01Fungsi click ID
Click ID menjawab satu pertanyaan: klik mana yang berujung pada konversi ini? Bila bisnis mengembalikan kode itu bersama data konversi, platform bisa menghubungkan hasilnya ke klik dan iklan asalnya.
02Perbandingan click ID per platform
| Click ID | Platform | Cara datang | Di Dalekta |
|---|---|---|---|
fbclid | Meta | Ditambahkan Meta ke URL tujuan saat tautan diklik dari Facebook atau Instagram, termasuk iklan. | Ditangkap oleh tracker di landing page. |
gclid | Google Ads | Ditambahkan Google ke URL tujuan bila penandaan otomatis aktif. | Ditangkap oleh tracker di landing page. |
gbraid dan wbraid | Google Ads | Varian yang dipakai Google pada kondisi tertentu, misalnya sebagian klik dari iOS, saat gclid tidak dipakai. | Ikut ditangkap oleh tracker. |
ttclid | TikTok | Ditambahkan TikTok ke URL halaman tujuan iklan. | Hanya ditangkap. Tidak ada pengiriman event ke TikTok. |
ctwa_clid | Meta, iklan Click to WhatsApp | Ikut di informasi iklan pada pesan WhatsApp pertama, bukan di URL. | Disimpan di lead. Tidak dikirim ke Meta. |
Dua yang paling sering ditemui punya halaman sendiri: fbclid untuk Meta dan gclid untuk Google.
03Click ID dan UTM
Keduanya sering tampil berdampingan di URL yang sama, tetapi asalnya berbeda.
- Click ID dibuat platform, satu per klik. Isinya tidak bisa dibaca orang, dan hanya platform yang bisa mengartikannya.
- UTM ditulis oleh Anda sendiri, misalnya
utm_campaign=promo-oktober. Isinya mudah dibaca, tetapi benar atau tidaknya bergantung pada cara Anda menulisnya.
UTM memberi label untuk laporan Anda. Penjelasan lengkapnya ada di UTM.
04Di alur iklan ke WhatsApp
Click ID hidup di URL, sedangkan chat WhatsApp tidak membawa URL itu. Dalekta menjembatani keduanya dengan menyimpan click ID saat halaman dibuka, lalu menautkannya ke chat lewat kode tracking. Contoh alur (URL dan kode hanya ilustrasi):
- Calon customer mengklik iklan Meta. Landing page terbuka dengan URL seperti
https://contoh.com/promo?utm_campaign=promo-oktober&fbclid=abc123. - Tracker Dalekta di landing page membaca parameter itu dan menyimpannya. Hal yang sama berlaku untuk
gclid,gbraid,wbraid, danttclidbila ada di URL. - Pengunjung menekan tombol WhatsApp yang memakai link rotator Dalekta. Link itu membawa click ID yang tersimpan, dan rotator menyisipkan kode seperti
[D-K7M2Q]di pesan awal. - Pesan pertama masuk. Dalekta mencocokkan kode itu dengan klik tadi. Lead naik ke status Masuk WA, dan click ID dari klik itu menempel di lead.
- Di detail lead, bagian Identifier klik menampilkan
fbclid: abc123. - Saat status lead naik lewat Rules atau diubah manual, Dalekta mengirim event ke Meta lewat Conversions API, bila Meta CAPI sudah diatur, tahapnya dipetakan, dan lead terdeteksi berasal dari Meta. Nilai
fbcyang memuatfbclidikut dikirim bila ada klik landing page.
Dalekta juga memakai click ID untuk mengenali platform asal lead. Di daftar Leads, lead dengan fbclid dikenali sebagai Meta, dengan gclid, gbraid, atau wbraid sebagai Google, dan dengan ttclid sebagai TikTok.
ttclid hanya ditangkap dan ditampilkan. Dalekta tidak mengirim event ke TikTok. ctwa_clid pada lead CTWA hanya tersimpan di lead dan tidak dikirim ke Meta. Integrasi Google Ads masih beta dan butuh click ID Google di lead agar konversi bisa diunggah.05ctwa_clid: click ID tanpa URL
Iklan Click to WhatsApp membuka WhatsApp langsung dari iklan, tanpa halaman web di tengah. Karena itu tidak ada URL yang membawa fbclid maupun UTM. Meta menyertakan ctwa_clid di informasi iklan pada pesan pertama, bersama data seperti ID iklan dan judul iklan. Di Dalekta, bila nilainya ikut diteruskan WhatsApp, ctwa_clid tampil di bagian Atribusi CTWA pada detail lead.
06Kesalahan yang sering terjadi
- Membuang parameter click ID lewat redirect atau pemendek tautan yang tidak meneruskan query URL. Tanpa parameter itu, landing page tidak menerima click ID, sehingga konversi sulit dicocokkan ke klik asalnya.
- Mengira click ID di URL ikut terbawa ke chat WhatsApp. WhatsApp tidak membawa URL landing page, jadi klik dan chat perlu dihubungkan, misalnya lewat kode tracking di pesan pertama.
- Mencari
fbclidpada lead dari iklan Click to WhatsApp. Klik iklan itu tidak melewati URL halaman web, sehingga yang tersedia adalahctwa_clid, bila WhatsApp meneruskannya. - Menganggap
ttclidyang tertangkap berarti event sudah terkirim ke TikTok. Di Dalekta,ttclidhanya disimpan.
07Pertanyaan umum
Apa itu click ID dalam iklan digital?
Click ID adalah kode unik yang dibuat platform iklan untuk klik pada iklan. Kode itu biasanya ditempelkan di URL tujuan atau, pada iklan Click to WhatsApp, ikut di pesan pertama. Fungsinya agar platform bisa mencocokkan konversi dengan klik yang menghasilkannya.
Apa bedanya click ID dan UTM?
Click ID dibuat platform, satu per klik, dan hanya platform itu yang bisa mengartikannya. UTM ditulis sendiri oleh Anda sebagai label seperti campaign dan source. Satu URL iklan bisa membawa keduanya sekaligus.
Click ID apa saja yang ditangkap Dalekta?
Tracker Dalekta di landing page menangkap fbclid, gclid, gbraid, wbraid, dan ttclid dari URL. Untuk iklan Click to WhatsApp, ctwa_clid disimpan dari data iklan di pesan pertama. Detail lead menampilkan fbclid, gclid, dan ttclid di bagian Identifier klik, sedangkan ctwa_clid tampil di bagian Atribusi CTWA.
Apakah click ID yang ditangkap Dalekta dikirim ke TikTok atau Meta?
Ke TikTok tidak ada pengiriman event, jadi ttclid hanya disimpan. Ke Meta, Dalekta mengirim event lewat Conversions API sebagai event website, untuk tahap yang Anda petakan dan lead yang terdeteksi berasal dari Meta. Bila ada klik landing page, event membawa nilai fbc yang memuat fbclid. ctwa_clid tidak ikut terkirim.
