01Dari mana audiens retargeting berasal
Retargeting dimulai dari sebuah audiens, yaitu kumpulan orang yang sudah pernah berinteraksi. Berbeda dari iklan ke audiens baru, retargeting menyasar orang yang sudah tahu bisnis Anda. Meta dan Google menyediakan beberapa sumber audiens ini.
| Sumber audiens | Siapa yang masuk | Cara datanya sampai ke platform |
|---|---|---|
| Pengunjung website | Orang yang membuka halaman tertentu atau melakukan aksi di website. | Dicatat lewat Pixel atau tag di website, atau dikirim dari server sebagai event. |
| Daftar pelanggan | Kontak yang sudah Anda miliki, misalnya pembeli bulan lalu. | Anda unggah sendiri, lalu platform mencocokkannya dengan akun penggunanya. |
| Interaksi di platform | Orang yang menonton video atau berinteraksi dengan akun dan iklan Anda. | Dicatat oleh platform itu sendiri, tanpa kode di website Anda. |
Platform hanya bisa memasukkan orang yang berhasil dicocokkan dengan sebuah akun, jadi audiens biasanya lebih kecil daripada jumlah kontak atau event yang Anda punya.
02Di alur iklan ke WhatsApp
Di alur iklan ke WhatsApp, percakapan sampai closing terjadi di chat, di luar jangkauan Meta Pixel di browser. Pada iklan Click to WhatsApp (CTWA) tidak ada halaman web untuk dipasangi Pixel. Dalekta sendiri tidak memuat Pixel di browser pengunjung.
Yang dikirim Dalekta adalah event tahap lead yang sudah Anda petakan, lewat Conversions API sebagai event website, ke dataset Meta Anda (Pixel ID yang Anda isi di Dalekta). Event Closing ikut membawa value dan currency bila nominal closing tersimpan. Audiensnya Anda buat sendiri di Ads Manager dengan memilih event dan durasi. Dalekta tidak membuat, menyinkronkan, atau mengelola audiens.
| Tahap di Dalekta | Tercapai saat | Contoh event Meta |
|---|---|---|
| Masuk WA | Pesan pertama membawa kode tracking atau data iklan CTWA. | Lead |
| Prospek | Pesan sales cocok dengan frasa Prospek di Rules, atau status diubah manual. | InitiateCheckout |
| Closing | Pesan sales cocok dengan frasa Closing dan nominalnya terbaca, atau nominal diisi manual. | Purchase |
Ilustrasi, angkanya rekaan: dalam 30 hari ada 200 lead Masuk WA dari iklan Meta dan 30 di antaranya closing. Anda membuat audiens dari event Lead 30 hari terakhir, lalu mengecualikan event Purchase 30 hari terakhir. Hasilnya 170 orang yang sudah chat tetapi belum closing, sebelum dikurangi yang tidak berhasil dicocokkan Meta. Pemetaan di tabel hanya contoh karena Event Mapping tidak punya pemetaan bawaan.
Event baru dikirim bila tiga hal ini terpenuhi.
- Pixel ID dan access token Meta tersimpan di Dalekta.
- Tahapnya sudah dipetakan di Event Mapping.
- Lead terdeteksi berasal dari iklan Meta.
ctwa_clid, sehingga peluang cocoknya bisa lebih kecil. Meta yang memutuskan hasil pencocokan. Cara kerja pengirimannya ada di artikel Meta CAPI WhatsApp.03Contoh penggunaan untuk bisnis yang menjual lewat WhatsApp
- Orang yang sudah chat tetapi belum closing: tayangkan penawaran atau jawaban atas keberatan yang sering muncul di chat.
- Pengunjung landing page yang tidak menekan tombol WhatsApp: ingatkan dengan iklan yang menjelaskan cara memesan.
- Pelanggan lama: tawarkan produk lanjutan lewat daftar pelanggan yang Anda unggah.
- Orang yang sudah closing: kecualikan dari iklan penawaran supaya tidak melihat iklan untuk barang yang sudah dibeli.
04Kesalahan yang sering terjadi
- Mengira event yang terkirim dari Dalekta sudah menjadi audiens. Event hanya tiba di dataset Meta Anda, dan audiensnya harus Anda buat sendiri di Ads Manager.
- Memetakan dua tahap ke event Meta yang sama. Satu orang lalu menghasilkan dua event bernama sama, dan Anda tidak punya event berbeda untuk memisahkan yang baru chat dari yang sudah closing.
- Menayangkan iklan yang sama berulang kali ke audiens kecil. Orang bisa bosan, jadi ganti materi iklan secara berkala.
- Menganggap closing dari audiens retargeting berasal dari iklannya. Sebagian orang mungkin kembali tanpa melihat iklan itu, jadi bandingkan dengan periode atau kelompok tanpa iklan.
05Pertanyaan umum
Apa bedanya retargeting dan remarketing?
Dalam praktik sehari-hari keduanya dipakai untuk hal yang sama, yaitu beriklan kembali ke orang yang pernah berinteraksi. Sebagian praktisi memakai remarketing untuk jalur email dan retargeting untuk iklan, tetapi pembagian itu tidak baku. Saat berdiskusi dengan agensi atau platform, tanyakan arti yang mereka pakai.
Apakah Dalekta membuat audiens retargeting?
Tidak. Untuk lead dari iklan Meta, Dalekta mengirim event tahap yang sudah Anda petakan di Event Mapping, misalnya Masuk WA atau Closing, ke dataset Meta Anda. Audiensnya Anda buat sendiri di Ads Manager. Dalekta tidak membuat, menyinkronkan, atau mengelola audiens.
Apakah retargeting wajib memakai Pixel?
Tidak selalu. Audiens bisa disusun dari daftar pelanggan yang Anda unggah atau dari interaksi di platform, tanpa Pixel. Di Meta, audiens berbasis website butuh event dari Pixel atau Conversions API. Dalekta tidak memasang Pixel di browser pengunjung. Event dari Dalekta datang dari server, untuk tahap yang sudah Anda petakan.
Berapa lama orang bertahan di audiens retargeting?
Pada audiens berbasis event atau interaksi, Anda memilih durasinya saat membuat audiens, misalnya orang yang chat dalam 30 hari terakhir. Batas maksimumnya ditentukan platform dan bisa berubah, jadi cek di Ads Manager. Durasi pendek berisi orang yang interaksinya masih baru, sedangkan durasi panjang menghasilkan audiens yang lebih besar.
