01Apa saja komponen Quality Score?
Skor 1 sampai 10 itu dihitung dari gabungan tiga komponen. Tiap komponen dibandingkan dengan pengiklan lain yang iklannya tampil untuk pencarian yang persis sama selama 90 hari terakhir. Skor yang lebih tinggi berarti iklan dan landing page Anda lebih relevan dan berguna bagi orang yang mencari keyword itu daripada milik pengiklan lain. Semua ini tertulis di halaman bantuan Google Ads berjudul About Quality Score for Search campaigns, dibaca 20 Oktober 2026.
| Komponen | Yang dinilai menurut Google | Contoh perbaikan dari Google |
|---|---|---|
| Expected CTR (kolom Exp. CTR) | Kemungkinan iklan diklik saat tampil, yaitu perkiraan CTR iklan Anda. | Membuat penawaran lebih menarik, menyesuaikan detail iklan dengan maksud keyword, menonjolkan keunggulan yang khas, dan memakai ajakan bertindak yang jelas. |
| Ad relevance (kolom Ad Relevance) | Seberapa dekat iklan dengan maksud di balik pencarian. | Menyelaraskan kata di iklan dengan istilah yang dicari, dan memecah ad group yang keyword-nya terlalu beragam menjadi ad group per tema. |
| Landing page experience (kolom Landing Page Exp.) | Seberapa relevan dan berguna landing page bagi orang yang mengeklik iklan. | Memberi apa yang dicari pengunjung, menjaga pesan iklan dan halaman tetap sama, membuat halaman nyaman di ponsel, dan mempercepat waktu muat. |
Tiap komponen diberi status Above average, Average, atau Below average. Menurut Google, status Average atau Below average bisa menandakan ada yang bisa diperbaiki. Contoh perbaikan di kolom ketiga diringkas dari halaman 5 ways to use Quality Score to improve your performance. Halaman itu juga mencatat bahwa iklan yang lebih spesifik kadang menurunkan CTR tetapi menaikkan tingkat konversi. Contohnya iklan servis AC yang mencantumkan harga bisa diklik lebih sedikit orang, tetapi yang mengeklik sudah tahu kisaran biayanya sebelum chat.
Skor ini juga tidak menangkap semuanya. Google menulis bahwa beberapa faktor kualitas iklan mungkin tidak tertangkap oleh Quality Score, misalnya perangkat yang dipakai mencari, lokasi pengguna, jam pencarian, dan aset iklan. Hasil per perangkat atau per jam tetap perlu dibaca di laporan Google Ads, bukan ditebak dari skornya.
02Apakah Quality Score menentukan posisi iklan?
Tidak secara langsung. Ada anggapan bahwa angka Quality Score dikalikan dengan bid untuk menentukan posisi iklan. Halaman Google tentang Quality Score menulis sebaliknya: Quality Score bukan input dalam lelang iklan, bukan indikator kinerja utama, dan tidak untuk dioptimalkan atau digabung dengan data lain. Posisi iklan ditentukan oleh Ad Rank.
Menurut halaman Ad Rank: Definition, Ad Rank adalah sekumpulan nilai yang menentukan apakah iklan boleh tampil dan di posisi mana dibandingkan iklan pengiklan lain. Nilainya dihitung dari bid, kualitas iklan dan landing page, ambang batas Ad Rank, persaingan lelang, konteks pencarian seperti lokasi, perangkat, dan waktu, serta perkiraan dampak aset dan format iklan.
Kaitannya dengan Quality Score dijelaskan di halaman About ad quality. Google mempertimbangkan kualitas iklan saat menetapkan Ad Rank, dan kualitas itu diringkas dalam Quality Score. Kualitas iklan yang lebih tinggi umumnya membawa posisi lebih baik dan biaya lebih rendah, dan iklan berkualitas tinggi biasanya punya CPC lebih rendah daripada iklan berkualitas rendah. Besar bid bisa memengaruhi Ad Rank, tetapi tidak memengaruhi penilaian kualitas. Jadi yang berpengaruh di lelang adalah kualitas iklan dan halaman yang dinilai Google, sedangkan angka 1 sampai 10 di kolom Anda adalah ringkasan dari penilaian itu.
Meta punya diagnostik serupa untuk iklannya. Halaman About ad relevance diagnostics menyebut tiga kolom di Ads Manager, yaitu quality ranking, engagement rate ranking, dan conversion rate ranking. Ketiganya membandingkan satu iklan dengan iklan lain yang bersaing untuk audiens yang sama, bukan per keyword. Meta juga menulis bahwa diagnostik ini bukan input lelang dan tidak tersedia untuk iklan dengan kurang dari 500 impresi.
03Cara melihat dan membaca Quality Score
Langkah menampilkan kolomnya, menurut halaman bantuan Google tentang Quality Score:
- Di Google Ads, buka Keywords dari menu Campaigns.
- Klik ikon kolom di pojok kanan atas tabel.
- Di Modify columns for keywords, buka bagian Quality score, lalu pilih Quality Score, Exp. CTR, Ad Relevance, dan Landing Page Exp.
- Untuk melihat skor periode laporan yang sedang dibuka, pilih juga kolom historis seperti Quality Score (hist.).
- Klik Apply. Untuk melihat perubahan skor harian, bagi tabel per hari lewat segmen.
Baca komponennya, bukan angkanya. Skor 5 belum menjelaskan apa pun sampai Anda melihat komponen mana yang Below average, karena perbaikannya berbeda untuk tiap komponen. Google sendiri menyarankan memakai Quality Score sebagai alat diagnostik dan membacanya bersama metrik lain seperti CTR, tingkat konversi, dan keterlibatan di situs.
| Keyword (rekaan) | Quality Score | Komponen Below average | Langkah pertama |
|---|---|---|---|
| jasa servis ac bekasi | 8 | Tidak ada | Biarkan dulu, lalu pantau chat dan closing dari keyword ini. |
| cuci ac murah | 4 | Landing page experience | Arahkan ke halaman yang menulis harga cuci AC, bukan halaman umum semua layanan. |
| ac tidak dingin | 5 | Ad relevance | Buat ad group sendiri dengan iklan yang menyebut perbaikan AC tidak dingin. |
04Di alur iklan ke WhatsApp
Pada alur iklan Google ke landing page lalu ke WhatsApp, Quality Score hanya melihat bagian awal, yaitu iklan di hasil pencarian dan landing page yang dibuka sesudah klik. Landing page dengan tombol WhatsApp dinilai lewat komponen landing page experience, yaitu seberapa relevan dan berguna halaman itu bagi orang yang mengeklik, bukan isi chat sesudahnya. Saran pertama Google untuk komponen ini adalah memberi orang apa yang mereka cari. Halaman yang hanya berisi tombol WhatsApp tanpa harga, area layanan, atau detail lain yang dicari tidak memenuhi saran itu, dan pengunjung terpaksa bertanya di chat untuk hal yang bisa dijawab halaman.
Ketiga komponen Quality Score tidak memuat apa yang terjadi di chat. Skornya tidak tahu keyword mana yang chatnya dibalas cepat atau berakhir di Closing. Keyword dengan skor 8 bisa membawa banyak chat yang tidak pernah membeli, sedangkan keyword dengan skor 4 bisa membawa pembeli. Karena itu jangan menaikkan bid atau mematikan keyword berdasarkan Quality Score saja.
Dalekta tidak membaca Quality Score dan tidak membaca biaya Google Ads. Yang dicatat Dalekta adalah sisi sesudah klik. Bila template Google dari Tracking Ads → tab UTM → Google terpasang di Google Ads, tracking script Dalekta ada di landing page, dan tombol WhatsApp-nya memakai link rotator Dalekta, tiap lead dari campaign Search membawa ID campaign, ad group, dan iklan, serta keyword dan match type yang diisi Google di URL klik. Keyword dan match type tampil di detail lead pada halaman Leads, sedangkan Campaign Report membuka grup Google per campaign, ad group, lalu iklan sampai kolom Closing dan Revenue. Cara memasang templatenya ada di Google Ads Tracking, dan cara membaca lead Google dibahas di tracking iklan Google Ads ke WhatsApp.
| Ad group (rekaan) | Quality Score | Biaya dari Google Ads | Closing | Biaya per closing | |
|---|---|---|---|---|---|
| Servis AC | 8 | Rp 1.800.000 | 60 | 3 | Rp 600.000 |
| Cuci AC | 4, landing page Below average | Rp 900.000 | 25 | 6 | Rp 150.000 |
Contoh ini mengandaikan tiap ad group berisi satu keyword utama dan rentang tanggal yang sama di Google Ads dan Campaign Report. Dari Quality Score, Servis AC tampak lebih sehat. Sampai Closing, Cuci AC membawa dua kali lipat closing dengan setengah biaya. Langkah yang masuk akal adalah mempertahankan Cuci AC dan memperbaiki landing page-nya, bukan mematikannya karena skornya 4. Biaya per closing Anda hitung sendiri dari biaya Google Ads dan Closing Dalekta, misalnya dengan Kalkulator CPA. Dengan 3 dan 6 closing, satu closing lebih atau kurang sudah mengubah gambarannya, jadi lihat lagi di periode berikutnya sebelum memindahkan budget.
05Sumber resmi, dibaca 20 Oktober 2026
Pernyataan tentang Google Ads dan Meta di halaman ini mengikuti halaman bantuan berikut, dibaca pada 20 Oktober 2026. Google dan Meta bisa mengubah nama kolom dan cara penilaiannya, jadi cek halaman aslinya sebelum mengubah campaign.
06Kesalahan yang sering terjadi
- Mengejar angka Quality Score sebagai target. Google menyebutnya alat diagnostik, bukan indikator kinerja utama, dan tidak untuk digabung dengan data lain.
- Menganggap Quality Score dikalikan bid di lelang. Yang menentukan posisi adalah Ad Rank, yang ikut memperhitungkan kualitas iklan dan landing page, bukan angka di kolom Quality Score.
- Mematikan keyword karena skornya rendah tanpa melihat chat dan closing-nya. Keyword dengan skor 4 bisa membawa lebih banyak pembeli daripada keyword dengan skor 8.
- Mengganti match type supaya skor naik. Menurut Google, skor berasal dari tayangan historis untuk pencarian yang persis sama dengan keyword, jadi mengganti match type tidak mengubah Quality Score.
07Pertanyaan umum
Berapa Quality Score yang bagus?
Halaman bantuan Google tentang Quality Score tidak menyebut batas skor yang dianggap bagus. Skornya hanya membandingkan iklan dan landing page Anda dengan pengiklan lain untuk pencarian yang sama. Yang lebih berguna dibaca adalah komponennya. Komponen yang Average atau Below average menunjukkan tempat perbaikan. Untuk bisnis yang menjual lewat WhatsApp, lihat juga berapa chat dari keyword itu yang berakhir closing.
Apakah Quality Score memengaruhi biaya per klik?
Yang memengaruhi biaya adalah kualitas yang diringkas skor itu, bukan angkanya. Menurut halaman About ad quality, iklan berkualitas lebih tinggi biasanya lebih murah per klik daripada iklan berkualitas rendah. Jadi memperbaiki komponen yang Below average, misalnya landing page yang lambat dibuka di ponsel, bisa ikut menurunkan biaya per klik. Hasilnya tetap perlu dicek di kolom biaya Google Ads, bukan di kolom Quality Score.
Kenapa Quality Score keyword saya kosong?
Tanda strip di kolom Quality Score berarti belum ada cukup pencarian yang persis sama dengan keyword itu. Google menyarankan dua jalan: mencari keyword bervolume lebih tinggi lewat Keyword Planner, atau memakai match type yang lebih luas agar keyword ikut lebih banyak lelang. Keyword lokal yang jarang dicari, misalnya nama kecamatan, bisa lama kosong. Untuk keyword seperti itu, lihat chat dan closing yang dibawanya.
Apakah Dalekta menampilkan Quality Score?
Tidak. Dalekta tidak membaca Quality Score dan tidak membaca biaya Google Ads. Dalekta mencatat sisi sesudah klik, yaitu keyword dan match type tiap lead Google di detail lead, serta jumlah chat, Closing, dan Revenue per campaign, ad group, dan iklan di Campaign Report. Ambil Quality Score dan biaya dari Google Ads, lalu baca berdampingan dengan angka Dalekta.
