01Cara kerja TikTok Ads: tujuan dan tiga level iklan
Iklan TikTok dipasang lewat TikTok for Business, situs TikTok untuk pengiklan. Di halaman versi Indonesianya, Ads Manager disebut sebagai tempat untuk membuat, mengelola, dan mengoptimalkan kampanye. Halaman itu membagi langkah awal menjadi lima: buat akun Ads Manager, tentukan tujuan kampanye, pilih audiens target, tetapkan anggaran, lalu pilih video untuk kampanye.
Di Ads Manager, iklan disusun dalam tiga level: kampanye, grup iklan, dan iklan. Yang diatur di tiap level menurut Pusat Bantuan TikTok:
| Level | Yang diatur di level ini | Contoh isian untuk bisnis yang jualan lewat WhatsApp |
|---|---|---|
| Kampanye | Tujuan, nama kampanye, jenis kampanye (manual, Search Campaign, atau Smart+ Campaign), pilihan split test, dan anggaran kampanye bila memakai Campaign Budget Optimization. | Tujuan Traffic, nama kampanye Kursus Bahasa Oktober. |
| Grup iklan | Penempatan iklan, penargetan audiens (demografis, audiens, minat dan perilaku, perangkat), anggaran dan jadwal, serta bidding dan pengoptimalan. | Usia 25 sampai 44, anggaran harian, jadwal dua minggu. |
| Iklan | Identitas akun TikTok, format (satu video, karosel, atau Collection Ads), materi, teks, CTA, URL tujuan, dan pelacakan dengan TikTok Pixel serta tombol Buat parameter URL. | Video testimoni pelanggan, teks singkat, URL landing page dengan UTM. |
Tujuan kampanye dibagi tiga kelompok. Awareness berisi Jangkauan. Pertimbangan berisi Traffic, Tayangan video, Interaksi komunitas, dan Branded Mission. Konversi berisi Promosi aplikasi, Pengumpulan prospek, dan Penjualan. Untuk bisnis yang berjualan lewat WhatsApp, dua tujuan yang paling relevan adalah Traffic untuk membawa orang ke landing page, dan Pengumpulan prospek, tujuan yang juga dipakai Instant Messaging Ads.
Langkah lengkap membuat kampanye pertama, dari daftar akun sampai iklan ditinjau, ada di cara beriklan di TikTok.
02Alat ukur di TikTok Ads: Pixel, Events API, dan parameter URL
TikTok mencatat tayangan dan klik di aplikasinya sendiri. Apa yang terjadi setelah orang tiba di situs Anda baru terlihat oleh TikTok kalau datanya dikirim. Ini alat yang disediakan TikTok untuk itu.
| Alat | Fungsinya menurut TikTok | Catatan |
|---|---|---|
| TikTok Pixel | Kode yang dipasang di situs untuk membagikan event situs ke TikTok. Dipakai untuk mengukur traffic dan kinerja kampanye, serta mengoptimalkan kampanye. | Pixel mengumpulkan antara lain IP address, user agent, cookie, dan klik tombol. Cookie pihak pertama bersifat opsional, cookie pihak ketiga aktif secara bawaan. |
| Events API | Koneksi data pemasaran dari situs, aplikasi, toko fisik (offline), dan integrasi CRM dalam satu API. | TikTok menyarankan Pixel dan Events API dipakai bersama dengan deduplikasi event. Untuk situs, Events API ditambahkan ke integrasi Pixel yang sudah ada. |
| TikTok Click ID | Parameter pelacakan yang ditambahkan ke URL landing page saat orang mengklik iklan TikTok. | Di URL namanya ttclid. Cara menyimpannya dibahas di halaman istilah itu. |
| Buat parameter URL | Tombol di bagian pelacakan pada level iklan untuk menambahkan UTM dan parameter kustom ke URL tujuan. | Isi utm_source=tiktok agar sumbernya terbaca di luar TikTok. Dasarnya ada di UTM. |
Menurut halaman Events API, tujuan Web Conversions di Ads Manager mensyaratkan Pixel atau Events API sudah terpasang. Jadi kalau Anda ingin TikTok mengoptimalkan iklan ke event di situs, pasang salah satunya dulu, idealnya keduanya.
03TikTok Ads di alur iklan ke WhatsApp
Iklan TikTok bisa berakhir di WhatsApp lewat dua jalur. Pertama, Instant Messaging Ads: tujuan Lead generation dengan lokasi pengoptimalan Instant Messaging apps, yang membawa orang langsung ke aplikasi chat seperti WhatsApp. Kedua, iklan ke landing page yang punya tombol WhatsApp. Di kedua jalur, tanya jawab, tawar-menawar, dan pembayaran terjadi di chat. Penjualan itu tidak terlihat oleh TikTok kecuali Anda mengirimkannya sendiri, misalnya lewat Events API.
Dengan Dalekta, jalur landing page berjalan seperti ini:
- Iklan membawa URL landing page dengan UTM dari Buat parameter URL, misalnya utm_source=tiktok, utm_campaign berisi nama kampanye, utm_term berisi nama grup iklan, dan utm_content berisi nama iklan.
- Saat iklan diklik, TikTok menambahkan ttclid ke URL. Tracker Dalekta di landing page membaca UTM dan ttclid itu.
- Pengunjung menekan tombol WhatsApp, dan pesan awalnya membawa kode tracking agar chat tersambung ke kunjungan tadi.
- Lead yang membawa ttclid atau utm_source=tiktok diberi label TikTok di halaman Leads, dengan campaign, ad set, iklan, dan click ID di detail lead.
- Tim membalas chat dan menggeser tahap lead. Saat lead diubah ke Closing, Dalekta meminta nominal penjualannya.
Cara memasang tracker di landing page ada di dokumentasi Tracking Ads.
Untuk menilai iklan TikTok sampai penjualan, hitung sendiri per kampanye. Ambil spend satu kampanye dari TikTok Ads Manager, lalu bagi dengan jumlah lead kampanye itu yang sudah Closing pada periode yang sama. Di halaman Leads, jumlah itu terlihat lewat filter Campaign, yang memilih lead dari nilai utm_campaign, jadi beri tiap kampanye TikTok nama khas yang tidak dipakai di platform lain. Hasilnya adalah biaya per closing. Contoh rekaan: spend Rp2.400.000 dan 8 Closing berarti Rp300.000 per closing. Bandingkan angka itu dengan untung per penjualan sebelum menambah anggaran.
04Sumber resmi, dibaca 20 Oktober 2026
Bulan di dalam kurung adalah tanggal pembaruan yang tertulis di halamannya. TikTok bisa mengubah menu dan fiturnya, jadi cek halaman aslinya sebelum membuat iklan.
05Kesalahan yang sering terjadi
- Menilai iklan TikTok hanya dari klik, tayangan video, atau percakapan. Penjualan terjadi di chat WhatsApp, jadi catat lead sampai Closing sebelum memindahkan anggaran.
- Mengandalkan ttclid saja tanpa UTM. ttclid hanya penanda klik, bukan nama kampanye. Tanpa UTM dari tombol Buat parameter URL, nama kampanye, grup iklan, dan iklan tidak terbaca di luar TikTok.
- Mengisi informasi bisnis dan zona waktu dengan asal saat mendaftar Ads Manager. Menurut halaman TikTok for Business, keduanya tidak bisa diubah lagi setelah tahap pendaftaran itu, jadi cek ulang sebelum menekan Daftar.
- Memasang Pixel saja lalu mengira semua event tercatat. TikTok menyarankan Pixel dan Events API dipakai bersama dengan deduplikasi event.
06Pertanyaan umum
Apa bedanya TikTok Ads dan TikTok Ads Manager?
TikTok Ads adalah layanan iklannya, sedangkan TikTok Ads Manager adalah alat berbasis web tempat kampanye dibuat, dikelola, dan dioptimalkan. Di Ads Manager Anda memilih tujuan, audiens, anggaran, dan materi iklan, memasang TikTok Pixel, lalu membaca hasilnya. Parameter UTM untuk URL tujuan juga diisi di sana, di bagian pelacakan pada level iklan.
Tujuan kampanye apa yang tersedia di TikTok Ads Manager?
Tujuan dipilih di level kampanye dan dibagi tiga kelompok. Awareness berisi Jangkauan. Pertimbangan berisi Traffic, Tayangan video, Interaksi komunitas, dan Branded Mission. Konversi berisi Promosi aplikasi, Pengumpulan prospek, dan Penjualan. Untuk bisnis yang berjualan lewat WhatsApp, Traffic membawa orang ke landing page, sedangkan Pengumpulan prospek adalah tujuan yang dipakai Instant Messaging Ads.
Apa bedanya TikTok Pixel dan Events API?
TikTok Pixel adalah kode yang dipasang di situs untuk membagikan event situs ke TikTok. Events API adalah koneksi untuk data pemasaran dari situs, aplikasi, toko fisik, dan integrasi CRM dalam satu API. Untuk situs, Events API ditambahkan ke integrasi Pixel yang sudah ada, dan TikTok menyarankan keduanya dipakai bersama dengan deduplikasi event. Tujuan Web Conversions mensyaratkan salah satunya sudah terpasang.
Apakah lead dari iklan TikTok bisa dilacak sampai closing?
Bisa untuk lead yang datang lewat landing page. Lead dengan ttclid atau utm_source=tiktok diberi label TikTok, lalu tahapnya diikuti sampai Closing di halaman Leads. Closing itu belum dikirim balik ke TikTok, karena integrasi TikTok Events API masih ada di rencana. Biaya iklannya tetap Anda lihat di TikTok Ads Manager.
