Lewati navigasi utama
Metrik & funnel

Apa itu CAC? Biaya mendapatkan satu pelanggan baru dan cara menghitungnya

CAC adalah singkatan dari Customer Acquisition Cost, yaitu rata-rata biaya yang Anda keluarkan untuk mendapatkan satu pelanggan baru. Rumusnya total biaya akuisisi, yaitu biaya iklan ditambah biaya penjualan dan pemasaran lain yang Anda pilih, dibagi jumlah pelanggan baru pada periode yang sama. Karena isi biayanya tidak baku, sebutkan apa saja yang Anda masukkan setiap kali menulis angka CAC.

Disebut juga: Customer Acquisition Cost, biaya akuisisi pelanggan, biaya mendapatkan pelanggan baru

CAC: Metrik & funnel

01Rumus CAC dan cara menghitungnya

CAC dihitung dengan menjumlahkan biaya yang Anda keluarkan untuk mendapatkan pelanggan pada satu periode, lalu membaginya dengan jumlah pelanggan baru pada periode yang sama. Menurut penjelasan Corporate Finance Institute yang dibaca pada 16 Oktober 2026, pembilangnya mencakup biaya iklan dan pemasaran, komisi serta gaji tim penjualan dan pemasaran, dan biaya pendukung kedua fungsi itu.

  • Biaya iklan, yaitu spend di Ads Manager atau di platform iklan lain.
  • Biaya konten iklan, misalnya desain, foto, video, kreator, atau agency.
  • Biaya tim yang menutup penjualan, yaitu gaji atau komisi sales dan CS yang membalas chat.
  • Alat yang dipakai untuk menjual, misalnya langganan software chat, bila Anda memutuskan memasukkannya.

Tidak ada aturan baku tentang biaya mana yang wajib masuk. Pilih daftarnya, tulis di samping angka CAC, dan pakai daftar yang sama setiap periode, sebab CAC dengan isi biaya berbeda tidak bisa dibandingkan.

  1. Tetapkan periode, misalnya satu bulan penuh.
  2. Tulis biaya yang ikut dihitung, lalu jumlahkan untuk periode itu.
  3. Hitung pelanggan baru pada periode yang sama, yaitu orang yang membeli untuk pertama kali. Pembeli lama yang memesan lagi tidak ikut.
  4. Bagi total biaya dengan jumlah pelanggan baru.
Komponen (rekaan)Jumlah
Biaya iklan di MetaRp 8.400.000
Komisi tim salesRp 3.500.000
Desain dan foto konten iklanRp 2.100.000
Total biaya akuisisiRp 14.000.000
Pelanggan baru pada bulan itu35
CACRp 14.000.000 ÷ 35 = Rp 400.000
Contoh di sini rekaanBisnis, angka, dan kode lead dalam contoh halaman ini dibuat untuk menunjukkan cara hitung. Ganti dengan angka bisnis Anda sendiri.

02CAC, CPA, dan biaya per closing

Semuanya membagi biaya dengan jumlah hasil. Bedanya ada di dua hal, yaitu biaya apa yang masuk pembilang dan apa yang dihitung sebagai hasil. Tabel berikut melanjutkan contoh katering di atas, dengan 140 chat dan 42 closing pada bulan yang sama. Dari 42 closing itu, 35 adalah pelanggan baru dan 7 adalah pelanggan lama yang memesan lagi.

UkuranPembilangPenyebutHasil pada contoh
CPLBiaya iklan Rp 8.400.000Lead, yaitu 140 chatRp 60.000
Biaya per closingBiaya iklan Rp 8.400.000Semua closing, baru dan lama: 42Rp 200.000
CPA dengan akuisisi pelanggan baruBiaya iklan Rp 8.400.000Pelanggan baru: 35Rp 240.000
CACBiaya iklan ditambah biaya penjualan dan pemasaran lain: Rp 14.000.000Pelanggan baru: 35Rp 400.000

CPA sama dengan CAC hanya bila akuisisi di CPA adalah pelanggan baru dan CAC Anda hanya memasukkan biaya iklan. Biaya per closing berbeda karena penyebutnya semua closing, jadi pelanggan lama yang memesan lagi membuatnya tampak lebih murah daripada biaya mendapatkan orang baru. Kalkulator CPA menghitung CPL, CPA, dan closing rate dari biaya iklan, lead, dan closing yang Anda ketik. Biaya di luar iklan dan pemisahan pelanggan baru tetap Anda hitung sendiri.

ROAS membandingkan revenue dengan biaya iklan, sedangkan CAC membandingkan biaya dengan jumlah pelanggan. MER memakai total revenue dan total biaya iklan semua kanal. Ketiganya menjawab pertanyaan yang berbeda, jadi baca bersama.

03CAC dan LTV: kapan biaya itu kembali

CAC menjawab berapa biaya mendapatkan satu pelanggan. LTV menjawab berapa nilai yang dibawa pelanggan itu selama ia membeli. Keduanya dibaca bersama, sebab CAC yang tinggi bisa layak untuk pelanggan yang membeli berulang, dan CAC yang rendah bisa tetap merugi bila pelanggan hanya membeli sekali dengan margin tipis. Perbandingan memakai LTV laba kotor, bukan omzet.

Angka (rekaan)Nilai
CACRp 400.000
Nilai pesanan rata-rataRp 350.000
Margin kotor40%
Laba kotor satu pesananRp 350.000 × 40% = Rp 140.000
Pembelian per pelanggan dalam 6 bulan4
LTV laba kotor 6 bulanRp 140.000 × 4 = Rp 560.000
LTV laba kotor ÷ CACRp 560.000 ÷ Rp 400.000 = 1,4

Pesanan pertama belum menutup CAC, sebab laba kotornya Rp 140.000. Biaya itu baru kembali pada pembelian ketiga, yaitu 3 × Rp 140.000 = Rp 420.000, dan hanya bila pelanggan benar-benar kembali. Selama itu uangnya sudah keluar lebih dulu, jadi arus kas ikut dipertimbangkan.

Sebagian panduan pemasaran memakai patokan rasio LTV terhadap CAC sekitar 3:1 atau lebih sebagai tanda akuisisi yang sehat. Anggap itu titik awal diskusi, bukan aturan. Margin, arus kas, dan lama pelanggan bertahan di bisnis Anda yang menentukan batasnya.

04Di alur iklan ke WhatsApp

Pada bisnis yang menutup penjualan di WhatsApp, pelanggan adalah lead yang sampai ke Closing, dan pelanggan baru adalah sebagian dari mereka. Dalekta tidak punya kolom CAC dan tidak menghitungnya. Yang tersedia di Campaign Report adalah bahannya: kolom WhatsApp, Closing, dan Revenue per campaign, serta Spend campaign Meta bila Meta Ads terhubung di Ad Connections dan akun iklannya dipilih. Biaya lain, seperti komisi sales dan konten, Anda tambahkan sendiri.

  1. Pengunjung dari iklan menekan tombol WhatsApp di landing page yang memakai link rotator Dalekta. Pesan awalnya terisi kode tracking seperti [D-8RCV2]. Bila kode itu tetap utuh saat pesan terkirim, chat dicocokkan dengan klik tadi dan menjadi lead Masuk WA.
  2. Sales menutup pesanan di chat, lalu mengisi status Closing beserta nominalnya di Leads. Rules juga bisa membaca nominal dari pesan sales bila frasa Closing sudah diatur.
  3. Di Campaign Report, pilih rentang tanggal 1 sampai 31 Oktober, bukan Semua Data, lalu buka baris Meta. Campaign Katering Oktober menunjukkan 140 WhatsApp dan 42 Closing.
  4. Ambil Spend campaign itu untuk rentang yang sama, yaitu Rp 8.400.000, dari Campaign Report atau dari Ads Manager bila Spend tidak tersedia. Kolom Biaya per closing, yang ditampilkan lewat Atur kolom, menunjukkan Rp 200.000.
  5. Pisahkan pelanggan baru dari catatan penjualan Anda. Closing di Campaign Report adalah jumlah lead yang berstatus Closing, bukan jumlah pesanan, dan Dalekta tidak menandai lead sebagai pelanggan baru atau lama. Pelanggan lama yang kembali lewat iklan bisa ikut terhitung sebagai lead Closing. Ekspor lead Closing dari halaman Leads, lalu cocokkan kolom Phone dengan catatan penjualan. Anggap 35 dari 42 closing itu pelanggan baru.
  6. Tambahkan biaya yang Anda pilih: komisi sales Rp 3.500.000 dan konten Rp 2.100.000. CAC = (Rp 8.400.000 + Rp 3.500.000 + Rp 2.100.000) ÷ 35 = Rp 400.000.

Lead iklan Click to WhatsApp ada di grup Meta. Barisnya memakai nama campaign dari Meta bila Meta Ads terhubung dan akun iklannya dipilih, dan Spend tampil di baris campaign itu bila nama campaign-nya terbaca dari Meta. Tanpa itu lead masuk baris Click to WhatsApp tanpa campaign, yang tidak punya biaya, jadi ambil biayanya dari Ads Manager. Biaya dari Google Ads atau kanal lain tidak dibaca Campaign Report, jadi tambahkan sendiri bila kanal itu ikut membawa pelanggan.

Tanggal biaya dan tanggal closing berbedaCampaign Report mencatat Closing pada tanggal closing, sedangkan biaya iklan jatuh pada hari iklan tayang. Closing bulan ini bisa berasal dari chat bulan lalu, jadi CAC rentang pendek mudah meleset, terutama untuk produk yang butuh waktu lama sebelum dibeli. Dashboard mengelompokkan lead menurut tanggal chat dimulai, sehingga angkanya bisa berbeda dari Campaign Report.

05Kesalahan yang sering terjadi

  • Membandingkan CAC yang isi biayanya berbeda. CAC hanya iklan Rp 240.000 dan CAC penuh Rp 400.000 bisa berasal dari bisnis yang sama pada bulan yang sama.
  • Membagi biaya dengan semua closing, bukan pelanggan baru. Pelanggan lama yang memesan lagi membuat CAC tampak lebih murah daripada kenyataannya.
  • Memasangkan biaya satu periode dengan pelanggan dari periode lain. Biaya Oktober dibagi closing yang berasal dari chat September menghasilkan angka yang tidak menggambarkan campaign mana pun.
  • Menilai CAC tanpa LTV dan margin. CAC rendah belum berarti menguntungkan bila margin tipis dan pelanggan tidak membeli lagi.

06Pertanyaan umum

Apa kepanjangan CAC dan bagaimana rumusnya?

CAC adalah singkatan dari Customer Acquisition Cost, atau biaya akuisisi pelanggan. Rumusnya total biaya akuisisi dibagi jumlah pelanggan baru pada periode yang sama. Sebagai ilustrasi, biaya iklan dan sales Rp 10.000.000 yang menghasilkan 25 pelanggan baru berarti CAC Rp 400.000. Tulis biaya apa saja yang Anda masukkan.

Apa bedanya CAC dengan CPA?

CPA membagi biaya iklan dengan akuisisi yang Anda definisikan sendiri, misalnya lead atau closing. CAC membagi biaya akuisisi yang lebih lengkap, termasuk penjualan dan pemasaran lain, dengan pelanggan baru. Keduanya bisa menghasilkan angka yang sama bila akuisisi CPA adalah pelanggan baru dan CAC hanya memasukkan biaya iklan.

Berapa CAC yang dianggap bagus?

Tidak ada angka yang berlaku untuk semua bisnis. Batas CAC adalah laba kotor yang dibawa seorang pelanggan, yaitu LTV laba kotor. Sebagai ilustrasi, bila LTV laba kotor Rp 560.000, CAC di atas angka itu berarti rugi pada pelanggan tersebut. Hitung batas dari margin dan pola beli bisnis Anda, bukan dari patokan bisnis lain.

Dari mana angka CAC kalau penjualan terjadi di WhatsApp?

Dalekta tidak punya kolom CAC. Campaign Report menyediakan Closing dan Revenue per campaign, serta Spend campaign Meta bila Meta Ads terhubung di Ad Connections dan akun iklannya dipilih. Ambil jumlah pelanggan baru dari catatan penjualan Anda, tambahkan biaya non-iklan yang Anda pilih, lalu bagi total biaya dengan pelanggan baru pada rentang tanggal yang sama.

07Istilah terkait

Semua istilah

Coba Dalekta

Lihat campaign mana yang benar-benar closing di WhatsApp.

Masuk dengan Google untuk mencoba Signal Lite 7 hari tanpa kartu kredit. Trial Lite tidak mencakup AI Agent.