Lewati navigasi utama
Tracking & atribusi

Apa itu gclid? Click ID Google Ads dan jalurnya ke chat WhatsApp

gclid adalah singkatan dari Google Click Identifier, parameter URL berisi kode pengenal klik yang ditambahkan Google Ads ke halaman tujuan saat iklan diklik dan auto-tagging aktif. Google memakai kode ini untuk mengenali klik asal sebuah konversi, sehingga lead atau penjualan yang dilaporkan bisnis dapat dikaitkan ke iklan yang menghasilkannya.

Disebut juga: Google Click ID, Google Click Identifier

gclid: Tracking & atribusi

01Cara kerja gclid

  1. Anda memastikan auto-tagging aktif di akun Google Ads.
  2. Seseorang mengklik iklan Anda di Google.
  3. Google menambahkan gclid ke URL tujuan, misalnya https://contoh.com/promo?gclid=contoh123.
  4. Halaman Anda atau alat tracking membaca nilai itu dan menyimpannya.
  5. Saat konversi terjadi, bisnis mengirim nilai gclid yang sama beserta data konversinya ke Google. Google mencocokkannya dengan klik asal.

Nilai contoh123 hanya ilustrasi, nilai asli lebih panjang. Isi gclid tidak terbaca manusia, jadi simpan persis seperti aslinya.

02gclid, gbraid, dan wbraid

gclid adalah click ID standar Google Ads. gbraid dan wbraid adalah parameter terpisah yang dipakai Google pada kondisi tertentu, misalnya sebagian klik di iOS yang terkena pembatasan privasi Apple, saat gclid tidak tersedia. Kapan masing-masing muncul ditentukan Google dan bisa berubah, jadi rujuk dokumentasi Google Ads untuk aturan terbarunya.

ParameterKapan munculDi Dalekta
gclidPada klik iklan Google Ads bila auto-tagging aktif.Ditangkap oleh tracker di landing page.
gbraid dan wbraidPada kondisi tertentu yang ditentukan Google, saat gclid tidak tersedia.Ikut ditangkap oleh tracker.

03gclid, UTM, dan padanannya di Meta

Satu URL iklan Google bisa membawa gclid dan UTM sekaligus. Asal dan fungsinya berbeda.

  • gclid ditambahkan Google saat auto-tagging aktif. Nilainya tidak berisi nama campaign atau keyword yang bisa Anda baca.
  • UTM ditulis oleh Anda, misalnya utm_source=google dan utm_medium=cpc. Isinya terbaca, tetapi benar atau tidaknya bergantung pada Anda. Lihat UTM.
  • fbclid adalah padanan di Meta, ditambahkan Meta ke URL tujuan. Lihat fbclid.

04Di alur iklan ke WhatsApp

Chat WhatsApp tidak membawa URL, jadi gclid baru sampai ke lead bila ada yang menyambungkannya. Di Dalekta, penyambungnya adalah tracker di landing page dan kode tracking di pesan pertama. Contoh berikut mengikuti satu klik iklan Google Ads sampai closing. URL, kode, dan nominal hanya ilustrasi.

  1. Seseorang mengklik iklan Google Ads yang auto-tagging-nya aktif. Landing page terbuka dengan URL https://contoh.com/promo?utm_source=google&utm_medium=cpc&gclid=contoh123.
  2. Tracker Dalekta membaca gclid dari URL, atau gbraid dan wbraid bila ada, lalu menyimpannya.
  3. Pengunjung menekan tombol WhatsApp yang memakai link rotator Dalekta. Tracker sudah menempelkan click ID tersimpan ke link itu, dan rotator mengisi pesan awal dengan kode seperti [D-K7M2Q].
  4. Customer mengirim pesan pertama tanpa menghapus kode. Dalekta mencocokkan kode itu dengan klik tadi, dan lead berstatus Masuk WA membawa click ID Google yang sama.
  5. Di Leads, lead ini dikenali sebagai sumber Google. Detail lead menampilkan nilai click ID di Identifier klik, dan bagian khusus Google berisi kolom seperti Keyword dan GCLID / Click ID.
  6. Sales menutup penjualan dan mengisi nominal Rp 4.500.000 di Leads. Lead naik ke Closing.

Bila tombol WhatsApp langsung mengarah ke wa.me tanpa rotator, kode tidak ikut terkirim. Chat tanpa kode tracking dan tanpa data iklan Click to WhatsApp tidak menjadi lead, sehingga tidak ada lead yang bisa ditempeli gclid.

Google Ads di Dalekta masih betaDalekta dapat mengunggah konversi ke Google Ads memakai click ID Google pada lead. Pada contoh di atas, closing Rp 4.500.000 bisa dikirim bersama click ID dan nilainya, bila akun Google Ads sudah terhubung dan tahap Closing dipetakan ke conversion action di Event Mapping. Integrasi ini berstatus beta dan masih fondasi, jadi jangan menganggapnya stabil atau lengkap. Lead dari sumber Google yang tidak membawa click ID tidak bisa diunggah, dan percobaannya tercatat gagal di log pengiriman event. Langkah penyiapannya ada di Google Ads Setup.

05Kesalahan yang sering terjadi

  • Mengira gclid selalu ada di URL iklan Google. Parameter ini muncul bila auto-tagging aktif, dan bisa hilang bila redirect membuang query URL.
  • Menyalin atau memotong nilai gclid secara manual. Nilai yang tidak persis sama tidak bisa dicocokkan Google dengan klik asalnya.
  • Mengandalkan gclid saja tanpa UTM. gclid tidak terbaca sebagai nama campaign atau keyword, jadi pasang UTM di URL iklan agar label itu muncul di data lead Anda.
  • Menganggap gclid yang tertangkap berarti konversi sudah terkirim ke Google. Pengiriman butuh akun Google Ads yang terhubung dan conversion action yang dipetakan, dan integrasinya masih beta.

06Pertanyaan umum

Apa kepanjangan gclid?

gclid adalah singkatan dari Google Click Identifier. Istilah ini merujuk ke kode pengenal klik yang ditambahkan Google Ads ke URL tujuan saat iklan diklik, selama auto-tagging aktif. Anda juga akan menemukannya ditulis sebagai Google Click ID untuk hal yang sama.

Apa bedanya gclid, gbraid, dan wbraid?

gclid adalah click ID standar dari auto-tagging Google Ads. gbraid dan wbraid adalah parameter terpisah yang dipakai Google pada kondisi tertentu, misalnya sebagian klik di iOS yang terkena pembatasan privasi Apple, saat gclid tidak tersedia. Aturan rincinya ditentukan Google dan bisa berubah, jadi cek dokumentasi resmi Google Ads.

Apakah Dalekta menangkap gclid?

Ya. Tracker Dalekta di landing page membaca gclid, gbraid, dan wbraid dari URL. Kode tracking di pesan WhatsApp pertama lalu menghubungkan chat ke klik itu, sehingga lead membawa click ID Google. Dalekta bisa mengunggah konversi ke Google Ads memakai click ID tersebut, tetapi integrasinya masih beta dan berstatus fondasi.

Kenapa gclid tidak muncul di URL landing page saya?

Penyebab yang umum adalah auto-tagging yang tidak aktif di akun Google Ads, atau redirect dan pemendek tautan yang membuang query URL. Bisa juga pengunjung memang tidak datang dari klik iklan. Periksa pengaturan auto-tagging dan jalur redirect URL Anda, lalu cek apakah URL halaman tujuan masih membawa parameternya.

07Istilah terkait

Semua istilah

Coba Dalekta

Lihat campaign mana yang benar-benar closing di WhatsApp.

Coba Signal Lite 7 hari tanpa kartu kredit, atau pilih jadwal demo bersama tim Dalekta.