Lewati navigasi utama
Tracking & atribusi

Apa itu Atribusi iklan? Cara menentukan iklan yang dapat kredit konversi

Atribusi iklan adalah proses menentukan iklan atau klik mana yang mendapat kredit atas sebuah konversi, misalnya chat masuk atau closing. Hasilnya bergantung pada model yang dipakai, yaitu first touch, last touch, atau multi-touch, dan pada data yang berhasil tercatat. Angka dari platform iklan dan catatan bisnis sendiri bisa berbeda.

Disebut juga: attribution, ad attribution, atribusi konversi

Atribusi iklan: Tracking & atribusi

01Model atribusi yang umum

Model atribusi adalah aturan yang memutuskan siapa yang mendapat kredit saat calon customer menyentuh lebih dari satu iklan sebelum bertindak.

ModelKredit diberikan keCocok untuk menjawab
First touchInteraksi pertama yang tercatat.Iklan mana yang memperkenalkan bisnis Anda.
Last touchInteraksi terakhir sebelum konversi.Iklan mana yang mendorong calon customer bertindak.
Multi-touchDibagi ke beberapa interaksi menurut aturan pembobotan.Perjalanan panjang dengan banyak iklan dan kanal.

Ilustrasi: calon customer mengetuk iklan A pada hari Senin, lalu iklan B pada hari Kamis, kemudian mengirim chat. First touch memberi seluruh kredit ke iklan A. Last touch memberinya ke iklan B. Multi-touch dengan pembagian rata memberi masing-masing setengah.

02Atribusi platform iklan dan catatan bisnis sendiri

Atribusi platform dihitung oleh Meta atau Google dari interaksi dengan iklan di dalam jaringannya. Atribusi catatan bisnis dibuat dari lead dan closing yang Anda simpan sendiri.

AspekLaporan platform iklanCatatan bisnis sendiri
Yang dilihatInteraksi dengan iklan di platform itu saja, dalam jendela waktu menurut aturan platform.Lead dan closing yang berhasil dicocokkan ke sumbernya.
Closing di WhatsAppBiasanya tidak terlihat, kecuali bisnis mengirim datanya kembali ke platform.Terlihat bila chat dan closing dicatat per lead.
Konversi yang samaBisa dihitung oleh lebih dari satu platform.Sesuai aturan pencatatan yang Anda pakai, misalnya satu lead untuk satu sumber.

03Di alur iklan ke WhatsApp

Dalekta mencocokkan chat dengan klik saat pesan pertama masuk. Ada dua jalur, tergantung apakah calon customer datang lewat landing page atau langsung dari iklan Click to WhatsApp. Jalur landing page berjalan seperti ini.

  1. Script tracking di landing page mencatat kunjungan (Visit LP), parameter UTM, dan click ID, lalu menyimpan kode [D-XXXXX] untuk pengunjung itu.
  2. Pengunjung menekan tombol WhatsApp lewat link rotator. Klik CTA tercatat dan kode ikut terisi di pesan awal, misalnya [D-K7M2Q] Halo, saya mau tanya paket.
  3. Pesan pertama masuk. Dalekta membaca kode itu, mencari klik CTA terakhir yang terlacak untuk kode tersebut, lalu menyalin data campaign, ad set, dan iklan dari klik itu ke lead.
  4. Saat closing dicatat dengan nominal, lead yang sama berstatus Closing. Revenue-nya terbaca di Campaign Report pada campaign, ad set, dan iklan hasil pencocokan tadi.

Jalur kedua untuk iklan Click to WhatsApp. Iklan ini tidak melewati landing page, jadi asalnya dibaca dari data iklan yang ikut di pesan pertama, sejauh WhatsApp meneruskannya. Lead CTWA diberi kode CTWA-XXXXX. Penjelasannya ada di CTWA.

Chat tanpa kode tidak menjadi leadBila pesan pertama tidak membawa kode tracking dan tidak membawa data iklan CTWA, Dalekta tidak membuat lead. Pesannya tetap tersimpan dan tampil di Inbox sebagai Non-lead. Contohnya chat yang dimulai dari tautan wa.me biasa.

04Aturan atribusi di Dalekta

  • Tidak ada pilihan model atribusi dan tidak ada multi-touch. Kredit tidak dibagi ke beberapa iklan.
  • Untuk chat dari landing page, yang dipakai adalah nilai dari klik CTA terakhir yang terlacak untuk kode itu. Ilustrasi: satu kode punya dua klik CTA, yang pertama membawa data iklan A dan yang kedua data iklan B. Lead memakai data iklan B.
  • Lead CTWA memakai data iklan di pesan pertamanya.
  • Dalekta tidak punya pengaturan jendela atribusi. Cara kerja jendela secara umum ada di Jendela atribusi.
Mengirim hasilnya kembali ke MetaBila Pixel ID, Access Token, dan Event Mapping sudah tersimpan, Dalekta mengirim event dari tahap yang Anda petakan, untuk lead yang terdeteksi berasal dari Meta, lewat Conversions API. Meta yang menentukan apakah event itu dicocokkan ke iklan. Aturan pencocokan klik ke lead di Dalekta ada di Attribution & Counting Rules.

05Cara membaca hasilnya di laporan

Hasil pencocokan tampil di Campaign Report, yang bisa dibaca per platform, campaign, ad set, dan iklan. Lead CTWA masuk ke grup Meta CTWA. Baris campaign untuk grup ini memakai judul iklan atau ID sumber, karena nama campaign dari Ads Manager tidak disimpan untuk lead CTWA.

Perhatikan juga tanggal yang dipakai. Campaign Report menghitung closing dan revenue pada tanggal closing, sedangkan Dashboard mengelompokkan lead menurut tanggal chat dimulai. Ilustrasi: chat dimulai pada 28 September dan closing senilai Rp 4.500.000 terjadi pada 3 Oktober. Dashboard menaruhnya di September, Campaign Report di Oktober. Selisih itu muncul dari tanggal yang dipakai tiap layar, sedangkan sumber iklannya tetap sama.

06Kesalahan yang sering terjadi

  • Menyamakan angka Ads Manager dengan angka Dalekta. Platform menghitung dari interaksi dengan iklan, sedangkan Dalekta mencatat dari kode tracking atau data CTWA. Selisih itu wajar.
  • Mengarahkan traffic ke tautan wa.me biasa, bukan link rotator. Pesannya tidak membawa kode atau data CTWA, sehingga chat tidak menjadi lead.
  • Mengira Dalekta membagi kredit ke beberapa iklan atau menyediakan pilihan model. Satu lead dipasangkan ke satu sumber.

07Pertanyaan umum

Apa itu atribusi iklan dalam bahasa sederhana?

Atribusi iklan adalah cara menjawab pertanyaan: iklan mana yang dicatat sebagai penyebab sebuah chat atau closing. Tanpa atribusi, Anda tahu ada closing tetapi sulit menelusuri iklan yang membawanya. Dengan atribusi, hasil dikaitkan ke sumbernya, sehingga Anda punya dasar untuk menilai iklan mana yang layak dilanjutkan.

Apa beda first touch, last touch, dan multi-touch?

First touch memberi seluruh kredit ke interaksi pertama, last touch ke interaksi terakhir sebelum konversi, dan multi-touch membagi kredit ke beberapa interaksi. Bila calon customer mengetuk iklan A lalu iklan B sebelum chat, first touch mencatat A, last touch mencatat B, dan multi-touch rata mencatat keduanya setengah-setengah.

Apakah Dalekta punya model atribusi yang bisa dipilih?

Tidak. Dalekta tidak punya pilihan model atribusi dan tidak membagi kredit ke banyak iklan. Chat dari landing page dipasangkan ke klik lewat kode tracking di pesan pertama, dan data dari klik CTA terakhir yang terlacak untuk kode itu yang dipakai. Lead CTWA memakai data iklan di pesan pertamanya. Chat tanpa kode dan tanpa data CTWA tidak menjadi lead.

Kenapa angka di Ads Manager berbeda dengan angka di Dalekta?

Keduanya memakai data dan aturan yang berbeda. Ads Manager menghitung dari interaksi dengan iklan di platform Meta menurut aturan atribusinya sendiri. Dalekta mencatat lead dari kode tracking atau data CTWA di pesan pertama, dan Campaign Report menghitung closing pada tanggal closing. Karena itu, bandingkan arah tren, bukan angka yang harus persis sama.

08Istilah terkait

Semua istilah

Coba Dalekta

Lihat campaign mana yang benar-benar closing di WhatsApp.

Coba Signal Lite 7 hari tanpa kartu kredit, atau pilih jadwal demo bersama tim Dalekta.