01Arti konversi dan tracking konversi
Konversi adalah tindakan yang Anda anggap bernilai bagi bisnis. Halaman bantuan Google Ads tentang pengukuran konversi memberi contoh pembelian, pendaftaran, atau panggilan telepon. Pengiklan sendiri yang memilih tindakan mana yang dihitung, jadi konversi tidak punya satu definisi baku. Toko online biasanya menghitung pembelian, sekolah menghitung pendaftaran, dan bisnis jasa sering menghitung chat atau janji survei.
Tracking konversi adalah pekerjaan di belakang angka itu. Tindakan dicatat saat terjadi, dicocokkan dengan klik atau tayangan iklan sebelumnya, lalu masuk ke laporan. Bila salah satu langkah ini putus, iklan tetap tayang, tetapi Anda tidak tahu iklan mana yang menghasilkan apa.
| Istilah | Artinya | Contoh |
|---|---|---|
| Konversi | Satu tindakan bernilai yang Anda pilih untuk dihitung. | Satu pembelian, satu formulir terkirim, atau satu chat masuk. |
| Tracking konversi | Proses mencatat konversi dan mengaitkannya ke iklan. | Pixel mengirim event Purchase saat halaman terima kasih terbuka. |
| Conversion rate | Persentase orang yang melakukan konversi dari satu tahap. | 40 chat dari 1.000 klik berarti 4%. |
| Atribusi iklan | Aturan iklan mana yang mendapat kredit atas sebuah konversi. | Klik terakhir sebelum pembelian mendapat kreditnya. |
Tracking konversi menyediakan bahannya, sedangkan conversion rate dan atribusi adalah cara membaca bahan itu. Angka biaya per konversi atau ROAS tidak bisa lebih akurat daripada data konversi yang tercatat.
02Cara kerja tracking konversi
Detail teknisnya berbeda di tiap platform, tetapi urutannya hampir selalu sama. Contoh berikut memakai iklan yang mengarah ke website.
- Tentukan konversinya. Pilih tindakan yang dihitung, misalnya pembelian yang berakhir di halaman terima kasih, lalu buat konversinya di akun iklan. Di Google Ads namanya conversion action, di Meta bentuknya event.
- Pasang penanda. Kode platform dipasang di website, misalnya Google tag atau Meta Pixel, atau server bisnis disiapkan untuk mengirim data.
- Tandai klik. Saat orang mengklik iklan, platform menyimpan jejak klik itu. Google menulis bahwa cookie sementara ditaruh di perangkat orang yang mengklik. Platform juga bisa memakai click ID yang dibawa di URL tujuan. Google, misalnya, memakai GCLID untuk mencocokkan konversi offline yang diimpor.
- Catat tindakannya. Saat tindakan terjadi, kode di halaman atau server mengirim event ke platform. Menurut Google, sistemnya mengenali cookie tadi lewat tag lalu mencatat satu konversi.
- Cocokkan dan hitung. Platform mengaitkan event dengan klik atau tayangan yang terjadi dalam jendela atribusi, lalu menampilkannya di kolom konversi atau hasil.
- Pakai hasilnya. Data konversi dipakai untuk laporan dan untuk optimasi. Meta menulis bahwa data dari Conversions API dipakai untuk mengoptimalkan penargetan, mengukur hasil, dan menurunkan cost per result.
Langkah ketiga sampai kelima menjelaskan kenapa konversi bisa hilang dari laporan. Bila URL tujuan dialihkan dan click ID terbuang, bila kode tidak terpasang di halaman tempat tindakan terjadi, atau bila tindakan terjadi di luar website, platform tidak punya bahan untuk mencocokkan.
03Jalur tracking konversi di Meta, Google Ads, dan TikTok
Meta, Google Ads, dan TikTok sama-sama punya dua jalur. Kode di browser, yaitu Meta Pixel, Google tag, dan TikTok Pixel, mencatat tindakan di website, sedangkan Conversions API, impor konversi offline Google Ads, dan Events API TikTok menerima kejadian dari server atau unggahan. Jalur server ini biasa disebut server-side tracking, dan konversi yang terjadi di luar website lalu dilaporkan kembali disebut offline conversion. Rincian tiap platform, dari click ID sampai tempat mengecek event, ada di cara tracking iklan di Meta, Google, dan TikTok.
04Di alur iklan ke WhatsApp
Untuk bisnis yang closing di WhatsApp, konversi yang paling berarti terjadi di dalam chat: pesan pertama masuk, lead yang dinilai serius, dan closing dengan nominalnya. Tag di landing page berhenti di klik tombol WhatsApp. Tag itu tidak tahu apakah pesan benar-benar terkirim, apalagi apakah orang itu membeli. Jadi tahap sesudah klik harus dicatat oleh sistem yang menerima chat, lalu dikirim ke platform iklan lewat jalur server.
| Tahap | Terlihat oleh tag di website? | Tercatat di Dalekta sebagai |
|---|---|---|
| Klik tombol WhatsApp | Ya, bila klik tombol dipasang sebagai event. | Click CTA, bila tombol memakai link rotator Dalekta. |
| Chat pertama masuk | Tidak, karena terjadi di aplikasi WhatsApp. | Masuk WA, bila pesan membawa kode tracking seperti [D-ABC123]. |
| Lead dinilai serius | Tidak. | MQL atau Prospek, dari Rules atau diubah sales. |
| Closing | Tidak. | Closing dengan nominal, diisi sales saat mengubah status atau dibaca Rules dari pesan CS. |
Lewat Event Mapping, tiap tahap Dalekta bisa dipetakan ke event platform, misalnya Masuk WA ke Lead dan Closing ke Purchase yang membawa nilai. Ke Meta, event dikirim lewat Conversions API. Google Ads masih beta dan TikTok belum didukung. Mapping yang tersimpan belum membuktikan event diterima platform. Status tiap kiriman, berhasil atau gagal beserta pesan errornya, dibaca di Tracking → Event Logs, seperti dijelaskan di dokumentasi Event Logs.
Lead dari iklan Click to WhatsApp dikenali dari data iklan di pesan pertama, bukan dari kode tracking. Event untuk lead seperti itu dikirim ke Meta sebagai event website tanpa click ID. Nilai ctwa_clid disimpan di lead bila Meta menyertakannya, tetapi tidak ikut dikirim. Rinciannya ada di bab Click to WhatsApp.
Tahap mana yang sebaiknya dikirim, dan kenapa klik tombol jangan dipetakan ke Purchase, dibahas di tracking konversi WhatsApp. Bila Anda baru mulai, urutan pemasangan dari session WhatsApp sampai test end-to-end ada di Quick Setup.
05Cara mengecek tracking konversi berjalan
Tempat mengecek event di Meta Events Manager, status konversi di Google Ads, TikTok Pixel Helper, dan Tracking → Event Logs di Dalekta dirangkum di cara mengecek tracking iklan.
06Sumber resmi, dibaca 20 Oktober 2026
Halaman resmi berikut dibuka pada 20 Oktober 2026. Platform bisa mengubah nama menu dan aturannya, jadi cek halaman aslinya sebelum memasang konversi.
07Kesalahan yang sering terjadi
- Menghitung klik tombol WhatsApp sebagai konversi utama. Klik hanya berarti WhatsApp terbuka, belum tentu pesan terkirim, jadi konversi di platform bisa jauh lebih banyak daripada chat yang benar-benar masuk.
- Mengirim kejadian yang sama dari Pixel dan dari server tanpa ID event yang sama. Platform bisa menghitungnya dua kali, dan biaya per konversi terlihat lebih murah daripada kenyataannya.
- Memetakan tahap awal seperti chat masuk ke Purchase. Laporan pendapatan dan sinyal optimasi menjadi rancu karena platform mengira setiap chat adalah pembelian.
- Menganggap angka konversi di platform harus sama persis dengan catatan sendiri. Jendela atribusi, model atribusi, dan waktu pemrosesan berbeda, jadi bandingkan arah dan besar selisihnya, bukan angka per angka.
08Pertanyaan umum
Apakah tracking konversi sama dengan conversion tracking?
Sama. Conversion tracking adalah istilah bahasa Inggris yang dipakai di menu dan halaman bantuan platform iklan, sedangkan tracking konversi atau pelacakan konversi adalah sebutan yang umum dipakai pengiklan di Indonesia. Keduanya berarti mencatat tindakan bernilai sesudah iklan dan mengaitkannya ke iklan asalnya.
Apakah tracking konversi bisa dilakukan tanpa website?
Bisa. Meta menerima event dari server dan CRM lewat Conversions API, Google Ads menerima impor konversi offline lewat file atau API, dan TikTok menerima event offline dan CRM lewat Events API. Yang dibutuhkan adalah catatan tindakan yang bisa dikaitkan ke klik iklan, misalnya lewat click ID, atau ke data pelanggan yang diminta platform.
Tindakan apa saja yang bisa dihitung sebagai konversi?
Tindakan apa pun yang Anda anggap bernilai bagi bisnis dan bisa dicatat. Halaman bantuan Google Ads tentang pengukuran konversi memberi contoh pembelian, pendaftaran, dan panggilan telepon. Toko online biasanya menghitung pembelian, sekolah menghitung pendaftaran, dan bisnis jasa sering menghitung chat masuk atau janji survei. Pengiklan sendiri yang memilihnya, lalu membuat konversi itu di akun iklan sebagai conversion action di Google Ads atau event di Meta.
Platform iklan apa saja yang bisa menerima konversi dari Dalekta?
Yang sudah aktif adalah Meta, lewat Conversions API. Pengiriman konversi ke Google Ads masih beta dan belum terbukti untuk semua akun. Pengiriman ke TikTok masih direncanakan dan belum bisa dipakai. Tahap lead tetap tercatat di Dalekta untuk laporan, walaupun tidak dikirim ke platform mana pun.
