01Apa yang berubah saat satu agency mengelola banyak klien
Satu bisnis dengan satu landing page bisa dilacak dengan satu setup. Begitu agency menjalankan iklan ke WhatsApp untuk beberapa klien sekaligus, tiga masalah muncul bersamaan: data klien saling tercampur, akses staf dan klien tidak terkontrol, dan laporan berhenti di jumlah chat karena hanya itu yang terlihat dari Ads Manager.
Closing terjadi di WhatsApp milik tim sales klien, jadi Ads Manager tidak melihatnya kecuali sinyalnya dikirim balik. Kalau laporan Anda hanya berisi chat dan biaya per chat, klien menilai kerja Anda dari angka yang belum tentu berujung pembayaran. Dasar tracking-nya dibahas di panduan tracking closing WhatsApp dari iklan. Artikel ini membahas bagian yang khusus untuk agency.
- Pemisahan data: tiap klien punya landing page, nomor sales, rotator, Rules, dan koneksi Pixel sendiri.
- Pembagian akses: staf agency mengelola setup, tim sales klien memperbarui status lead, pemilik klien hanya membaca.
- Bentuk laporan: closing dan revenue per campaign, bukan jumlah chat.
02Satu workspace per klien, dan batas paket yang perlu dihitung
Dalekta memisahkan data lewat workspace, yaitu wadah untuk satu bisnis, brand, atau cabang. Isinya domain dan landing page, session WhatsApp, rotator, leads, Rules, report, dan integrasi platform ads. Pixel ID, Access Token, dan Event Mapping Meta juga tersimpan di tingkat workspace. Untuk agency aturannya sederhana: satu klien atau satu brand klien, satu workspace. Tips penamaan ada di dokumentasi Workspace.
Workspace bisa dibuat tanpa batas di semua paket, dan hanya pemilik akun (owner) yang bisa menambahnya. Yang dibatasi paket adalah kapasitas di dalamnya:
| Paket | Workspace | Nomor WhatsApp | Link rotator | Custom domain | Lead per hari | Anggota tim |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Signal Lite | Tanpa batas | 2 | 3 | 1 | 50 | 3 |
| Signal Pro | Tanpa batas | 5 | 10 | 5 | 150 | 10 |
| Signal Max | Tanpa batas | 10 | 30 | 10 | 500 | 25 |
Angka nomor WhatsApp, link rotator, custom domain, lead per hari, dan anggota tim dihitung untuk seluruh workspace milik satu akun, bukan per workspace. Menambah workspace tidak menambah kapasitas. Sebagai ilustrasi, ini pembagian rata di Signal Max dengan lima klien:
| Sumber daya | Total Signal Max | Rata-rata per klien (5 klien) |
|---|---|---|
| Nomor WhatsApp | 10 | 2 |
| Link rotator | 30 | 6 |
| Custom domain | 10 | 2 |
| Lead per hari | 500 | 100 |
Jumlah klien tidak dibatasi jumlah workspace, tetapi oleh kapasitas paket: tiap klien butuh minimal satu nomor WhatsApp dan satu link rotator, dan semuanya berbagi jatah lead harian. Jika kapasitas Signal Max tidak cukup, hubungi tim Dalekta lebih dulu. Paket di atasnya (Enterprise Custom) hanya ada by request dan tidak tercantum di daftar paket publik, jadi jangan menjanjikan kapasitas ke klien baru sebelum ada konfirmasi.
03Role untuk staf agency, tim sales klien, dan pemilik klien
Akses diberikan per workspace lewat undangan email Google, dan aksesnya mengikuti paket milik owner. Klien tidak perlu berlangganan sendiri. Empat role yang ada, dan cara memakainya untuk agency:
| Role | Cocok untuk | Bisa | Tidak bisa |
|---|---|---|---|
| Owner | Akun agency pemegang subscription | Billing, menambah workspace, seluruh setup dan data. | Tidak ada batasan di workspace miliknya. |
| Admin | Staf teknis agency yang memegang setup | Tracking, rotator, Pixel dan token Meta, Rules, report, mengundang member, membantu renew paket. | Membuat atau menghapus workspace, yang khusus owner. |
| Sales | Tim sales atau CS milik klien | Membaca Inbox, Leads, dan report; memperbarui status dan nominal closing. | Mengubah setup workspace atau billing. |
| Viewer | Pemilik atau manajer klien | Membaca Dashboard, Leads (termasuk ekspor), dan Inbox. | Membuka Campaign Report, mengubah status lead, atau mengubah setup. |
Ada alasan tim sales klien diberi role Sales dan bukan Viewer. Closing hanya tercatat kalau ada yang memperbarui status dan nominalnya, dan itu dikerjakan orang yang berbicara dengan customer, bukan agency. Rules bisa mengotomatiskan sebagian, tetapi kalimat trigger closing berbeda di tiap klien, jadi rule-nya juga harus dibuat per workspace.
Slot tim dibatasi paket. Signal Max memberi 25 anggota tim, owner dihitung 1 slot, dan undangan yang belum diterima ikut dihitung. Undangan berlaku 7 hari dan terikat ke email: kalau penerima login dengan email Google yang berbeda, aksesnya tidak cocok. Slot dihitung per orang untuk seluruh akun: staf yang mengerjakan tiga klien tetap diundang di tiap workspace, tetapi hanya memakai satu slot. Angka yang sama tampil di Settings → Team dan di halaman Billing & Limit. Hitung jumlah orang agency dan klien sebelum menjanjikan akses ke banyak orang. Aturan lengkapnya ada di Team & Permission.
04Setup Meta CAPI per klien tanpa mencampur Pixel
Karena Pixel ID, Access Token, dan Event Mapping tersimpan per workspace, event dari lead klien A hanya dikirim ke Pixel yang tersimpan di workspace klien A. Tidak ada mapping yang aktif dengan sendirinya: selama sebuah workspace belum menyimpan Event Mapping, tidak ada event yang dikirim ke Meta dari workspace itu. Hanya lead yang terdeteksi berasal dari Meta Ads yang dikirim, dan hanya untuk tahap yang sudah dipetakan.
- Pastikan agency punya akses ke Pixel klien di Business Manager. Izin ini diberikan di sisi Meta, bukan di Dalekta.
- Pilih workspace klien yang benar di switcher workspace, lalu buka Tracking Ads → Platform dan isi Pixel ID.
- Buat Access Token untuk Pixel itu di Events Manager, lalu simpan di Dalekta. Hanya owner dan admin yang bisa menyimpannya.
- Buka tab Event Mapping dan petakan tahap yang mau dikirim, misalnya Masuk WA ke Lead dan Closing ke Purchase. Tombol Pakai rekomendasi mengisi lima tahap sekaligus dan membiarkan MQL kosong, jadi tinjau tiap baris sebelum menekan Simpan Meta. Jangan petakan Masuk WA ke Purchase.
- Lakukan tes dari URL iklan simulasi yang membawa sinyal Meta, misalnya
utm_source=facebook, sampai chat masuk. Ubah lead menjadi Closing dengan nominal, lalu cek status di Sync Logs. Tanpa sinyal Meta, tidak ada event yang dikirim. - Buka Events Manager milik klien untuk memastikan event diterima. Status SUCCESS di Dalekta berarti Meta menjawab sukses, dan tampilannya di Meta bisa butuh waktu.
Setiap event membawa event_id berformat <id lead>:<tahap>, misalnya <id lead>:CLOSING. Karena berisi ID lead, event dari lead berbeda tidak bertabrakan. Dalekta juga tidak mengirim ulang event yang sama untuk lead dan tahap yang sama selama pengiriman sebelumnya masih berstatus pending atau sukses. Artinya, mengoreksi nominal Closing setelah eventnya berhasil terkirim tidak mengirim ulang event ke Meta. Bentuk payload lengkap dan arti tiap field ada di Meta CAPI untuk WhatsApp, dan langkah setupnya di dokumentasi Meta CAPI serta Event Mapping.
Catat konfigurasi tiap klien di satu tempat supaya staf lain bisa memeriksanya. Template di bawah ini bukan fitur Dalekta, hanya lembar kerja internal yang bisa Anda salin. Jangan tulis token di dalamnya.
Klien : <nama brand>
Workspace : <nama workspace di Dalekta>
Landing page : <URL final yang dipakai iklan>
Nomor sales : <session yang terhubung>
Rotator : <nama rotator> + domain (Dalekta / domain klien)
Pixel ID : <dari Events Manager klien>
Event Mapping : Masuk WA -> Lead | MQL -> (kosong) | Closing -> Purchase
Kalimat Closing : <kalimat CS klien> + format nominal Rp %VALUE%
Role : Admin: <staf agency> | Sales: <tim klien> | Viewer: <pemilik>
Tes terakhir : <tanggal> - Sync Logs SUCCESS05Checklist onboarding per klien
Urutan ini bisa dipakai berulang untuk tiap klien baru. Setiap workspace punya panduan setup di dashboard yang melacak empat hal: sesi WhatsApp terhubung, rotator, Tracking Ads, dan Rules. Empat itu belum menggantikan tes ujung ke ujung di langkah kedelapan.
| Langkah | Dikerjakan oleh | Bukti selesai |
|---|---|---|
| 1. Buat workspace dengan nama brand klien | Owner agency | Nama muncul di switcher workspace. |
| 2. Hubungkan session WhatsApp nomor sales klien lewat QR | Admin agency dan sales klien | Status session Connected. |
3. Buat rotator dengan template pesan berawalan [kode], domain klien opsional | Admin agency | Link rotator siap dipasang di landing page. |
| 4. Pasang tracking script dari tab Tracking Code workspace itu | Admin atau developer | Test visit muncul sebagai Visit LP di Leads, dengan opsi Sembunyikan Visit LP dimatikan. |
| 5. Tempel URL Parameters Meta di level iklan | Media buyer | URL final membawa ad_account_id, campaign_id, adset_id, dan ad_id. |
| 6. Atur Rules dengan kalimat CS milik klien | Admin agency dan sales klien | Pesan uji mengubah status ke tahap yang benar. |
| 7. Isi Pixel ID, Access Token, dan Event Mapping, lalu hubungkan Meta Ads di Ad Connections dan pilih akun iklan klien | Admin agency | Sync Logs menunjukkan SUCCESS, dan baris Meta Ads berstatus Akun iklan dipilih. |
| 8. Tes dari ponsel lain: klik iklan simulasi, kirim chat berkode, ubah ke Closing | Admin agency | Lead tampil dengan campaign tes dan nominal closing. |
| 9. Undang tim sales klien sebagai Sales dan pemilik klien sebagai Viewer | Owner atau Admin | Status member aktif di Settings → Team. |
| 10. Sepakati definisi status dan jadwal laporan secara tertulis | Agency dan klien | Dokumen kesepakatan tersimpan. |
Langkah kesepuluh mudah terlewat, padahal definisi status menentukan seberapa bisa dipercaya angka closing. Tulis kapan sebuah lead disebut MQL, Prospek, dan Closing, dan minta tim sales klien memperbarui status pada hari yang sama dengan kejadiannya. Detail teknis langkah 2 sampai 5 ada di WhatsApp Session, WhatsApp Rotator, Tracking Ads, dan URL Parameter Meta Ads. Alur landing page ke WhatsApp yang dipakai di seluruh langkah ini disebut LPWA di Dalekta, dan dijelaskan di apa itu LPWA.
06Laporan closing WhatsApp untuk klien: isi dan cara menyusunnya
Laporan yang berguna bagi klien menjawab tiga pertanyaan: berapa yang membeli, berapa nilainya, dan campaign mana yang menghasilkannya. Berikut sumber tiap angka, dan mana yang masih Anda hitung sendiri:
| Angka di laporan | Sumber | Catatan |
|---|---|---|
| Chat masuk (Masuk WA) | Dashboard dan Campaign Report | Dicatat sekali per customer. |
| MQL dan Prospek | Dashboard dan Campaign Report | Sinyal kualitas awal, bukan revenue. |
| Closing dan revenue | Dashboard dan Campaign Report | Revenue berasal dari nominal closing yang diisi. |
| Closing rate | Closing dibagi Masuk WA | Dashboard menampilkan persentasenya. Untuk adset atau iklan, hitung dari angka report. |
| Biaya per closing | Spend dibagi Closing | Kolom pilihan di Campaign Report untuk campaign Meta dengan ID cocok, setelah Meta Ads terhubung di Ad Connections dan akun iklan klien dipilih; periode eksplisit, coverage lengkap, dan kalender WIB sebanding diperlukan. |
| ROAS | Revenue dibagi spend | ROAS (Dalekta) tersedia di Campaign Report untuk ID, periode eksplisit, kalender WIB, coverage, dan mata uang yang cocok; berbeda dari purchase ROAS Meta. |
Contoh berikut memakai angka rekaan untuk satu klien selama satu bulan, bukan data pelanggan. Perhatikan bahwa campaign 2 punya biaya per chat lebih murah, tetapi kalah di biaya per closing dan ROAS.
| Metrik (ilustrasi) | Campaign 1 | Campaign 2 |
|---|---|---|
| Spend | Rp 8.000.000 | Rp 4.000.000 |
| Chat masuk | 240 | 160 |
| Biaya per chat | sekitar Rp 33.300 | Rp 25.000 |
| Closing | 12 | 4 |
| Closing rate | 5% | 2,5% |
| Biaya per closing | sekitar Rp 666.700 | Rp 1.000.000 |
| Revenue | Rp 24.000.000 | Rp 6.000.000 |
| ROAS | 3,0 | 1,5 |
Ada satu batasan akses yang perlu direncanakan. Viewer bisa melihat Dashboard yang memuat closing, revenue, dan ringkasan campaign, tetapi tidak bisa membuka Campaign Report. Jika klien butuh rincian sampai adset dan iklan, susun ringkasannya sendiri dari Campaign Report, atau berikan file ekspor Leads yang bisa diunduh dalam format Excel sesuai rentang dan filter aktif. Detail membaca report ada di Dashboard & Report.
Jika angka closing klien tampak rendah, periksa dulu apakah banyak customer menghubungi nomor WhatsApp klien langsung, bukan lewat link rotator. Chat seperti itu tidak membawa kode tracking dan bukan dari iklan Click to WhatsApp, jadi pesannya hanya tersimpan dan tidak menjadi lead. Closing dari chat itu tidak masuk laporan campaign. Penyebab dan cara memperbaikinya dibahas di tracking lead WhatsApp.
07Risiko operasional yang khas untuk agency
Beberapa masalah hanya muncul ketika banyak klien berbagi satu akun. Tabel ini merangkum yang paling perlu dijaga:
| Risiko | Penyebab | Pencegahan |
|---|---|---|
| Script atau token masuk ke workspace klien yang salah | Workspace aktif berganti dan script membawa kode workspace. | Cek nama workspace di switcher sebelum menyalin script atau menyimpan token. |
| Semua klien berhenti bersamaan | Satu subscription untuk semua workspace. Setelah periode berbayar dan trial berakhir, link rotator tidak aktif dan tracking berhenti menerima event baru. | Pasang pengingat perpanjangan. Owner dan admin bisa membuat order renew. |
| Jatah lead harian habis | Jatah dihitung di seluruh workspace akun. | Pantau Billing & Limit dan bagi kapasitas sebelum promo klien. |
| Closing tidak pernah tercatat | Tim sales klien tidak memperbarui status, atau kalimat rule tidak cocok. | Beri role Sales, uji Rules, dan tuliskan kesepakatan status. |
| Chat tidak tercatat sebagai lead | Nomor WhatsApp dipasang polos di bio atau materi lain klien, sehingga chat masuk tanpa kode tracking. | Ganti tombol WhatsApp campaign dengan link rotator. |
| Kerja sama berakhir | Workspace ada di akun agency, bukan di akun klien. | Ekspor Leads untuk klien, cabut akses member, dan ganti token di Events Manager. |
Dalekta merapikan data attribution, status, dan nominal closing, lalu meneruskan sinyalnya ke Meta. Angka penjualan klien tetap ditentukan oleh penawaran, materi iklan, targeting, dan kecepatan follow up tim sales mereka.
08Pertanyaan umum
Apakah satu akun Dalekta bisa dipakai untuk banyak klien agency?
Bisa, lewat workspace: satu workspace untuk satu klien atau brand. Workspace bisa dibuat tanpa batas di semua paket, tetapi nomor WhatsApp, link rotator, lead harian, dan anggota tim adalah satu kapasitas untuk seluruh akun. Hanya owner yang bisa membuat workspace. Jika kapasitas Signal Max tidak cukup, hubungi tim Dalekta soal paket by request.
Bagaimana cara memberi klien akses melihat hasil iklan tanpa bisa mengubah setup?
Undang pemilik klien dengan role Viewer lewat email Google mereka. Viewer bisa membaca Dashboard, Leads, dan Inbox, tetapi tidak bisa mengubah status lead atau setup workspace, dan tidak bisa membuka Campaign Report. Beri role Sales untuk tim sales klien yang perlu memperbarui status closing.
Apa yang sebaiknya dilaporkan agency ke klien selain jumlah chat?
Laporkan chat masuk, MQL, closing, revenue, closing rate, dan biaya per closing per campaign. Spend, biaya per closing, dan ROAS Dalekta tersedia untuk campaign Meta dengan ID dan delivery yang cocok serta periode eksplisit, setelah Meta Ads terhubung di Ad Connections dan akun iklan klien dipilih di workspace itu; biaya funnel memerlukan kalender WIB yang sebanding dan ROAS juga memerlukan mata uang yang sama. Gunakan Ads Manager untuk data yang tidak cocok atau delivery adset/ad, dan beri catatan bahwa closing susulan bisa menggeser angka antarbulan.
Apakah setiap klien harus memakai Pixel dan token Meta sendiri di Dalekta?
Ya. Pixel ID, Access Token, dan Event Mapping disimpan per workspace, sehingga event lead klien hanya dikirim ke Pixel workspace itu. Agency perlu punya akses ke Pixel klien di Business Manager untuk membuat token, dan hanya owner atau admin yang bisa menyimpannya.
Apa yang terjadi pada tracking klien kalau langganan agency berakhir?
Workspace berada di akun agency dan mengikuti paket owner. Setelah periode berbayar dan trial berakhir, link rotator tidak aktif dan tracking berhenti menerima event baru, untuk semua klien sekaligus. Perpanjang sebelum jatuh tempo, dan ekspor Leads klien secara berkala supaya datanya tidak hanya bergantung pada satu akun.

