01Beda fbp dan fbc
Keduanya berbentuk cookie, tetapi menjawab pertanyaan yang berbeda. fbp menjawab browser mana yang mengirim event. fbc menjawab klik mana yang membawa pengunjung ke situs.
| Aspek | fbp | fbc |
|---|---|---|
| Nama cookie | _fbp | _fbc |
| Artinya | ID browser (Facebook browser ID). | ID klik (Facebook click ID). |
| Dibentuk dari | Nilai acak yang dibuat untuk browser itu. | fbclid di URL saat pengunjung datang dari klik di Facebook atau Instagram. |
| Kapan ada | Begitu Pixel atau tracker pertama berjalan di browser itu, tanpa perlu klik iklan. | Setelah ada kunjungan yang membawa fbclid. Tanpa itu, fbc tidak terbentuk. |
Nilai di kedua cookie berbentuk seperti ini:
_fbp = fb.1.<waktu>.<nilai acak>
_fbc = fb.1.<waktu>.<fbclid>02Cara Meta memakai keduanya
Meta Pixel di halaman Anda membuat _fbp, dan membuat _fbc bila URL membawa fbclid. Saat event dikirim lewat Conversions API (CAPI), fbp dan fbc ikut sebagai bagian dari data pengguna, supaya Meta bisa mengaitkan event dari server dengan browser dan klik yang sama.
Nomor telepon dan nama di-hash sebelum dikirim, tetapi fbp dan fbc tidak. Meta meminta keduanya dikirim apa adanya. Meta yang memutuskan apakah sebuah event berhasil dicocokkan, dan keputusan itu juga bergantung pada data lain di event.
03Di alur iklan ke WhatsApp
fbp dan fbc hanya ikut di alur landing page ke WhatsApp (LPWA), karena keduanya dibuat di browser pengunjung. Ilustrasi berikut mengikuti satu klik iklan Instagram sampai Closing. Kode dan nominalnya rekaan.
- Pengunjung mengklik iklan Instagram. URL landing page membawa
fbclid. - Tracker Dalekta membaca
_fbpdan_fbcdari cookie, lalu dari penyimpanan lokal browser. Bila sudah ada, misalnya dibuat Meta Pixel milik Anda, nilainya dipakai apa adanya. Bila belum ada, tracker membuat_fbp, dan_fbcbila adafbclid, lalu menyimpannya sebagai cookie first-party berumur 1 tahun dengan salinan di penyimpanan lokal. - Tracker mengirim kunjungan ke Dalekta bersama UTM, click ID,
fbp, danfbc. Lead berstatus Visit LP, dan kedua nilai itu tersimpan di data kliknya. - Pengunjung menekan tombol WhatsApp yang mengarah ke link rotator Dalekta. Tracker menempelkan kedua nilai itu ke link, jadi ikut tercatat pada Click CTA. Pesan WhatsApp yang terbuka sudah berisi kode seperti
[D-7K2QM]. - Customer mengirim pesan pertama dengan kode itu. Dalekta mencocokkannya ke klik tadi, dan lead naik ke Masuk WA. Bila kode terhapus dari pesan, chat tidak menjadi lead.
- Bila Masuk WA dipetakan di Event Mapping, Dalekta mengirim event ke Meta CAPI.
fbpdanfbcikut tanpa di-hash, sedangkan nomor telepon dan nama profil WhatsApp di-hash. - Sales menutup penjualan dan Closing tercatat dengan nominal Rp 2.500.000. Bila Closing dipetakan, misalnya ke Purchase, event-nya membawa
fbpdanfbcdari klik yang sama, ditambah nilai dan mata uang.
Event hanya dikirim bila Pixel ID dan access token sudah tersimpan, tahap itu dipetakan, dan lead terdeteksi berasal dari Meta. Event Visit LP dan Click CTA, bila Anda petakan, sudah membawa fbp dan fbc, tetapi belum membawa nomor telepon dan nama karena keduanya baru ada setelah pesan pertama. Dalekta tidak memuat Meta Pixel di halaman Anda. Rincian pengiriman ada di Meta CAPI.
fbclid, fbp, atau fbc yang bisa dicatat. Bila Meta CAPI sudah diatur, event lead CTWA hanya membawa nomor telepon, nama profil WhatsApp, dan ID lead yang di-hash. Lihat CTWA.04Kenapa fbp atau fbc bisa kosong
Event tetap bisa terkirim tanpa salah satunya, hanya dengan data pencocokan yang lebih sedikit. Penyebab yang umum:
- Kunjungan tidak membawa
fbclid, misalnya karena redirect membuang parameter URL._fbctidak terbentuk, sedangkan_fbptetap ada. Penyebab hilangnya parameter dibahas di fbclid. - Browser membatasi cookie, atau pengunjung memakai pemblokir pelacak. Nilainya tidak tersimpan atau lebih cepat hilang dari masa berlakunya.
- Lead berasal dari iklan CTWA, yang tidak melewati halaman web.
05Kesalahan yang sering terjadi
- Meng-hash fbp atau fbc sebelum dikirim ke Meta. Meta meminta keduanya apa adanya, dan nilai yang di-hash tidak lagi sama dengan nilai di cookie.
- Menganggap fbc selalu ada. Cookie ini baru terbentuk setelah kunjungan yang membawa
fbclid, jadi pengunjung yang datang langsung ke situs hanya punya fbp. - Mencari fbp dan fbc di lead CTWA. Lead itu tidak melewati halaman web, jadi dua pengenal ini tidak ada.
06Pertanyaan umum
Apa kepanjangan fbp dan fbc?
fbp adalah Facebook browser ID dan fbc adalah Facebook click ID. Keduanya tersimpan di browser sebagai cookie bernama _fbp dan _fbc. Anda juga akan menemukannya dengan sebutan cookie Meta Pixel, karena Meta Pixel biasanya yang membuatnya di browser pengunjung.
Apa bedanya fbp dan fbc?
fbp mengenali browser, jadi ada sejak browser itu dikenali dan tidak bergantung pada iklan. fbc mengenali klik, jadi baru ada setelah kunjungan yang membawa fbclid. Dalam event ke Meta, fbp membantu mengenali browser yang sama, sedangkan fbc mengaitkan event dengan klik asalnya.
Apakah fbp dan fbc harus di-hash?
Tidak. Meta meminta keduanya dikirim apa adanya. Yang di-hash adalah data pribadi seperti nomor telepon dan nama. Di Dalekta, nomor telepon dan nama profil WhatsApp di-hash dengan SHA-256 sebelum dikirim, sedangkan fbp dan fbc tidak di-hash.
Apakah semua lead di Dalekta punya fbp dan fbc?
Tidak. Lead dari landing page yang dilewati tracker biasanya punya fbp, dan punya fbc bila kunjungannya membawa fbclid. Lead dari iklan Click to WhatsApp tidak punya keduanya karena tidak ada kunjungan halaman web. Browser yang memblokir cookie juga bisa membuat nilainya kosong.
