01Rumus CPA dan arti huruf A
CPA dihitung dengan membagi biaya iklan dengan jumlah akuisisi pada periode yang sama.
| Kepanjangan | Yang dihitung | Contoh pada bisnis WhatsApp |
|---|---|---|
| Cost per Acquisition | Pelanggan baru atau transaksi yang berhasil. | Satu closing dengan nominal. |
| Cost per Action | Aksi apa pun yang Anda tetapkan. | Satu chat masuk atau satu klik tombol WhatsApp. |
Kedua kepanjangan lazim dipakai, jadi sebut aksinya setiap kali menulis angka CPA, misalnya CPA chat atau CPA closing.
02CPA, CPL, dan biaya per closing
Ketiganya sama-sama membagi biaya iklan. Bedanya ada di penyebut.
| Ukuran | Penyebut |
|---|---|
| CPA | Aksi yang Anda tetapkan sendiri. |
| CPL | Jumlah lead. |
| Biaya per closing | Jumlah closing. |
CPA sama dengan CPL bila akuisisinya lead, dan sama dengan biaya per closing bila akuisisinya closing.
03Di alur iklan ke WhatsApp
Dalekta tidak menyediakan kolom CPA dengan definisi akuisisi bebas. Bila Meta Ads terhubung di Ad Connections dan akun iklannya dipilih, Campaign Report menyediakan CPL (WhatsApp), serta Biaya per MQL dan Biaya per closing lewat Atur kolom, untuk campaign Meta yang memenuhi syarat. Jika akuisisi Anda tahap lain, bagi Spend campaign dengan jumlah tahap itu pada periode yang sama. Panduannya ada di dokumentasi Dashboard & Report.
| Bahan | Sumber | Catatan |
|---|---|---|
| Jumlah akuisisi per campaign | Campaign Report Dalekta, kolom WhatsApp, MQL, Prospek, atau Closing | Pilih satu tahap sebagai akuisisi. |
| Biaya iklan per campaign | Campaign Report atau Ads Manager | Spend campaign Meta tampil bila Meta Ads terhubung di Ad Connections, akun iklannya dipilih, ID cocok, dan delivery lengkap. Ads Manager tetap sumber untuk baris Click to WhatsApp yang masih memakai judul iklan, campaign yang belum cocok, serta level adset/ad. |
| Periode | Rentang tanggal yang sama di keduanya | Hindari preset Semua Data, yang menghitung semua lead tersimpan di setiap tahap. |
Contoh ilustrasi ini melanjutkan klinik gigi di atas.
- Pengunjung dari iklan menekan tombol WhatsApp di landing page yang memakai link rotator Dalekta. Pesan awalnya terisi kode tracking seperti
[D-K7M2P]. Bila kode itu tetap utuh saat pesan terkirim, chat dicocokkan dengan klik tadi dan menjadi lead Masuk WA. - Sales menutup transaksi di chat, lalu mengisi nominal dan status Closing di lead. Rules juga bisa membaca nominal dari pesan sales bila frasa Closing sudah diatur.
- Di Campaign Report, pilih 1 sampai 30 September, klik baris Meta, lalu baca baris campaign. Nama campaign berasal dari parameter UTM di URL iklan. Campaign Pemutihan Gigi menunjukkan 40 WhatsApp dan 8 Closing.
- Gunakan Spend di Campaign Report bila Meta Ads terhubung dengan akun iklan terpilih, campaign cocok, dan delivery lengkap. Untuk contoh ini nilainya Rp 6.000.000. Bila Spend tidak tersedia, periksa campaign dan periode yang sama di Ads Manager.
- Bagi sesuai akuisisi pilihan Anda: Rp 6.000.000 ÷ 40 = Rp 150.000 per chat, atau Rp 6.000.000 ÷ 8 = Rp 750.000 per closing.
Lead iklan Click to WhatsApp ada di grup Meta. Barisnya memakai nama campaign dari Meta bila Meta Ads terhubung dan akun iklannya dipilih, dan Spend tampil di baris campaign itu bila nama campaign-nya terbaca dari Meta. Tanpa itu barisnya memakai judul iklan atau ID sumber dari pesan WhatsApp dan tidak punya biaya, jadi ambil biayanya dari Ads Manager dan cocokkan lewat ID sumber yang tampil di level iklan sebelum membagi.
04Kesalahan yang sering terjadi
- Membandingkan CPA yang akuisisinya berbeda. CPA chat Rp 150.000 dan CPA closing Rp 750.000 bisa berasal dari campaign yang sama dan tidak untuk dibandingkan.
- Memakai detail Spend akun sebagai biaya satu campaign. Total akun mencakup semua campaign di akun itu, jadi CPA satu campaign tampak terlalu mahal.
- Mengira semua chat dari iklan terhitung. Chat yang pesan pertamanya tidak membawa kode tracking atau data iklan Click to WhatsApp tidak menjadi lead di Dalekta, jadi CPA hitungan Anda bisa tampak terlalu tinggi.
- Menyamakan biaya per hasil di Ads Manager dengan CPA bisnis. Arti hasil di Ads Manager mengikuti tujuan campaign, jadi angkanya belum tentu menghitung closing yang terjadi di chat.
05Pertanyaan umum
Apa kepanjangan CPA?
CPA bisa berarti Cost per Acquisition atau Cost per Action. Keduanya memakai rumus yang sama, yaitu biaya iklan dibagi jumlah akuisisi. Bedanya ada pada apa yang dihitung: pelanggan atau transaksi baru untuk Cost per Acquisition, dan aksi apa pun yang Anda tetapkan untuk Cost per Action.
Apa bedanya CPA dan CPL?
CPL membagi biaya iklan dengan jumlah lead, sedangkan CPA membaginya dengan akuisisi yang Anda definisikan sendiri. Bila akuisisinya lead, nilainya sama dengan CPL. Bila akuisisinya closing, nilainya sama dengan biaya per closing. Karena itu, sebutkan aksinya saat memakai istilah CPA.
Berapa CPA yang dianggap bagus?
Tidak ada angka yang berlaku untuk semua bisnis. Batas CPA closing adalah laba per closing. Sebagai ilustrasi, bila satu closing menyisakan laba kotor Rp 1.000.000 sebelum biaya iklan, CPA closing di atas Rp 1.000.000 berarti rugi pada transaksi pertama itu. Bandingkan CPA dengan margin Anda, bukan dengan patokan bisnis lain.
Dari mana angka CPA kalau closing terjadi di WhatsApp?
Tetapkan dulu tahap yang Anda anggap akuisisi. Bila Meta Ads terhubung di Ad Connections dan akun iklannya dipilih, CPL (WhatsApp) tersedia di Campaign Report untuk campaign Meta yang memenuhi syarat, dan Biaya per MQL serta Biaya per closing bisa ditampilkan lewat Atur kolom. Untuk definisi lain, bagi Spend campaign dengan jumlah tahap yang dipilih pada periode yang sama. Tidak ada pembuat formula CPA bebas.
