Lewati navigasi utama
WhatsApp & lead

Apa itu WABA? Akun WhatsApp Business untuk nomor dan template

WABA adalah akun bisnis di WhatsApp Business Platform milik Meta. Nama lengkapnya WhatsApp Business Account. Sebuah WABA menaungi nomor telepon bisnis dan template pesan, dan dikelola lewat alat Meta serta API seperti Cloud API. Akun ini berbeda dari aplikasi WhatsApp Business yang dipasang dan dipakai langsung di ponsel.

Disebut juga: WhatsApp Business Account, akun WhatsApp Business

WABA: WhatsApp & lead

01WABA, nomor, Business portfolio, dan Cloud API

WABA berada di dalam Business portfolio milik bisnis Anda di Meta, lalu menaungi nomor dan template. Cloud API adalah jalur untuk mengirim dan menerima pesan lewat nomor-nomor itu.

KomponenPerannya
Business portfolioWadah aset bisnis di Meta, dulu dikenal sebagai Business Manager. WABA dimiliki dan akses tim diatur di sini.
WABAAkun di WhatsApp Business Platform yang menaungi nomor telepon bisnis dan template pesan.
Nomor telepon bisnisNomor yang terdaftar di sebuah WABA dan dipakai berbalas chat dengan customer lewat API.
Template pesanFormat pesan yang diajukan ke Meta untuk disetujui dan dikelola di tingkat WABA. Dipakai untuk pesan di luar jendela layanan 24 jam. Lihat template pesan.
Cloud APIAPI yang di-host Meta. Sistem bisnis atau penyedia layanan memakainya untuk mengirim dan menerima pesan lewat nomor di WABA.

02WABA dan aplikasi WhatsApp Business

Dua hal ini mudah tertukar karena namanya sama-sama memuat WhatsApp Business. Aplikasi WhatsApp Business dipasang di ponsel dan dipakai oleh pemilik atau tim. WABA adalah akun di sisi WhatsApp Business Platform, tempat nomor dan template dikelola lalu dihubungkan ke API.

AspekAplikasi WhatsApp BusinessWABA
WujudAplikasi di ponsel.Akun di WhatsApp Business Platform.
Cara dipakaiMembalas chat langsung dari aplikasi.Pesan dikirim dan diterima lewat API, misalnya Cloud API.

Tanpa Coexistence, sebuah nomor pada umumnya dipakai di salah satunya, aplikasi atau API. Coexistence adalah fitur Meta yang dirancang agar nomor di aplikasi WhatsApp Business tetap bisa dipakai di aplikasi sambil terhubung ke API.

03Di alur iklan ke WhatsApp

WABA berada di sisi sambungan nomor, jadi calon customer tidak melihatnya. Berikut perjalanan dari iklan ke closing di Dalekta hari ini, dengan [D-K7M2Q] sebagai kode contoh untuk ilustrasi.

  1. Calon customer mengetuk iklan Meta lalu membuka landing page Anda yang memasang script tracking Dalekta.
  2. Ia mengetuk tombol WhatsApp di halaman itu. Link rotator Dalekta mencatat klik sebagai Click CTA dan mengisi pesan awal dengan kode seperti [D-K7M2Q].
  3. Calon customer mengirim pesan itu ke salah satu nomor sales di rotator. Hari ini nomor sales tersambung lewat QR di layar WhatsApp Session, sehingga jalur ini tidak memerlukan WABA.
  4. Dalekta membaca kode di pesan pertama dan mencocokkannya dengan klik di langkah 2. Hasilnya lead berstatus Masuk WA dengan data iklan yang tercatat pada klik itu. Pesan pertama tanpa kode, dan tanpa data iklan Click to WhatsApp, tidak menjadi lead.
  5. Perpindahan ke MQL, Prospek, dan Closing diatur oleh Rules atau diubah manual oleh tim sales. Closing manual wajib berisi nominal, yang kemudian dihitung sebagai revenue di Campaign Report.

Pada jalur WhatsApp Cloud API, yang di Dalekta masih pilot terbatas, nomor sales terdaftar di sebuah WABA. Bagi calon customer perjalanannya tetap sama. Bedanya ada di belakang layar: Meta meneruskan pesan masuk ke Dalekta lewat webhook, tanpa perangkat tertaut.

Jalur sambunganPerlu WABAStatus di Dalekta
QR / perangkat tertautTidakDipakai pelanggan hari ini. Status sesi dipantau: Menunggu, Terhubung, Terputus, atau Bermasalah.
WhatsApp Cloud APIYaPilot terbatas, belum tersedia untuk semua pelanggan.
CoexistenceYaBelum dirilis untuk pelanggan, masih diuji secara internal.
Jalur QR tidak memerlukan WABAUntuk menyambungkan nomor sales ke Dalekta hari ini, Anda memindai QR dan tidak perlu menyiapkan WABA. Langkahnya ada di WhatsApp Session.

04Kesalahan yang sering terjadi

  • Menyamakan WABA dengan aplikasi WhatsApp Business di ponsel. Yang satu aplikasi, yang lain akun di WhatsApp Business Platform.
  • Mendaftarkan nomor yang masih dipakai tim di aplikasi WhatsApp Business ke API tanpa memeriksa dampaknya. Tanpa Coexistence, nomor itu pada umumnya tidak bisa lagi dipakai di aplikasi.
  • Mengira memakai Dalekta mengharuskan Anda punya WABA. Hari ini nomor disambungkan lewat QR. WABA baru relevan untuk jalur Cloud API dan Coexistence, yang belum tersedia untuk pelanggan umum.
  • Menganggap WABA membawa data iklan ke Dalekta. Asal chat dibaca dari kode tracking di pesan pertama atau dari data iklan Click to WhatsApp.

05Pertanyaan umum

Apa kepanjangan WABA?

Kepanjangan WABA adalah WhatsApp Business Account, yang kadang ditulis akun WhatsApp Business. Nama itu mudah tertukar dengan aplikasi WhatsApp Business di ponsel, padahal WABA adalah akun di WhatsApp Business Platform milik Meta. Bila menemui tulisan akun WhatsApp Business, cek dulu apakah yang dimaksud aplikasi atau WABA.

Apakah saya perlu WABA untuk memakai Dalekta?

Tidak. Pelanggan Dalekta hari ini menyambungkan nomor sales lewat QR (perangkat tertaut), tanpa WABA. Jalur WhatsApp Cloud API dan Coexistence memakai WABA, tetapi keduanya belum tersedia untuk pelanggan umum: Cloud API masih pilot terbatas dan Coexistence masih diuji secara internal.

Apa hubungan WABA dengan Cloud API?

WABA adalah akun yang menaungi nomor dan template. Cloud API adalah API yang di-host Meta untuk mengirim dan menerima pesan lewat nomor di akun itu. Untuk memakai Cloud API, nomor harus lebih dulu terdaftar di sebuah WABA.

Apakah satu WABA bisa punya beberapa nomor?

Bisa. Sebuah WABA dapat menaungi lebih dari satu nomor telepon bisnis, sementara template dikelola di tingkat WABA. Meta menetapkan batas jumlah nomor dan batas pengiriman, dan batas itu dapat berubah. Periksa dokumentasi resmi Meta untuk angka terbaru.

06Istilah terkait

Semua istilah

Coba Dalekta

Lihat campaign mana yang benar-benar closing di WhatsApp.

Coba Signal Lite 7 hari tanpa kartu kredit, atau pilih jadwal demo bersama tim Dalekta.