01Cara kerja server-side tracking
- Sebuah kejadian tercatat di sistem bisnis, misalnya kunjungan halaman, chat masuk, perubahan status lead, atau pembayaran.
- Server menyusun event berisi nama event, waktu kejadian, dan petunjuk pencocokan, seperti click ID atau nomor telepon yang di-hash.
- Server mengirim event itu ke API platform iklan. Di Meta, alamat tujuannya adalah Pixel ID atau dataset ID, dan access token menjadi kuncinya.
- Platform mencoba mencocokkan event dengan pengguna dan klik iklan, lalu memakainya untuk pelaporan dan optimasi.
Meta menjelaskan Conversions API sebagai sambungan antara data pemasaran pengiklan, dari server, platform website, aplikasi, atau CRM, dengan sistem Meta. Menurut Meta, event dari server ditautkan ke sebuah dataset ID dan diproses seperti event yang dikirim Meta Pixel. Arti dataset ada di dataset Meta.
02Server-side dan client-side
Client-side tracking berjalan di browser lewat script, misalnya Meta Pixel. Server-side tracking berjalan di server setelah sistem mencatat kejadiannya.
| Aspek | Client-side (browser) | Server-side (server) |
|---|---|---|
| Tempat berjalan | Script di halaman web, di browser pengunjung. | Server bisnis atau alat yang dipakainya. |
| Yang terlihat | Hanya halaman yang memuat script. | Semua yang tercatat di sistem, termasuk chat dan closing. |
| Gangguan yang umum | Pemblokir iklan, pengaturan browser, dan koneksi yang putus. | Data pencocokan kurang, token salah, atau pemetaan event keliru. |
| Petunjuk pencocokan | Cookie dan data browser tersedia saat itu juga. | Hanya data yang sudah dikumpulkan dan disimpan sistem. |
Meta menyarankan keduanya dipakai berdampingan untuk event website yang sama, dengan deduplikasi supaya satu kejadian tidak terhitung dua kali. Caranya dibahas di deduplikasi event Pixel dan CAPI.
Istilah server-side tracking juga dipakai untuk server-side tagging, yaitu memindahkan tag pengukuran dari website ke server container, misalnya di Google Tag Manager. Itu pendekatan yang berbeda dari mengirim event langsung ke API platform iklan.
03Di alur iklan ke WhatsApp
Di Dalekta, semua event ke Meta dikirim dari server lewat Conversions API. Dalekta tidak memuat Meta Pixel di browser pengunjung. Tabel berikut mengikuti satu calon customer dari iklan Meta ke landing page, lalu ke WhatsApp, sampai closing. Kode dan nominalnya ilustrasi.
| Tahap di Dalekta | Dari mana Dalekta tahu | Yang dikirim server ke Meta |
|---|---|---|
| Visit LP | Script tracking di landing page melaporkan kunjungan, UTM, dan click ID ke Dalekta. | Event hasil mapping, bila tahap ini dipetakan. |
| Click CTA | Link rotator dibuka. Link itu melewati server Dalekta sebelum mengarah ke WhatsApp, jadi kliknya tercatat di server. | Event hasil mapping, misalnya Contact. |
| Masuk WA | Pesan pertama berkode [D-7K2PQ] masuk ke nomor WhatsApp yang terhubung. | Misalnya Lead, dengan nomor telepon dan nama profil WhatsApp yang di-hash, serta fbp dan fbc bila ada. |
| MQL dan Prospek | Rules membaca percakapan, AI Agent menaikkan tahap, atau tim mengubah tahap di Leads atau Inbox. | Event hasil mapping, bila tahapnya dipetakan. |
| Closing | Nominal Rp 3.800.000 dicatat di Leads atau dibaca Rules dari pesan sales. | Misalnya Purchase, dengan value 3800000 dan currency IDR. |
Sebuah tahap hanya terkirim bila Pixel ID dan Access Token tersimpan di Tracking Ads, tahap itu dipetakan di Event Mapping, dan lead terdeteksi berasal dari iklan Meta. Semua tahap dikirim sebagai event website, termasuk yang terjadi di chat. Dalekta tidak memakai Conversions API for Business Messaging.
| Hal | Terbantu? | Penjelasan |
|---|---|---|
| Tahap setelah chat dimulai | Ya | Masuk WA sampai Closing terjadi di WhatsApp. Script di halaman tidak melihatnya, sedangkan server Dalekta mencatatnya. |
| Pengiriman ke Meta | Ya | Event tidak melewati script Meta di browser, jadi pemblokir di browser tidak menghalangi pengiriman ini. |
| Pencatatan kunjungan | Tidak | Visit LP dilaporkan script tracking Dalekta yang berjalan di browser. Bila script itu tidak termuat, kunjungan tanpa klik WhatsApp tidak tercatat. |
| Pencocokan ke iklan | Tidak | Meta yang menentukan. Lead CTWA tidak punya kunjungan halaman, jadi event-nya hanya membawa nomor telepon, nama profil, dan ID lead yang di-hash. |
| Event ganda dengan Pixel Anda | Tidak | Event Dalekta tidak berbagi event ID dengan Pixel yang Anda pasang sendiri. Nama event yang sama bisa terhitung dua kali. |
Status tiap pengiriman bisa dibaca di menu Event Logs, lalu dicocokkan dengan Events Manager. Langkah setup ada di dokumentasi Meta CAPI.
04Kapan server-side tracking diperlukan
- Konversi terjadi di luar website, misalnya di chat, telepon, atau toko. Konsepnya dibahas di offline conversion.
- Sebagian event browser hilang karena pemblokir iklan atau pembatasan browser. Gejalanya ada di data Pixel Facebook hilang.
- Nilai transaksi baru diketahui setelah pengunjung meninggalkan halaman, misalnya nominal closing yang disepakati di chat.
Kirim event sedekat mungkin dengan waktu kejadiannya. Dokumentasi Conversions API menyebut waktu kejadian boleh paling lama 7 hari sebelum event dikirim, dan Meta menyarankan pengiriman waktu nyata atau sedekat mungkin dengan itu.
Server-side tracking tidak menghapus kewajiban atas data pelanggan. Data yang dikirim tetap harus mengikuti ketentuan Meta Business Tools, dan Meta meminta pengiklan tidak membagikan informasi sensitif yang dilarang ketentuan itu.
05Kesalahan yang sering terjadi
- Mengira server-side tracking tidak butuh apa pun di browser. Kunjungan dan click ID tetap ditangkap di halaman, jadi script tracking harus terpasang dan URL iklan harus membawa parameternya.
- Menganggap event dari server pasti cocok dengan iklan. Platform yang menentukan pencocokan, dan event dengan sedikit petunjuk pencocokan lebih sulit dikenali.
- Mengirim event yang sama dari Pixel dan dari server tanpa event ID yang sama. Meta bisa menghitungnya sebagai dua kejadian.
- Menyamakan Conversions API dengan server container Google Tag Manager. Yang pertama adalah API milik Meta, yang kedua tempat menjalankan tag di server. Dalekta hanya memakai yang pertama.
06Pertanyaan umum
Apa bedanya server-side tracking dan client-side tracking?
Client-side tracking mengirim event dari script di browser pengunjung, misalnya Meta Pixel, jadi hanya melihat halaman web yang memuat script itu. Server-side tracking mengirim event dari server setelah sistem mencatat kejadiannya, jadi bisa melaporkan kejadian di luar halaman seperti chat dan closing. Meta menyarankan keduanya dipakai bersama untuk event website yang sama.
Apakah server-side tracking sama dengan Conversions API?
Tidak persis. Server-side tracking adalah istilah umum untuk pengiriman event dari server. Conversions API adalah jalur milik Meta untuk itu. Platform lain punya jalurnya sendiri, dan istilah yang sama juga dipakai untuk server-side tagging di Google Tag Manager. Di Dalekta, yang aktif adalah pengiriman ke Meta lewat Conversions API, sedangkan conversion Google Ads masih beta.
Apakah Dalekta menyediakan server container Google Tag Manager?
Tidak. Dalekta bukan alat server-side tagging umum. Dalekta tidak menjalankan server container dan tidak meneruskan event bebas dari website Anda. Yang dikirim ke Meta hanya tahap lead, yaitu Visit LP, Click CTA, Masuk WA, MQL, Prospek, dan Closing, sesuai pemetaan Anda di Event Mapping. Script tracking Dalekta sendiri bisa dipasang lewat Google Tag Manager biasa.
Apakah server-side tracking kebal terhadap pemblokir iklan?
Sebagian. Pengiriman dari server ke Meta tidak lewat browser, dan Meta menyebut Conversions API lebih tahan terhadap pembatasan browser dan pemblokir iklan. Tetapi data awal tetap dikumpulkan di halaman. Di Dalekta, kunjungan halaman dilaporkan script tracking di browser. Bila script itu tidak termuat, kunjungan tanpa klik WhatsApp tidak tercatat.
