01Cara menghitung ROAS impas
ROAS adalah revenue dibagi biaya iklan. Untuk ROAS impas, mulai dari margin kotor, yaitu selisih harga jual dan biaya produk dibagi harga jual. Ubah hasilnya ke desimal (40% menjadi 0,4), lalu bagi 1 dengan angka itu.
02Tabel margin ke ROAS impas
| Margin kotor | ROAS impas | Revenue minimal per Rp 1.000.000 iklan |
|---|---|---|
| 20% | 5,0 | Rp 5.000.000 |
| 25% | 4,0 | Rp 4.000.000 |
| 40% | 2,5 | Rp 2.500.000 |
| 50% | 2,0 | Rp 2.000.000 |
| 80% | 1,25 | Rp 1.250.000 |
Makin tipis margin, makin tinggi ROAS impasnya. Pada ROAS 3,0, bisnis bermargin 25% masih di bawah impas 4,0, sedangkan bisnis bermargin 50% sudah di atas impas 2,0.
03Di alur iklan ke WhatsApp
Dalekta menyediakan ROAS (Dalekta) untuk campaign Meta yang cocok bila Meta Ads terhubung di Ad Connections dan akun iklannya dipilih, tetapi tidak menghitung ROAS impas. Hitung batas impas dari margin Anda sendiri, lalu bandingkan dengan ROAS aktivitas periode di Campaign Report.
- Buka Campaign Report dengan rentang tanggal tertentu, bukan Semua Data. Klik baris Meta, yang juga memuat lead iklan Click to WhatsApp, lalu turun ke level campaign. Catat kolom Closing dan Revenue tiap campaign.
- Ambil Spend campaign yang sama untuk periode yang sama. Spend tampil di Campaign Report bila Meta Ads terhubung dan akun iklannya dipilih, dan ROAS (Dalekta) ikut tersedia untuk data yang memenuhi syarat. Untuk baris Click to WhatsApp yang masih memakai judul iklan atau data yang belum cocok, ambil dari Ads Manager. Delivery adset/ad belum tersedia.
- Bagi Revenue dengan biaya iklan untuk mendapat ROAS campaign, lalu bandingkan dengan ROAS impas.
Revenue di report adalah jumlah nominal closing yang tersimpan di lead. Closing manual di Leads wajib diisi nominal, dan Rules membaca nominal dari pesan sales bila kalimat pemicu Closing sudah Anda atur. Closing tanpa nominal tetap masuk kolom Closing tetapi tidak menambah Revenue, jadi ROAS tampak lebih rendah.
Dengan rentang tanggal tertentu, report menghitung closing dan revenue pada tanggal closing. Dashboard memakai tanggal chat dimulai, jadi angkanya bisa berbeda.
Nama campaign di report mengikuti parameter URL di iklan, dan lead tanpa nama campaign masuk ke baris Tanpa campaign. Untuk iklan CTWA, baris memakai nama campaign dari Meta bila Meta Ads terhubung dan akun iklannya dipilih. Tanpa itu baris dikelompokkan dari judul iklan atau ID sumber, jadi cocokkan sendiri.
Ilustrasi dengan angka buatan sendiri: harga jual Rp 5.000.000 per closing, margin kotor 40%, ROAS impas 2,5.
| Campaign | Biaya iklan (Spend) | Closing | Revenue (Campaign Report) | ROAS |
|---|---|---|---|---|
| Promo A | Rp 12.000.000 | 8 | Rp 40.000.000 | 3,3 |
| Promo B | Rp 10.000.000 | 4 | Rp 20.000.000 | 2,0 |
Promo A melewati batas impas Rp 30.000.000 dengan revenue Rp 40.000.000. Promo B butuh Rp 25.000.000 tetapi baru Rp 20.000.000, jadi laba kotornya Rp 8.000.000 kurang dari biaya iklan Rp 10.000.000.
ROAS di Ads Manager bisa berbeda, karena Meta memakai aturan atribusinya sendiri. Lihat cara ukur ROAS iklan WhatsApp untuk langkah lengkapnya.
04Kesalahan yang sering terjadi
- Memakai markup sebagai margin. Barang dibeli Rp 3.000.000 dan dijual Rp 5.000.000 punya markup sekitar 67% tetapi margin kotor 40%, jadi ROAS impas tampak 1,5 padahal yang benar 2,5.
- Menjadikan ROAS impas sebagai target. Di titik itu laba kotor hanya cukup menutup iklan, tanpa sisa untuk biaya operasional.
- Memakai satu ROAS impas untuk semua produk. Margin berbeda berarti titik impas berbeda, jadi bandingkan tiap campaign dengan angka produknya sendiri.
- Memakai periode yang terlalu pendek. Closing dihitung pada tanggal closing, sedangkan biaya iklan mengikuti hari iklan tayang, jadi closing dari iklan bulan lalu bisa masuk ke ROAS bulan ini.
05Pertanyaan umum
Apa rumus break-even ROAS?
Break-even ROAS sama dengan 1 dibagi margin kotor, dengan margin kotor ditulis sebagai desimal. Margin kotor 40% berarti 1 dibagi 0,4, yaitu 2,5. Artinya tiap Rp 1.000.000 biaya iklan harus menghasilkan revenue minimal Rp 2.500.000 agar laba kotornya menutup biaya iklan itu.
Berapa break-even ROAS yang normal?
Tidak ada angka yang berlaku untuk semua bisnis, karena hasilnya mengikuti margin. Margin kotor 50% berarti ROAS impas 2,0, sedangkan margin 25% berarti 4,0. Hitung dari harga jual dan biaya produk Anda sendiri, bukan dari angka patokan di artikel atau grup marketing.
Apa bedanya break-even ROAS dan ROAS target?
Break-even ROAS adalah batas bawah, yaitu titik ketika laba kotor persis menutup biaya iklan. ROAS target adalah angka yang Anda tetapkan di atas batas itu supaya masih ada laba tersisa untuk biaya operasional dan keuntungan. Campaign dengan ROAS di bawah impas berarti laba kotornya kurang dari biaya iklan.
Apakah Dalekta menghitung break-even ROAS?
Dalekta tidak menghitung ROAS impas karena batasnya bergantung pada margin bisnis. ROAS (Dalekta) tersedia bila Meta Ads terhubung di Ad Connections dan akun iklannya dipilih, untuk campaign Meta dengan identitas, periode, kalender, coverage, dan mata uang yang cocok. Hitung ROAS impas dari margin Anda sendiri. ROAS Dalekta bukan cohort ROI.
