Lewati navigasi utama
Tracking iklan ke WhatsApp sampai closing

Tracking Iklan WhatsApp Agency: Pisahkan Klien, Atur Akses, dan Laporkan Closing

Tracking iklan WhatsApp agency berarti setiap klien punya data, nomor WhatsApp, dan koneksi Meta yang terpisah, sehingga laporan bisa menunjukkan closing dan revenue, bukan hanya chat. Di Dalekta pemisahan itu dibuat lewat satu workspace per klien, dengan role berbeda untuk staf agency, tim sales klien, dan pemilik klien.

Tracking Iklan WhatsApp Agency: Pisahkan Klien, Atur Akses, dan Laporkan Closing

01Apa yang berubah saat satu agency mengelola banyak klien

Satu bisnis dengan satu landing page bisa dilacak dengan satu setup. Begitu agency menjalankan iklan ke WhatsApp untuk beberapa klien sekaligus, tiga masalah muncul bersamaan: data klien saling tercampur, akses staf dan klien tidak terkontrol, dan laporan berhenti di jumlah chat karena hanya itu yang terlihat dari Ads Manager.

Closing terjadi di WhatsApp milik tim sales klien, jadi Ads Manager tidak melihatnya kecuali sinyalnya dikirim balik. Kalau laporan Anda hanya berisi chat dan biaya per chat, klien menilai kerja Anda dari angka yang belum tentu berujung pembayaran. Dasar tracking-nya dibahas di panduan tracking closing WhatsApp dari iklan. Artikel ini membahas bagian yang khusus untuk agency.

  • Pemisahan data: tiap klien punya landing page, nomor sales, rotator, Rules, dan koneksi Pixel sendiri.
  • Pembagian akses: staf agency mengelola setup, tim sales klien memperbarui status lead, pemilik klien hanya membaca.
  • Bentuk laporan: closing dan revenue per campaign, bukan jumlah chat.
Cakupan artikel iniAlurnya berlaku untuk iklan Meta yang membawa visitor ke landing page lalu ke WhatsApp. Sinyal balik ke Meta lewat CAPI adalah integrasi produksi Dalekta. Dukungan Google Ads masih tahap fondasi (beta) dan TikTok masih rencana, jadi klien yang beriklan di platform itu belum bisa memakai alur closing yang sama. Iklan Click to WhatsApp yang membuka chat langsung tidak melewati landing page dan dibaca lewat jalur lain, dibahas di CTWA tracking.

02Satu workspace per klien, dan batas paket yang perlu dihitung

Dalekta memisahkan data lewat workspace, yaitu wadah untuk satu bisnis, brand, atau cabang. Isinya domain dan landing page, session WhatsApp, rotator, leads, Rules, report, dan integrasi platform ads. Pixel ID, Access Token, dan Event Mapping Meta juga tersimpan di tingkat workspace. Untuk agency aturannya sederhana: satu klien atau satu brand klien, satu workspace. Tips penamaan ada di dokumentasi Workspace.

Workspace bisa dibuat tanpa batas di semua paket, dan hanya pemilik akun (owner) yang bisa menambahnya. Yang dibatasi paket adalah kapasitas di dalamnya:

PaketWorkspaceNomor WhatsAppLink rotatorCustom domainLead per hariAnggota tim
Signal LiteTanpa batas231503
Signal ProTanpa batas510515010
Signal MaxTanpa batas10301050025

Angka nomor WhatsApp, link rotator, custom domain, lead per hari, dan anggota tim dihitung untuk seluruh workspace milik satu akun, bukan per workspace. Menambah workspace tidak menambah kapasitas. Sebagai ilustrasi, ini pembagian rata di Signal Max dengan lima klien:

Sumber dayaTotal Signal MaxRata-rata per klien (5 klien)
Nomor WhatsApp102
Link rotator306
Custom domain102
Lead per hari500100
Jatah lead harian dipakai bersamaSaat jatah lead harian akun penuh, klik rotator berikutnya tetap diteruskan ke WhatsApp, tetapi tidak dilacak dan tidak dicatat sebagai lead, untuk semua klien. Calon customer tetap sampai ke chat, hanya sumber iklannya tidak terbaca di report sampai hari berikutnya. Satu klien yang sedang promo besar bisa menghabiskan jatah klien lain. Pantau pemakaian di halaman Billing & Limit dan hitung kapasitas sebelum campaign besar. Rinciannya ada di Billing & Limit.

Jumlah klien tidak dibatasi jumlah workspace, tetapi oleh kapasitas paket: tiap klien butuh minimal satu nomor WhatsApp dan satu link rotator, dan semuanya berbagi jatah lead harian. Jika kapasitas Signal Max tidak cukup, hubungi tim Dalekta lebih dulu. Paket di atasnya (Enterprise Custom) hanya ada by request dan tidak tercantum di daftar paket publik, jadi jangan menjanjikan kapasitas ke klien baru sebelum ada konfirmasi.

03Role untuk staf agency, tim sales klien, dan pemilik klien

Akses diberikan per workspace lewat undangan email Google, dan aksesnya mengikuti paket milik owner. Klien tidak perlu berlangganan sendiri. Empat role yang ada, dan cara memakainya untuk agency:

RoleCocok untukBisaTidak bisa
OwnerAkun agency pemegang subscriptionBilling, menambah workspace, seluruh setup dan data.Tidak ada batasan di workspace miliknya.
AdminStaf teknis agency yang memegang setupTracking, rotator, Pixel dan token Meta, Rules, report, mengundang member, membantu renew paket.Membuat atau menghapus workspace, yang khusus owner.
SalesTim sales atau CS milik klienMembaca Inbox, Leads, dan report; memperbarui status dan nominal closing.Mengubah setup workspace atau billing.
ViewerPemilik atau manajer klienMembaca Dashboard, Leads (termasuk ekspor), dan Inbox.Membuka Campaign Report, mengubah status lead, atau mengubah setup.

Ada alasan tim sales klien diberi role Sales dan bukan Viewer. Closing hanya tercatat kalau ada yang memperbarui status dan nominalnya, dan itu dikerjakan orang yang berbicara dengan customer, bukan agency. Rules bisa mengotomatiskan sebagian, tetapi kalimat trigger closing berbeda di tiap klien, jadi rule-nya juga harus dibuat per workspace.

Slot tim dibatasi paket. Signal Max memberi 25 anggota tim, owner dihitung 1 slot, dan undangan yang belum diterima ikut dihitung. Undangan berlaku 7 hari dan terikat ke email: kalau penerima login dengan email Google yang berbeda, aksesnya tidak cocok. Slot dihitung per orang untuk seluruh akun: staf yang mengerjakan tiga klien tetap diundang di tiap workspace, tetapi hanya memakai satu slot. Angka yang sama tampil di Settings → Team dan di halaman Billing & Limit. Hitung jumlah orang agency dan klien sebelum menjanjikan akses ke banyak orang. Aturan lengkapnya ada di Team & Permission.

Pola akses yang paling amanBeri Admin hanya ke staf yang benar-benar memegang setup, karena Admin bisa mengelola integrasi Meta dan mengundang member lain. Tim sales klien cukup Sales, pemilik klien cukup Viewer.
Viewer tetap melihat data customerViewer bisa membuka Inbox dan mengekspor Leads lengkap dengan nomor telepon. Itu data customer klien itu sendiri, tetapi tetap putuskan siapa yang menerima akun Viewer dan cabut aksesnya saat orangnya berganti.

04Setup Meta CAPI per klien tanpa mencampur Pixel

Karena Pixel ID, Access Token, dan Event Mapping tersimpan per workspace, event dari lead klien A hanya dikirim ke Pixel yang tersimpan di workspace klien A. Tidak ada mapping yang aktif dengan sendirinya: selama sebuah workspace belum menyimpan Event Mapping, tidak ada event yang dikirim ke Meta dari workspace itu. Hanya lead yang terdeteksi berasal dari Meta Ads yang dikirim, dan hanya untuk tahap yang sudah dipetakan.

  1. Pastikan agency punya akses ke Pixel klien di Business Manager. Izin ini diberikan di sisi Meta, bukan di Dalekta.
  2. Pilih workspace klien yang benar di switcher workspace, lalu buka Tracking Ads → Platform dan isi Pixel ID.
  3. Buat Access Token untuk Pixel itu di Events Manager, lalu simpan di Dalekta. Hanya owner dan admin yang bisa menyimpannya.
  4. Buka tab Event Mapping dan petakan tahap yang mau dikirim, misalnya Masuk WA ke Lead dan Closing ke Purchase. Tombol Pakai rekomendasi mengisi lima tahap sekaligus dan membiarkan MQL kosong, jadi tinjau tiap baris sebelum menekan Simpan Meta. Jangan petakan Masuk WA ke Purchase.
  5. Lakukan tes dari URL iklan simulasi yang membawa sinyal Meta, misalnya utm_source=facebook, sampai chat masuk. Ubah lead menjadi Closing dengan nominal, lalu cek status di Sync Logs. Tanpa sinyal Meta, tidak ada event yang dikirim.
  6. Buka Events Manager milik klien untuk memastikan event diterima. Status SUCCESS di Dalekta berarti Meta menjawab sukses, dan tampilannya di Meta bisa butuh waktu.

Setiap event membawa event_id berformat <id lead>:<tahap>, misalnya <id lead>:CLOSING. Karena berisi ID lead, event dari lead berbeda tidak bertabrakan. Dalekta juga tidak mengirim ulang event yang sama untuk lead dan tahap yang sama selama pengiriman sebelumnya masih berstatus pending atau sukses. Artinya, mengoreksi nominal Closing setelah eventnya berhasil terkirim tidak mengirim ulang event ke Meta. Bentuk payload lengkap dan arti tiap field ada di Meta CAPI untuk WhatsApp, dan langkah setupnya di dokumentasi Meta CAPI serta Event Mapping.

Catat konfigurasi tiap klien di satu tempat supaya staf lain bisa memeriksanya. Template di bawah ini bukan fitur Dalekta, hanya lembar kerja internal yang bisa Anda salin. Jangan tulis token di dalamnya.

text
Klien            : <nama brand>
Workspace        : <nama workspace di Dalekta>
Landing page     : <URL final yang dipakai iklan>
Nomor sales      : <session yang terhubung>
Rotator          : <nama rotator> + domain (Dalekta / domain klien)
Pixel ID         : <dari Events Manager klien>
Event Mapping    : Masuk WA -> Lead | MQL -> (kosong) | Closing -> Purchase
Kalimat Closing  : <kalimat CS klien> + format nominal Rp %VALUE%
Role             : Admin: <staf agency> | Sales: <tim klien> | Viewer: <pemilik>
Tes terakhir     : <tanggal> - Sync Logs SUCCESS
Token adalah kredensial milik klienAccess Token bisa dipakai mengirim event ke Pixel klien. Dalekta menyimpannya terenkripsi dan tidak menampilkannya kembali di browser, tetapi salinan di chat atau dokumen bersama tetap risiko Anda. Ganti token di Events Manager, lalu simpan yang baru di Dalekta, saat staf keluar atau kerja sama berakhir.

05Checklist onboarding per klien

Urutan ini bisa dipakai berulang untuk tiap klien baru. Setiap workspace punya panduan setup di dashboard yang melacak empat hal: sesi WhatsApp terhubung, rotator, Tracking Ads, dan Rules. Empat itu belum menggantikan tes ujung ke ujung di langkah kedelapan.

LangkahDikerjakan olehBukti selesai
1. Buat workspace dengan nama brand klienOwner agencyNama muncul di switcher workspace.
2. Hubungkan session WhatsApp nomor sales klien lewat QRAdmin agency dan sales klienStatus session Connected.
3. Buat rotator dengan template pesan berawalan [kode], domain klien opsionalAdmin agencyLink rotator siap dipasang di landing page.
4. Pasang tracking script dari tab Tracking Code workspace ituAdmin atau developerTest visit muncul sebagai Visit LP di Leads, dengan opsi Sembunyikan Visit LP dimatikan.
5. Tempel URL Parameters Meta di level iklanMedia buyerURL final membawa ad_account_id, campaign_id, adset_id, dan ad_id.
6. Atur Rules dengan kalimat CS milik klienAdmin agency dan sales klienPesan uji mengubah status ke tahap yang benar.
7. Isi Pixel ID, Access Token, dan Event Mapping, lalu hubungkan Meta Ads di Ad Connections dan pilih akun iklan klienAdmin agencySync Logs menunjukkan SUCCESS, dan baris Meta Ads berstatus Akun iklan dipilih.
8. Tes dari ponsel lain: klik iklan simulasi, kirim chat berkode, ubah ke ClosingAdmin agencyLead tampil dengan campaign tes dan nominal closing.
9. Undang tim sales klien sebagai Sales dan pemilik klien sebagai ViewerOwner atau AdminStatus member aktif di Settings → Team.
10. Sepakati definisi status dan jadwal laporan secara tertulisAgency dan klienDokumen kesepakatan tersimpan.

Langkah kesepuluh mudah terlewat, padahal definisi status menentukan seberapa bisa dipercaya angka closing. Tulis kapan sebuah lead disebut MQL, Prospek, dan Closing, dan minta tim sales klien memperbarui status pada hari yang sama dengan kejadiannya. Detail teknis langkah 2 sampai 5 ada di WhatsApp Session, WhatsApp Rotator, Tracking Ads, dan URL Parameter Meta Ads. Alur landing page ke WhatsApp yang dipakai di seluruh langkah ini disebut LPWA di Dalekta, dan dijelaskan di apa itu LPWA.

06Laporan closing WhatsApp untuk klien: isi dan cara menyusunnya

Laporan yang berguna bagi klien menjawab tiga pertanyaan: berapa yang membeli, berapa nilainya, dan campaign mana yang menghasilkannya. Berikut sumber tiap angka, dan mana yang masih Anda hitung sendiri:

Angka di laporanSumberCatatan
Chat masuk (Masuk WA)Dashboard dan Campaign ReportDicatat sekali per customer.
MQL dan ProspekDashboard dan Campaign ReportSinyal kualitas awal, bukan revenue.
Closing dan revenueDashboard dan Campaign ReportRevenue berasal dari nominal closing yang diisi.
Closing rateClosing dibagi Masuk WADashboard menampilkan persentasenya. Untuk adset atau iklan, hitung dari angka report.
Biaya per closingSpend dibagi ClosingKolom pilihan di Campaign Report untuk campaign Meta dengan ID cocok, setelah Meta Ads terhubung di Ad Connections dan akun iklan klien dipilih; periode eksplisit, coverage lengkap, dan kalender WIB sebanding diperlukan.
ROASRevenue dibagi spendROAS (Dalekta) tersedia di Campaign Report untuk ID, periode eksplisit, kalender WIB, coverage, dan mata uang yang cocok; berbeda dari purchase ROAS Meta.

Contoh berikut memakai angka rekaan untuk satu klien selama satu bulan, bukan data pelanggan. Perhatikan bahwa campaign 2 punya biaya per chat lebih murah, tetapi kalah di biaya per closing dan ROAS.

Metrik (ilustrasi)Campaign 1Campaign 2
SpendRp 8.000.000Rp 4.000.000
Chat masuk240160
Biaya per chatsekitar Rp 33.300Rp 25.000
Closing124
Closing rate5%2,5%
Biaya per closingsekitar Rp 666.700Rp 1.000.000
RevenueRp 24.000.000Rp 6.000.000
ROAS3,01,5

Ada satu batasan akses yang perlu direncanakan. Viewer bisa melihat Dashboard yang memuat closing, revenue, dan ringkasan campaign, tetapi tidak bisa membuka Campaign Report. Jika klien butuh rincian sampai adset dan iklan, susun ringkasannya sendiri dari Campaign Report, atau berikan file ekspor Leads yang bisa diunduh dalam format Excel sesuai rentang dan filter aktif. Detail membaca report ada di Dashboard & Report.

Closing susulan, dua halaman, dan retensi dataCampaign Report menaruh revenue pada periode saat nominal closing disimpan, sedangkan spend di Ads Manager tercatat pada hari iklan tayang, jadi ROAS yang Anda hitung untuk satu bulan bisa terlihat lebih baik atau lebih buruk dari kenyataan. Dashboard, yang dilihat Viewer, mengelompokkan lead menurut tanggal chat masuk. Karena itu angka closing di Dashboard dan Campaign Report bisa berbeda untuk rentang yang sama, dan sebaiknya klien diberi tahu halaman mana yang jadi acuan laporan. Cara membaca ROAS periode ada di cara ukur ROAS iklan WhatsApp. Lead juga hanya bisa dibaca selama masih dalam retensi paket, 720 hari di Signal Max, jadi simpan ringkasan bulanan setiap klien sendiri.

Jika angka closing klien tampak rendah, periksa dulu apakah banyak customer menghubungi nomor WhatsApp klien langsung, bukan lewat link rotator. Chat seperti itu tidak membawa kode tracking dan bukan dari iklan Click to WhatsApp, jadi pesannya hanya tersimpan dan tidak menjadi lead. Closing dari chat itu tidak masuk laporan campaign. Penyebab dan cara memperbaikinya dibahas di tracking lead WhatsApp.

07Risiko operasional yang khas untuk agency

Beberapa masalah hanya muncul ketika banyak klien berbagi satu akun. Tabel ini merangkum yang paling perlu dijaga:

RisikoPenyebabPencegahan
Script atau token masuk ke workspace klien yang salahWorkspace aktif berganti dan script membawa kode workspace.Cek nama workspace di switcher sebelum menyalin script atau menyimpan token.
Semua klien berhenti bersamaanSatu subscription untuk semua workspace. Setelah periode berbayar dan trial berakhir, link rotator tidak aktif dan tracking berhenti menerima event baru.Pasang pengingat perpanjangan. Owner dan admin bisa membuat order renew.
Jatah lead harian habisJatah dihitung di seluruh workspace akun.Pantau Billing & Limit dan bagi kapasitas sebelum promo klien.
Closing tidak pernah tercatatTim sales klien tidak memperbarui status, atau kalimat rule tidak cocok.Beri role Sales, uji Rules, dan tuliskan kesepakatan status.
Chat tidak tercatat sebagai leadNomor WhatsApp dipasang polos di bio atau materi lain klien, sehingga chat masuk tanpa kode tracking.Ganti tombol WhatsApp campaign dengan link rotator.
Kerja sama berakhirWorkspace ada di akun agency, bukan di akun klien.Ekspor Leads untuk klien, cabut akses member, dan ganti token di Events Manager.
Data customer milik klienAgency memegang nomor telepon dan riwayat chat customer klien. Jelaskan tracking dan pengiriman sinyal ke Meta di kebijakan privasi klien, dan tuangkan pembagian tanggung jawab data dalam kontrak. Panduan dasarnya ada di Privacy & Data Retention.

Dalekta merapikan data attribution, status, dan nominal closing, lalu meneruskan sinyalnya ke Meta. Angka penjualan klien tetap ditentukan oleh penawaran, materi iklan, targeting, dan kecepatan follow up tim sales mereka.

08Pertanyaan umum

Apakah satu akun Dalekta bisa dipakai untuk banyak klien agency?

Bisa, lewat workspace: satu workspace untuk satu klien atau brand. Workspace bisa dibuat tanpa batas di semua paket, tetapi nomor WhatsApp, link rotator, lead harian, dan anggota tim adalah satu kapasitas untuk seluruh akun. Hanya owner yang bisa membuat workspace. Jika kapasitas Signal Max tidak cukup, hubungi tim Dalekta soal paket by request.

Bagaimana cara memberi klien akses melihat hasil iklan tanpa bisa mengubah setup?

Undang pemilik klien dengan role Viewer lewat email Google mereka. Viewer bisa membaca Dashboard, Leads, dan Inbox, tetapi tidak bisa mengubah status lead atau setup workspace, dan tidak bisa membuka Campaign Report. Beri role Sales untuk tim sales klien yang perlu memperbarui status closing.

Apa yang sebaiknya dilaporkan agency ke klien selain jumlah chat?

Laporkan chat masuk, MQL, closing, revenue, closing rate, dan biaya per closing per campaign. Spend, biaya per closing, dan ROAS Dalekta tersedia untuk campaign Meta dengan ID dan delivery yang cocok serta periode eksplisit, setelah Meta Ads terhubung di Ad Connections dan akun iklan klien dipilih di workspace itu; biaya funnel memerlukan kalender WIB yang sebanding dan ROAS juga memerlukan mata uang yang sama. Gunakan Ads Manager untuk data yang tidak cocok atau delivery adset/ad, dan beri catatan bahwa closing susulan bisa menggeser angka antarbulan.

Apakah setiap klien harus memakai Pixel dan token Meta sendiri di Dalekta?

Ya. Pixel ID, Access Token, dan Event Mapping disimpan per workspace, sehingga event lead klien hanya dikirim ke Pixel workspace itu. Agency perlu punya akses ke Pixel klien di Business Manager untuk membuat token, dan hanya owner atau admin yang bisa menyimpannya.

Apa yang terjadi pada tracking klien kalau langganan agency berakhir?

Workspace berada di akun agency dan mengikuti paket owner. Setelah periode berbayar dan trial berakhir, link rotator tidak aktif dan tracking berhenti menerima event baru, untuk semua klien sekaligus. Perpanjang sebelum jatuh tempo, dan ekspor Leads klien secara berkala supaya datanya tidak hanya bergantung pada satu akun.

Coba Dalekta

Lihat campaign mana yang benar-benar closing di WhatsApp.

Masuk dengan Google untuk mencoba Signal Lite 7 hari tanpa kartu kredit. Trial Lite tidak mencakup AI Agent.