya total biaya iklan dibagi jumlah tayangan, lalu dikalikan 1.000. Sebagai ilustrasi, biaya Rp 2.000.000 untuk 80.000 tayangan menghasilkan CPM Rp 25.000.
Apa bedanya CPM dan CPC?
CPM adalah biaya per seribu tayangan, sedangkan CPC adalah biaya per klik. Keduanya terhubung lewat CTR, yaitu persentase tayangan yang berujung klik. CPC bisa naik walau CPM tetap bila CTR turun, dan CPC bisa turun walau CPM naik bila CTR naik lebih cepat daripada CPM. Pastikan CTR dan CPC menghitung jenis klik yang sama.
Berapa CPM yang dianggap bagus?
Tidak ada angka tunggal. CPM yang wajar bergantung pada industri, audiens, penempatan, dan musim. Cara yang lebih aman adalah membandingkan CPM antar iklan Anda sendiri pada periode yang sama, lalu memeriksa chat dan closing dari tiap iklan.
Apakah CPM muncul di laporan Dalekta?
Ya, CPM tersedia melalui Atur kolom untuk campaign Meta yang memiliki delivery lengkap, bila Meta Ads terhubung di Ad Connections dan akun iklannya dipilih. Rumusnya Spend dibagi Impressions, dikali 1.000. Impressions nol atau data yang belum tersedia menghasilkan nilai tidak tersedia. Delivery adset/ad belum tersedia.
