01Rumus MER dan cara membacanya
MER 3,6 berarti tiap Rp 1 biaya iklan diiringi Rp 3,6 revenue. MER tidak menyatakan iklan mana yang menghasilkan revenue itu.
- Pembilang adalah revenue seluruh bisnis, termasuk pelanggan lama dan penjualan yang tidak berasal dari iklan.
- Penyebut adalah biaya iklan dari semua kanal yang Anda pakai. Bila Anda memasukkan biaya agency atau pembuatan konten, lakukan itu konsisten setiap bulan.
02MER dan ROAS per campaign
MER menggabungkan semua kanal dalam satu angka, sedangkan ROAS per campaign memecahnya menurut campaign.
| Aspek | MER | ROAS per campaign |
|---|---|---|
| Pembilang | Seluruh revenue bisnis pada periode itu. | Revenue dari lead yang terpasang ke campaign itu. |
| Penyebut | Biaya iklan semua kanal. | Biaya iklan campaign itu saja. |
| Butuh atribusi | Tidak. Anda tidak perlu tahu iklan mana yang menghasilkan closing. | Ya. Tiap closing harus terpasang ke campaign asalnya. |
Revenue MER berasal dari catatan penjualan Anda, bukan dari konversi yang dilaporkan platform iklan, jadi closing yang dilaporkan beberapa platform tidak terhitung dua kali. Cara menghitung ROAS per campaign ada di cara ukur ROAS iklan WhatsApp.
03Di alur iklan ke WhatsApp
Dalekta tidak punya kolom MER dan tidak menghitungnya. Total Revenue di Campaign Report berasal dari lead yang tercatat dan biasanya lebih kecil daripada revenue seluruh bisnis. Spend Meta tersedia per campaign dan dalam detail akun bila Meta Ads terhubung di Ad Connections dan akun iklannya dipilih, sedangkan spend Google dan kanal lain belum tersedia. Jangan menganggap total Meta sebagai biaya seluruh bisnis. Contoh berikut memakai angka ilustrasi.
- Pengunjung dari iklan menekan tombol WhatsApp di landing page yang memakai link rotator Dalekta. Pesan awalnya membawa kode seperti
[D-4TQ9X], jadi chat itu tercatat sebagai lead Masuk WA. - Sales menutup pendaftaran dan closing dicatat dengan nominal Rp 3.000.000, manual di Leads atau dibaca Rules dari pesan sales bila frasa Closing sudah Anda atur. Closing tanpa nominal tidak menambah Revenue.
- Di akhir bulan, buka Campaign Report dengan rentang tanggal bulan itu, bukan Semua Data yang menghitung semua lead tersimpan di tiap tahap. Baris Total menunjukkan 24 Closing dan Revenue Rp 72.000.000.
- Biaya iklan bulan itu Rp 18.000.000 di Meta (dari Ads Manager) dan Rp 7.000.000 di Google (dari Google Ads), total Rp 25.000.000.
- MER dari Campaign Report = Rp 72.000.000 ÷ Rp 25.000.000 = 2,88.
- Pembukuan mencatat revenue Rp 90.000.000, karena 6 pendaftar lain datang dari rekomendasi atau chat tanpa kode tracking dan data iklan, sehingga tidak menjadi lead. MER seluruh bisnis = Rp 90.000.000 ÷ Rp 25.000.000 = 3,6.
04Membaca hasil MER
MER mengukur omzet, bukan laba. Titik impasnya 1 dibagi margin kotor, rumus yang sama dengan Break-even ROAS. Bila margin kotor kursus tadi 40% (ilustrasi), MER impasnya 2,5, jadi MER 3,6 menyisakan Rp 11.000.000 dari margin kotor Rp 36.000.000 setelah biaya iklan Rp 25.000.000, sebelum biaya operasional lain.
05Kesalahan yang sering terjadi
- Membandingkan MER dari Campaign Report dengan MER seluruh bisnis. Pembilang keduanya berbeda, jadi angkanya tidak sebanding.
- Menghitung biaya iklan dari satu kanal saja padahal revenue datang dari semua kanal. Pembilang dan penyebut harus mencakup kanal yang sama.
- Memakai periode yang terlalu pendek. MER mingguan bisa melonjak atau anjlok hanya karena closing datang belakangan.
- Menganggap MER tinggi berarti semua campaign sehat. Satu campaign yang boros bisa tertutup campaign lain atau penjualan di luar iklan.
06Pertanyaan umum
Apa kepanjangan MER dan apa bedanya dengan ROAS?
MER adalah singkatan dari Marketing Efficiency Ratio, yaitu total revenue dibagi total biaya iklan semua kanal. ROAS per campaign hanya membagi revenue satu campaign dengan biaya campaign itu. MER menjawab apakah seluruh pengeluaran iklan efisien, sedangkan ROAS per campaign menunjukkan campaign mana yang lebih baik.
Berapa MER yang dianggap bagus?
Tidak ada angka yang bagus untuk semua bisnis, karena MER tidak memperhitungkan biaya produk. Titik impasnya 1 dibagi margin kotor. Sebagai ilustrasi, pada margin kotor 40% MER di bawah 2,5 berarti margin kotor belum cukup menutup biaya iklan. Hitung titik impas bisnis Anda, lalu bandingkan MER dengan titik itu.
Apakah MER bisa dilihat langsung di Dalekta?
Dalekta tidak punya kolom MER. Campaign Report menyediakan Revenue, dan Spend campaign Meta bila Meta Ads terhubung di Ad Connections dan akun iklannya dipilih, tetapi biaya Google dan kanal lain belum tersedia. MER memakai omzet seluruh bisnis dan biaya seluruh kanal, sehingga tetap dihitung dari catatan bisnis serta platform iklan Anda.
Berapa lama periode yang pas untuk menghitung MER?
Sebulan penuh adalah titik awal yang masuk akal. Pada bisnis yang closing di WhatsApp, closing sering datang beberapa hari setelah chat pertama dan tercatat pada tanggal closing, sedangkan biaya iklan tercatat pada hari tayang. Rentang yang terlalu pendek membuat rasionya naik turun dan sulit dibaca.
