01Apa itu WhatsApp marketing?
WhatsApp marketing adalah kegiatan pemasaran dan penjualan yang terjadi di chat WhatsApp: mengajak orang mengirim pesan, menjawab, menawarkan, menindaklanjuti, sampai transaksi. Bagi bisnis yang menjual lewat chat, iklan dan landing page mengantar orang ke percakapan, dan di percakapan itulah penjualan diputuskan.
Ada dua arah: customer yang menulis lebih dulu, atau bisnis yang menghubungi lebih dulu. Arah kedua punya syarat lebih ketat, dibahas di bagian aturan di bawah. Artikel ini lebih banyak membahas arah pertama, karena di situ iklan, chat, dan closing bisa dihubungkan.
Untuk bisnis, WhatsApp tersedia sebagai aplikasi WhatsApp Business dan WhatsApp Business Platform (API). Menurut halaman fiturnya, aplikasi sudah punya profil bisnis, pesan salam, pesan tidak di tempat, balasan cepat, label, dan katalog. Untuk usaha dengan satu atau dua admin, itu cukup untuk memulai.
02Dari mana saja chat WhatsApp bisa datang?
Strategi WhatsApp marketing dimulai dari jalur masuk. Tiap jalur membawa niat yang berbeda dan jejak sumber yang berbeda.
| Jalur masuk | Cara kerjanya | Sumbernya terbaca? |
|---|---|---|
| Iklan Click to WhatsApp di Facebook dan Instagram | Menurut Meta, orang yang menekan iklan langsung masuk ke percakapan WhatsApp dengan bisnis. Nomornya harus terhubung ke Halaman Facebook atau portofolio bisnis. | Data iklan ikut di pesan pertama bila chat dimulai dari tombol iklan. Lihat CTWA. |
| Landing page dengan tombol WhatsApp | Orang membaca penjelasan dulu, lalu menekan tombol chat. | Hanya bila tombolnya membawa kode atau parameter sumber. Lihat landing page. |
| Link wa.me | Formatnya https://wa.me/<nomor>, nomor lengkap format internasional tanpa nol di depan, kurung, atau tanda hubung. Tambahan ?text= mengisi pesan pertama. Lihat wa.me atau buat di generator link WhatsApp. | Hanya bila pesan yang terisi membawa penanda dan customer tidak menghapusnya. |
| Kode QR, tautan pendek, tombol di profil Instagram dan Halaman Facebook | Disebut halaman fitur WhatsApp Business sebagai titik masuk gratis. Kode QR cocok untuk kemasan atau brosur, tombol profil untuk pengikut media sosial. | Sulit dibedakan dari chat organik tanpa pesan awal yang berbeda per lokasi. |
Link wa.me biasa tidak membawa data iklan seperti tombol iklan Click to WhatsApp. Jika ingin tahu chat datang dari iklan mana, rancang jalurnya sejak awal.
03Aturan apa yang berlaku untuk WhatsApp marketing?
Kebijakan Pengiriman Pesan WhatsApp Business, diperbarui 23 September 2026, berlaku untuk aplikasi maupun Platform. Poin yang paling sering menyentuh pemasaran:
- Hubungi hanya orang yang sudah memberikan nomor atau username-nya kepada Anda dan setuju menerima pesan atau panggilan berikutnya. Persetujuan ini disebut opt-in, dan cara memperolehnya menjadi tanggung jawab bisnis.
- Hormati setiap permintaan berhenti atau blokir, baik di dalam maupun di luar WhatsApp. Pesan yang menyesatkan, spam, atau mengejutkan dilarang.
- WhatsApp menyarankan izin yang menyebut kategori pesan yang akan dikirim, misalnya info pesanan atau penawaran, izin terpisah untuk menelepon, dan petunjuk berhenti yang jelas.
- Profil bisnis harus memuat kontak dukungan pelanggan yang akurat. Bisnis juga tidak boleh meminta orang membagikan nomor kartu pembayaran, nomor rekening, atau nomor kartu identitas secara lengkap.
Di Platform, percakapan yang Anda mulai harus memakai template message yang disetujui. Pesan bebas hanya untuk membalas, di dalam jendela layanan 24 jam yang diperbarui setiap kali pengguna menulis. Balasan otomatis boleh asalkan tersedia jalur eskalasi yang cepat dan jelas, misalnya pindah ke agen manusia di chat, telepon, atau email. Rinciannya ada di jendela 24 jam WhatsApp.
Menurut halaman harga Meta (diperbarui 30 September 2026), pesan dari bisnis lewat Cloud API ditagih per pesan terkirim, menurut kategori pesan dan kode negara nomor penerima, sedangkan pesan dari pengguna tidak ditagih. Tarif per kategori, kuota 1.000 pesan service gratis per nomor per bulan (berlaku sejak 1 Oktober 2026), dan jendela gratis untuk chat dari iklan Click to WhatsApp dibahas di biaya WhatsApp Business API.
04Strategi WhatsApp marketing langkah demi langkah
- Tentukan hasil yang dihitung. Tulis definisi lead dan closing, misalnya lead adalah orang yang menyebut kebutuhan dan lokasinya, closing adalah DP masuk.
- Rapikan nomor dan profil: jam kerja, katalog, pesan salam, dan pesan tidak di tempat. Putuskan apakah chat masuk ke satu nomor atau dibagi ke beberapa sales.
- Pilih jalur masuk menurut niat pembeli. Iklan Click to WhatsApp memendekkan jalan ke chat, landing page memberi penjelasan untuk produk mahal atau rumit, dan kode QR menangkap pembeli offline. Mulai dari satu atau dua jalur yang sanggup dilayani tim.
- Siapkan pesan pertama, misalnya "Halo, saya mau tanya paket kitchen set dari Instagram". Beda jalur, beda pesan awal, supaya sumbernya terpisah.
- Samakan alur balasan: sapaan, dua atau tiga pertanyaan kebutuhan, lalu penawaran. Contoh kalimat penutup ada di script closing WhatsApp.
- Tindak lanjuti calon pembeli yang belum memutuskan, dalam batas izin dan jendela layanan. Caranya ada di cara follow up customer di WhatsApp.
- Catat tahap setiap chat, bandingkan sumber setiap minggu berdasarkan closing, lalu kurangi budget jalur yang ramai chat tetapi jarang closing.
05Balas cepat, lalu tindak lanjuti dalam batas izin
Orang yang menulis dari iklan biasanya ingin jawaban saat itu juga, dan bisa saja sedang bertanya ke penjual lain. Tetapkan target waktu balas internal, misalnya 5 menit di jam kerja, lalu periksa apakah tim memenuhinya. Balasan cepat di aplikasi menjawab pertanyaan berulang seperti harga dan ongkir, dan label memisahkan chat baru, yang sedang menimbang, dan yang sudah bayar.
Mengirim promosi ke pelanggan lama berarti Anda yang memulai percakapan. Kirim hanya ke orang yang sudah setuju menerima pesan dari Anda, dan di Platform pakai template yang disetujui. Simpan catatan izin dan permintaan berhenti di satu tempat yang bisa dibaca seluruh tim.
06Cara mengukur WhatsApp marketing sampai closing
Jumlah chat menyesatkan bila berdiri sendiri. Ikuti perjalanannya: chat masuk per sumber, berapa yang menjadi lead, berapa yang closing, dan nominalnya. Dari situ Anda mendapat closing rate dan biaya per closing.
| Sumber | Biaya iklan | Chat | Biaya per chat | Closing | Biaya per closing | Revenue |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Iklan Click to WhatsApp | Rp3.000.000 | 150 | Rp20.000 | 10 | Rp300.000 | Rp25.000.000 |
| Iklan ke landing page | Rp3.000.000 | 60 | Rp50.000 | 15 | Rp200.000 | Rp37.500.000 |
Dari biaya per chat, sumber pertama tampak lebih murah. Sampai closing, sumber kedua menjual lebih banyak dengan biaya per closing lebih rendah. Di bisnis lain urutannya bisa terbalik, jadi hitung dari data Anda sendiri. Batas yang masih untung bisa dihitung di kalkulator CPA, dan hitungan yang sama untuk semua kanal ada di strategi digital marketing. Tanpa alat khusus, pencatatan ini berarti label ditambah spreadsheet yang diisi manual.
07Mengukur WhatsApp marketing di Dalekta
Dalekta tidak mengirim pesan pemasaran. Dalekta mencatat dari iklan atau landing page mana sebuah chat datang dan sampai tahap mana chat itu berjalan. Nomor sales dihubungkan di WhatsApp → Sessions, lewat Scan QR seperti dijelaskan di WhatsApp Session atau lewat jalur Official (WhatsApp Coexistence, Beta).
- Chat dari iklan Click to WhatsApp menjadi lead berkode
CTWA-dengan ID, judul, dan isi iklan dari pesan pertama. Nama campaign, ad set, dan iklan hanya terisi bila workspace menghubungkan Meta Ads, memilih akun iklannya, dan Meta mengembalikan datanya (Lead dari iklan Click to WhatsApp). Ini terbukti pada session Scan QR, sedangkan lewat Coexistence (Beta) belum teramati. - Chat dari landing page yang memakai link rotator Dalekta membawa kode
[D-...], sehingga tersambung ke klik dan campaign-nya. Chat tanpa kode tracking yang bukan dari iklan Click to WhatsApp tetap tersimpan, tetapi sebagai Non-lead. - Leads & pipeline mencatat tahap Masuk WA, MQL, Prospek, dan Closing. Closing meminta nominal, jadi revenue per sumber ikut tercatat.
- Campaign Report membandingkan lead, closing, dan revenue per campaign. Biaya dibaca dari Meta Ads per campaign dan per ad set, belum per iklan. Biaya Google Ads tidak dibaca.
- Di Inbox, tim melihat waktu balas terhadap target 5 menit (dihitung tanpa jam kerja) dan bisa mengambil alih percakapan dari AI Agent.
08Batas yang perlu Anda tahu sebelum memilih alat
Pilih alat menurut kebutuhan utama Anda, misalnya pesan massal atau pengukuran sumber sampai closing. Batas Dalekta:
- Tidak mengirim broadcast atau template message, tidak menjual atau mendaftarkan nomor WhatsApp Business Platform, dan tidak mengurus centang verifikasi.
- Kolom balasan Inbox hanya mengirim teks ke kontak yang sudah menulis lebih dulu, dan di jalur Official (Coexistence, Beta) hanya dalam 24 jam sejak pesan terakhir customer. WhatsApp Cloud API masih pilot terbatas.
- Fitur CRM di Inbox belum aktif, sedangkan Leads & pipeline sudah berjalan. Bedanya dibahas di CRM WhatsApp.
- Status opt-in per kontak tidak disimpan, jadi catatan izin Anda pegang sendiri.
09Sumber resmi, dibaca 20 Oktober 2026
10Pertanyaan umum
Apakah WhatsApp marketing harus memakai WhatsApp Business API?
Tidak harus. Aplikasi WhatsApp Business sudah punya profil bisnis, pesan salam, balasan cepat, label, dan katalog, dan kebijakan pesan bisnis WhatsApp berlaku untuk aplikasi maupun Platform. Di WhatsApp Business Platform (API) ada aturan tambahan: percakapan yang dimulai bisnis wajib memakai template yang disetujui, dan pesan dari bisnis ditagih per pesan menurut kategori dan negara penerima.
Bolehkah mengirim promosi WhatsApp ke nomor yang belum pernah chat?
Menurut kebijakan WhatsApp, Anda hanya boleh menghubungi orang yang sudah memberikan nomornya kepada Anda dan setuju menerima pesan dari Anda, dan permintaan berhenti harus dihormati. Di WhatsApp Business Platform, percakapan yang dimulai bisnis juga harus memakai template yang disetujui. Nomor dari daftar yang dibeli atau dikumpulkan tanpa izin tidak memenuhi syarat itu.
Strategi WhatsApp marketing apa yang cocok untuk bisnis kecil?
Mulai dari fitur aplikasi WhatsApp Business: profil lengkap, pesan salam, balasan cepat, dan label. Pilih satu jalur masuk yang sanggup dilayani, beri pesan awal berbeda untuk tiap sumber, lalu catat tahap dan closing setiap chat di spreadsheet. Bandingkan sumber setiap minggu berdasarkan closing, bukan jumlah chat.
Berapa biaya per closing yang wajar untuk WhatsApp marketing?
Tidak ada angka yang berlaku untuk semua bisnis, karena patokannya margin Anda sendiri. Misalnya satu penjualan menyisakan laba kotor Rp600.000 sebelum biaya iklan. Biaya per closing Rp300.000 masih menyisakan Rp300.000, sedangkan Rp700.000 berarti rugi di setiap penjualan. Hitung biaya per closing untuk tiap sumber chat, bukan rata-rata semua sumber, supaya jalur yang merugi terlihat.
Apakah Dalekta bisa dipakai untuk broadcast WhatsApp?
Tidak. Dalekta tidak mengirim broadcast atau template message dan tidak menjual nomor WhatsApp Business Platform. Dalekta mencatat dari iklan Click to WhatsApp atau landing page mana sebuah chat datang, tahap lead sampai Closing beserta nominalnya, dan membandingkannya per campaign. Kolom balasan Inbox hanya mengirim teks ke kontak yang sudah menulis lebih dulu.


