Lewati navigasi utama

Kalkulator gratis

Kalkulator ROAS untuk iklan yang closing di WhatsApp

Isi biaya iklan dan revenue untuk melihat ROAS. Tambahkan margin kotor dan jumlah closing untuk melihat break-even ROAS, laba kotor setelah biaya iklan, dan biaya per closing.

Spend dari Ads Manager untuk periode yang dihitung.
Total nilai closing dari iklan itu pada periode yang sama.
Harga jual dikurangi modal produk, dibagi harga jual.
Transaksi dari iklan pada periode yang sama.

Angka di atas adalah contoh. Ganti dengan angka Anda, hasilnya langsung dihitung.

Hasil

ROAS

4,00x400% dari biaya iklan kembali sebagai revenue
Break-even ROAS
3,33x
Revenue minimal agar impas
Rp 16.666.667
Laba kotor setelah biaya iklan
Rp 1.000.000
Biaya per closing
Rp 1.250.000
Rata-rata nilai closing (AOV)
Rp 5.000.000

ROAS di atas break-even: iklan menutup biayanya dan menyisakan laba kotor, sebelum biaya lain di luar iklan.

Cara memakai kalkulator ROAS

  1. Pilih satu periode, misalnya satu bulan, dan satu campaign atau semua iklan yang ingin dinilai.
  2. Isi biaya iklan dengan spend dari Ads Manager untuk periode dan campaign itu.
  3. Isi revenue dari iklan dengan total nilai closing yang berasal dari iklan yang sama pada periode yang sama.
  4. Isi margin kotor bila ingin tahu break-even ROAS. Margin kotor adalah harga jual dikurangi modal produk, dibagi harga jual.
  5. Isi jumlah closing bila ingin melihat biaya per closing dan rata-rata nilai closing.

Hasil langsung berubah setiap kali Anda mengetik. Semua hitungan berjalan di browser Anda.

Rumus yang dipakai kalkulator ini

HasilRumusContoh dengan angka awal
ROASRevenue ÷ biaya iklanRp 20.000.000 ÷ Rp 5.000.000 = 4,00x (400%)
Break-even ROAS1 ÷ margin kotor1 ÷ 30% = 3,33x
Revenue minimal agar impasBiaya iklan ÷ margin kotorRp 5.000.000 ÷ 30% = Rp 16.666.667
Laba kotor setelah biaya iklanRevenue × margin kotor − biaya iklanRp 20.000.000 × 30% − Rp 5.000.000 = Rp 1.000.000
Biaya per closingBiaya iklan ÷ jumlah closingRp 5.000.000 ÷ 4 = Rp 1.250.000
Rata-rata nilai closing (AOV)Revenue ÷ jumlah closingRp 20.000.000 ÷ 4 = Rp 5.000.000

Angka awal di kalkulator adalah contoh, bukan data bisnis nyata.

Membaca hasilnya: ROAS dibanding break-even ROAS

ROAS saja belum menjawab apakah iklan untung, karena revenue belum dikurangi modal produk. Pada contoh di atas ROAS 4,00x terlihat tinggi, tetapi dengan margin 30% iklan baru impas pada ROAS 3,33x. Sisa laba kotornya Rp 1.000.000, sebelum biaya lain di luar iklan seperti gaji tim, ongkos kirim, atau sewa.

  • ROAS di atas break-even ROAS: iklan menutup biayanya dan menyisakan laba kotor.
  • ROAS sama dengan break-even ROAS: laba kotor habis untuk biaya iklan.
  • ROAS di bawah break-even ROAS: laba kotor belum menutup biaya iklan. Turunkan biaya per closing, naikkan nilai closing, atau perbaiki margin.

Margin di kalkulator adalah margin kotor. Bila Anda ingin semua biaya ikut dihitung, masukkan biaya lain ke modal per produk sebelum menghitung margin, atau hitung laba bersih terpisah.

Dari mana angka revenue bila penjualan terjadi di WhatsApp

Untuk iklan yang membawa calon pembeli ke chat WhatsApp, Ads Manager tidak melihat transaksi yang terjadi di chat, jadi revenue harus dicatat di tempat lain. Di Dalekta, lead yang mencapai status Closing menyimpan nominal transaksinya, dan Campaign Report menjumlahkan Revenue per campaign. Bila Meta Ads terhubung di Ad Connections dan akun iklannya dipilih, kolom ROAS (Dalekta) membagi revenue closing itu dengan spend campaign Meta yang identitasnya cocok, pada periode yang dipilih.

ROAS (Dalekta) adalah rasio aktivitas periode itu, jadi bisa berbeda dari purchase ROAS di Ads Manager. Penjelasan kolom dan syaratnya ada di dokumentasi Dashboard dan Report, dan cara mengukurnya dari awal ada di artikel cara ukur ROAS iklan WhatsApp.

Pertanyaan tentang ROAS

Bagaimana cara menghitung ROAS?

Bagi revenue yang dihasilkan iklan dengan biaya iklan pada periode yang sama. Biaya iklan Rp 5.000.000 dengan revenue Rp 20.000.000 memberi ROAS 4,00x atau 400%. Kalkulator di halaman ini menghitungnya langsung, ditambah break-even ROAS bila Anda mengisi margin kotor.

Berapa ROAS yang dianggap bagus?

Tidak ada satu angka yang berlaku untuk semua bisnis. Patokannya break-even ROAS Anda sendiri, yaitu 1 dibagi margin kotor. Dengan margin 30%, break-even ROAS adalah 3,33x. ROAS di atas angka itu menyisakan laba kotor setelah biaya iklan, di bawahnya berarti iklan belum tertutup.

Apa bedanya ROAS dan break-even ROAS?

ROAS adalah hasil iklan Anda: revenue dibagi biaya iklan. Break-even ROAS adalah batas minimal agar laba kotor dari penjualan menutup biaya iklan, dihitung dari margin. Bandingkan keduanya untuk tahu apakah iklan untung, impas, atau rugi sebelum biaya lain di luar iklan.

Kenapa ROAS dari penjualan WhatsApp berbeda dengan ROAS di Ads Manager?

Ads Manager hanya menghitung pembelian yang dikirim ke Meta, sedangkan closing di chat WhatsApp sering tidak tercatat di sana. ROAS (Dalekta) di Campaign Report membagi revenue closing yang tercatat di Dalekta dengan spend campaign Meta pada periode yang dipilih, jadi angkanya bisa berbeda dari purchase ROAS Ads Manager.

Apakah angka yang saya isi disimpan?

Tidak. Kalkulator menghitung di browser Anda, dan angka yang Anda isi tidak dikirim ke Dalekta atau ke pihak lain. Bila halaman dimuat ulang, isian kembali ke angka contoh.