01Sumber custom audience yang disediakan Meta
Halaman bantuan Meta membagi custom audience menjadi dua kelompok. Kelompok pertama memakai data dari bisnis Anda sendiri. Kelompok kedua memakai interaksi orang dengan konten Anda di aplikasi Meta. Daftar berikut mengikuti halaman About custom audiences per 9 Oktober 2026.
| Sumber | Siapa yang masuk | Kelompok |
|---|---|---|
| Website | Orang yang membuka website Anda atau melakukan aksi di sana. | Data bisnis Anda |
| App activity | Orang yang melakukan aksi tertentu di aplikasi mobile Anda. | Data bisnis Anda |
| Catalog | Orang yang berinteraksi dengan produk di katalog Anda. | Data bisnis Anda |
| Customer list | Kontak yang Anda unggah, misalnya email atau nomor telepon, lalu dicocokkan Meta dengan akun penggunanya. | Data bisnis Anda |
| Offline activity | Orang yang membeli di toko atau berinteraksi di luar internet. | Data bisnis Anda |
| Video, lead form, Instant Experience, Shopping, akun Instagram, Events, Facebook Page, dan on-Facebook listings | Orang yang berinteraksi dengan konten itu di aplikasi Meta. | Interaksi di Meta |
Meta membatasi 500 custom audience per akun iklan. Halaman itu tidak merinci tipe khusus untuk orang yang mengirim chat ke nomor WhatsApp Anda, jadi cek pilihan yang tampil di Ads Manager akun Anda. Cara memakai audiens untuk iklan ulang dibahas di retargeting.
02Website custom audience dari event
Untuk bisnis yang closing di WhatsApp, sumber Website paling relevan, karena event tahap lead bisa sampai ke Meta sebagai event website. Dokumentasi developer Meta menyebut event konversi yang dibagikan lewat Conversions API bisa dipakai untuk membuat website custom audience. Langkah di Ads Manager menurut halaman bantuan Meta:
- Buka Audiences di Ads Manager, pilih Create audience, lalu Custom audience.
- Pilih Website sebagai sumber.
- Pilih Pixel atau dataset yang menerima event Anda.
- Pilih event yang menjadi aturan, misalnya
LeadatauPurchase. - Isi audience retention, yaitu berapa hari orang bertahan di audiens.
- Beri nama, lalu pilih Create audience.
Halaman bantuan Meta untuk Ads Manager menyebut audiens website mulai terisi sejak dibuat dan harus terisi dulu sebelum bisa dipakai. Ukuran perkiraannya kadang tidak ditampilkan karena alasan privasi. Buat audiens lebih awal daripada saat Anda membutuhkannya.
03Di alur iklan ke WhatsApp
Dalekta mengirim event tahap lead ke dataset Meta Anda lewat Conversions API sebagai event website. Dataset itu adalah Pixel ID yang Anda simpan di Dalekta. Dari sana, audiens dibuat di Ads Manager oleh Anda. Dalekta tidak membuat, menyinkronkan, atau mengelola audiens.
Ilustrasi berikut mengikuti satu calon customer bernama Rina. Nama, kode, dan nominalnya rekaan. Di Event Mapping, Masuk WA dipetakan ke Lead dan Closing ke Purchase. Pemetaan ini contoh, bukan anjuran.
- Rina mengklik iklan Instagram, membuka landing page, lalu menekan tombol WhatsApp. Lead tercatat di tahap Visit LP, lalu Click CTA.
- Pesan pertama Rina membawa kode
[D-4HN8R]. Lead naik ke Masuk WA, dan Dalekta mengirim eventLeadke dataset. - Meta menerima event itu dan mencoba mencocokkannya dengan sebuah akun, memakai data seperti nomor telepon ter-hash,
fbp, danfbc. - Anda sudah membuat website custom audience dengan event
Leaddan retensi 30 hari. Bila pencocokan berhasil, Rina masuk audiens itu. - Dua minggu kemudian sales mencatat Closing Rp 1.800.000. Dalekta mengirim
Purchasedenganvaluedancurrency, dan Rina memenuhi aturan audiensPurchaseyang Anda buat terpisah.
Bagian Dalekta berhenti di langkah 2 dan 5. Langkah 3 terjadi di Meta, dan langkah 4 Anda kerjakan sendiri. Dalekta tidak tahu apakah Rina berhasil dicocokkan atau sudah masuk audiens. Event hanya terkirim bila Pixel ID dan Access Token tersimpan, tahapnya dipetakan, dan lead terdeteksi berasal dari iklan Meta. Status tiap kiriman terlihat di Event Logs.
fbp, fbc, dan ctwa_clid. Data pencocokannya hanya nomor telepon, nama profil WhatsApp, dan ID lead yang di-hash, jadi peluang cocoknya bisa lebih kecil. Rincian datanya ada di advanced matching.04Kenapa isi audiens tidak sama dengan jumlah lead
- Meta hanya memasukkan orang yang berhasil dicocokkan dengan sebuah akun.
- Lead yang tidak terdeteksi berasal dari iklan Meta tidak dikirim Dalekta ke Meta, misalnya lead dari Google Ads.
- Tahap yang tidak dipetakan di Event Mapping tidak dikirim.
- Orang keluar dari audiens setelah masa retensi yang Anda pilih terlewati.
- Meta menyebut dapat menambah isi audiens website dari event di platformnya sendiri.
05Yang dikerjakan Dalekta dan yang Anda kerjakan
| Pekerjaan | Siapa yang mengerjakan |
|---|---|
| Mengirim event tahap lead ke dataset | Dalekta, setelah Pixel ID, Access Token, dan Event Mapping Anda simpan. |
| Mencocokkan event dengan akun | Meta. |
| Membuat audiens, memilih event, dan mengisi retensi | Anda, di Ads Manager. |
| Mengunggah customer list | Anda. Halaman Leads punya tombol Ekspor berupa file Excel yang memuat nomor telepon, tetapi Dalekta tidak mengunggahnya ke Meta. |
| Memasang audiens di ad set | Anda, di Ads Manager. |
Sebelum mengunggah daftar pelanggan, pastikan Anda berhak memakai data itu. Meta meminta pengiklan memeriksa ketentuannya lebih dulu.
06Kesalahan yang sering terjadi
- Menunggu audiens muncul sendiri setelah Meta CAPI aktif. Dalekta hanya mengirim event, dan audiens baru ada setelah Anda membuatnya di Ads Manager.
- Membuat audiens dari Pixel atau dataset yang berbeda dengan Pixel ID di Dalekta. Event tahap lead masuk ke dataset lain, jadi audiens itu tidak terisi dari event tersebut.
- Membuat audiens tepat saat ingin memakainya. Audiens perlu waktu untuk terisi, dan menurut halaman bantuan Meta audiens website terisi sejak dibuat.
- Menyamakan jumlah orang di audiens dengan jumlah lead di Dalekta. Hanya orang yang berhasil dicocokkan Meta yang masuk.
07Pertanyaan umum
Apakah Dalekta membuat custom audience?
Tidak. Dalekta mengirim event tahap lead yang sudah Anda petakan, misalnya Masuk WA atau Closing, ke dataset Meta Anda lewat Conversions API. Audiensnya Anda buat sendiri di Ads Manager dengan memilih event dan retensi. Dalekta tidak membuat, menyinkronkan, atau mengelola audiens, dan tidak mengunggah daftar kontak ke Meta.
Apa bedanya custom audience dan lookalike audience?
Custom audience berisi orang yang sudah pernah berinteraksi dengan bisnis Anda. Lookalike audience berisi orang baru yang mirip dengan sebuah sumber, dan sumber itu biasanya custom audience. Menurut halaman bantuan Meta, orang di audiens sumber dikecualikan dari lookalike. Jadi custom audience dipakai untuk menjangkau ulang, lookalike untuk mencari orang baru.
Apakah event dari Conversions API bisa dipakai untuk website custom audience?
Bisa. Dokumentasi developer Meta menyebut event konversi yang dibagikan lewat Conversions API dapat dipakai untuk membuat website custom audience. Syaratnya event sampai di dataset yang Anda pilih sebagai sumber, dan Meta berhasil mencocokkan orangnya dengan sebuah akun. Meta yang menentukan hasil pencocokan itu.
Bisakah membuat audiens dari orang yang closing di WhatsApp?
Ada dua jalur, dan keduanya Anda kerjakan di Ads Manager. Pertama, website custom audience dari event yang Anda petakan ke Closing, misalnya Purchase. Jalur ini hanya berisi lead dari iklan Meta. Kedua, customer list dari file Ekspor di halaman Leads yang Anda unggah sendiri. Dalekta tidak mengunggah daftar itu.
